Epigon, Boleh atau Tidak?

Ketika kesulitan mendapatkan sebuah ide atau melanjutkan sebuah ide maka kita akan mencoba melihat apa yang sudah dilakukan oleh orang lain. Apakah tindakan kita sudah dikatakan dengan Epigon?, Mengapa epigon menimbulkan pro dan kontra?

Bagi para pembaca yang belum mengetahui apa itu epigon, disini coba saya tuliskan apa itu epigon. Secara etimologi, epigon berasal dari bahasa latin epigonos, lalu epigignestai yang artinya terlahir kemudian. Dalam dunia kepenulisan, orang yang meniru-niru gaya tulisan seorang penulis lazim disebut epigon. Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia epigon adalah orang yang tidak memiliki gagasan baru dan hanya mengikuti jejak pemikir atau seniman yang mendahuluinya.

Yang menjadi pertanyaan adalah Epigon boleh atau tidak? Kalimat “Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang” sudah sering kita dengar dan yang melanggar undang-undang berarti mendapat hukuman. Kita tahu meniru adalah hal yang lazim dilakukan oleh manusia. Bahkan sejak kita masih bayi, kita sudah melakukan aktivitas meniru. Sampai sekarangpun mungkin kita suka meniru orang-orang yang kita anggap hebat.

Jadi, salahkah menjadi epigon? Maybe yes, maybe no.
Apakah Anda termasuk orang yang membenarkan epigon atau tidak, berikan argumentasi atas jawaban Anda.

Terima Kasih.

Video pilihan khusus untuk Anda 😊 Apa yang kita lakukan hari ini adalah Membangun Masa Depan;

You Might Also Like: