Model-Model Pembelajaran dan Modul Penting Pendukung Kurikulum 2013

Pembelajaran yang diharapkan dalam Kurikulum 2013 adalah pembelajaran yang memperkaya pengalaman belajar siswa dengan menggunakan pendekatan berbasis keilmuan/saintifik.

Guru dapat menerapkan berbagai model pembelajaran dengan pendekatan berbasis keilmuan dalam rangka mengembangkan tiga ranah kompetensi yaitu pengetahuan, keterampilan, dan sikap secara utuh. Menurut Arends $(1997)$ tidak ada satupun model pembelajaran yang paling baik di antara yang lainnya. Masing-masing model pembelajaran memiliki kelebihan dan kekurangan.

Oleh karena itu, dalam menggunakan model pembelajaran guru perlu menyesuaikan dengan berbagai pertimbangan antara lain karakteristik mata pelajaran, KD atau materi pembelajaran, karakteristik dan modalitas belajar siswa yang akan belajar dengan model tersebut, serta sarana pendukung belajar lainnya.

Model pembelajaran tertentu tidak menutup kemungkinan akan menjadi sempurna dan sesuai dengan tujuan belajar manakala dilengkapi dengan model pembelajaran lain. Praktek ini mendorong tumbuhnya inovasi pembelajaran yang berdampak kepada situasi pembelajaran aktif $(active\ learning)$.

Permasalahan terkait dengan model pembelajaran sering muncul di kalangan guru. Guru belum tentu semuanya memahami model-model pembelajaran. Mengenal belum tentu mehamahi. Oleh karena itu, ada kalanya guru mengenal model pembelajaran tertentu kemudian menuangkannya ke dalam rencana pembelajaran, namun ketika diimplementasikan ternyata tidak bisa. Akhirnya, apa yang telah direncanakan hanya sebatas tulisan saja. Hal ini menunjukkan bahwa guru mengenal namun tidak memahami model pembelajaran yang dipilihnya.

Fakta ini mengindikasikan bahwa guru masih mengalami kesulitan dalam memahami dan mengimplementasikan model-model pembelajaran ke dalam pembelajaran yang sesuai dengan karakteristik mata pelajaran yang diampu, KD atau materi pelajaran, karakteristik dan modalitas belajar siswa, serta sarana pendukung belajar lainnya.

Model pembelajaran merupakan kerangka konseptual yang melukiskan prosedur yang sistematis dalam mengorganisasikan pengalaman belajar untuk mencapai tujuan belajar.

Model pembelajaran memiliki lima unsur dasar yaitu:
  1. syntax, yaitu langkah-langkah operasional pembelajaran,
  2. social system, adalah suasana dan norma yang berlaku dalam pembelajaran,
  3. principles of reaction, menggambarkan bagaimana seharusnya guru memandang, memperlakukan, dan merespon siswa,
  4. support system, segala sarana, bahan, alat, atau lingkungan belajar yang mendukung pembelajaran, dan
  5. instructional dan nurturant effects yang merupakan hasil belajar yang diperoleh langsung berdasarkan tujuan yang ditetapkan $(instructional\ effects)$ dan hasil belajar di luar yang ditetapkan $(nurturant\ effects)$
  6. $(Naskah\ Model\ Pembelajaran\ Kajian\ Konstitusionalitas\ yang\ dikeluarkan\ oleh\ Dit.\ PSMA,\ 2016)$
Pengertian model pembelajaran berdasarkan Permendikbud Nomor 103 Tahun 2014 tentang Pembelajaran adalah kerangka konseptual dan operasional pembelajaran yang memiliki nama, ciri, urutan logis, pengaturan, dan budaya. Sedangkan pendekatan pembelajaran merupakan cara pandang yang digunakan seorang guru untuk mengimplementasikan rencana yang sudah disusun dalam bentuk kegiatan nyata dan praktis untuk mencapai tujuan pembelajaran. Cara pandang tersebut perlu direalisasikan dalam pembelajaran dengan menggunakan model atau metode pembelajaran tertentu.

Model pembelajaran sebagaimana dimaksud pada Permendikbud Nomor 103 Tahun 2014 dan Permendibud Nomor 22 Tahun 2016 adalah model pembelajaran yang menonjolkan aktivitas dan kreativitas, menginspirasi, menyenangkan dan berprakarsa, berpusat pada siswa, otentik, kontekstual, dan bermakna bagi kehidupan siswa sehari-hari, antara lain:
  • Model Penyingkapan $(Discovery\ learning)$,
  • Model Penemuan $(Inquiry\ learning)$,
  • Model Pembelajaran Berbasis Masalah $(Problem\ Based\ Learning)$,
  • Model Pembelajaran Berbasis Proyek $(Project\ Based\ Learning$), dan
  • Model pembelajaran lain yang telah lama dikenal dan digunakan oleh guru seperti Jigsaw, TPS $(Think\ Pair\ Share)$, GI $(Group\ Investigation)$, NHT $(Number\ Head\ Together)$, Picture and Pigture, TSTS $(Two\ Stay\ and\ Two\ Stray)$, dan lain-lain yang bukan berbasis ceramah atau hafalan.

Penjelasan yang lebih rinci lagi tentang Pengertian Terkait Model Pembelajaran, Model-model Pembelajaran, Tujuan Pengembangan Model Pembelajaran, Langkah Pemilihan Model Pembelajaran, serta Contoh Penggunaan Model Pembelajaran dapat Anda teruskan dengan mendownload modul Model-Model Pembelajaran yang dikeluarkan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan melalui Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah.

Untuk mendukung berlangsungnya kurikulum 2013 seperti apa yang diharapkan oleh pemerintah. Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan melalui Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah mengeluarkan beberapa modul pendukung, yaitu;
  • Model-Model Pembelajaran
    Membahas tentang Pengertian Terkait Model Pembelajaran, Model-model Pembelajaran, Tujuan Pengembangan Model Pembelajaran, Langkah Pemilihan Model Pembelajaran, serta Contoh Penggunaan Model Pembelajaran; [Download]
  • Model Pengembangan RPP
    Membahas tentang Konsep Pembelajaran, Prinsip Pembelajaran, Pengalaman Belajar, Komponen RPP, Prinsip Penyusunan RPP, dan Langkah penyusunan RPP;
    [Download]
  • Model Peminatan dan Lintas Minat
    Membahas tentang Pengertian Serta Konsep Peminatan, Lintas Minat, Pendalaman Minat, Mekanisme Pemilihan Peminatan, Prosedur Pemilihan Peminatan, Pindah Kelompok Peminatan, Penyelenggaraan Peminatan, Peran dan Fungsi Bimbingan dan Konseling; [Download]
  • Panduan Supervisi Akademik
    Membahas tentang Pengertian dan Konsep Supervisi, Supervisi Akademik dalam konteks Implementasi Kurikulum 2013, Tujuan dan Manfaat Supervisi Akademik, Prinsip Supervisi, Prosedur/ Tahapan Supervisi, Pendekatan,Metode dan Teknik Supervisi Akademik, Perencanaan dan Pelaksanaan Kegiatan Supervisi Akademik; [Download]
  • Pembelajaran Aktif
    Membahas tentang Pengertian Pembelajaran Aktif, Prinsip-Prinsip Pembelajaran Aktif, Karakteristik, Ragam dan Pengembangan Pembelajaran Aktif;
    [Download]
  • Pedoman Penyelenggaraan SKS
    Membahas tentang Pengertian Sistem Kredit Semester $(SKS)$, Prinsip Penyelenggaraan Sistem Kredit Semester $(SKS)$, Pengelolaan Sistem Kredit Semester $(SKS)$, Peta Jalan $(Road\ Map)$ Penyelenggaraan SKS di SMA, Pengelolaan SKS pada Masa Transisi, Mekanisme Penyelenggaraan SKS, Pengelolaan Pembelajaran dengan SKS, Mutasi Peserta Didik, Ketentuan Penyelenggaraan SKS, dan Cuti Akademik; [Download]
  • Panduan Penilaian Tahun 2017
    Membahas Tentang Pengertian Penilaian, Pendekatan Penilaian, Prinsip Penilaian, Penilaian dalam Kurikulum 2013, Penilaian oleh Pendidik, Penilaian oleh Satuan Pendidikan, Penilaian Sikap, Penilaian Pengetahauan, Penilaian Keterampilan, Pelaksanaan Penilaian oleh Pendidik, Pelaksanaan Penilaian oleh Satuan Pendidikan, Pengolahan Hasil Penilaian, Pemanfaatan dan Tindak Lanjut Hasil Penilaian, Remedial dan Pengayaan, Kriteria Kenaikan Kelas, Rapor Sistem Paket dan Sistem Kredit Semester, dan Kriteria Kelulusan Peserta Didik dari Satuan Pendidikan; [Download]
  • Modul Penyusunan Soal HOTS Tahun 2017
    Membahas tentang Pengertian, Karakteristik, Level Kognitif, Langkah-Langkah Penyusunan Soal HOTS, Peran Soal HOTS dalam Penilaian, Strategi dan Implementasi Penyusunan Soal HOTS [Download]

Video pilihan khusus untuk Anda 😊 Contoh Proses Belajar Mengajar yang dianjurkan pada Kurikulum 2013;

Thanks in advance for read the article "Model-Model Pembelajaran dan Modul Penting Pendukung Kurikulum 2013" 😂 Try to Support Blog [here]
Share is Caring 💗 Share this with short URL:

You Might Also Like: