Setiap Guru Punya Perspektif Yang Berbeda 😊

Hari ini pelaksanaan ulangan tengah semester dimulai sehingga sekolah tampak lebih tenang dari biasanya. Untuk menghilangkan suasana jenuh dalam mengawas siswa ulangan tengah semester ini kita coba berbagi cerita lama tapi masih enak untuk dibaca. Cerita ini tentang perbedaan perspektif guru tentang kentut.

Ketika rapat Guru dengan Kepala Sekolah sedang berlangsung, tiba-tiba terdengar suara angin terjepit atau yang lebih sering kita kenal istilahnya dengan kentut yang dibarengi aroma tidak sedap. Muncullah beberapa pendapat dari guru-guru yang sedang hadir;

πŸ‘¨Guru Matematika: "Sesuatu yang tidak bisa dikali namun baunya bisa dibagi-bagi..."

πŸ‘©Guru Kesenian: "Bunyi nadanya terletak pada kunci K."

πŸ‘΄Guru Fisika: "Inilah yang di sebut inner power, tenaga yang di gunakan kecil namun hasilnya luar biasa."

πŸ‘΅Guru Biologi: "Inilah ciri makhluk hidup melanjutkan hidupnya."

πŸ‘³Guru Agama Islam: "Ini salah satu penyebab batalnya wudhu dan shalat."

πŸ‘²Guru Geografi: "Posisi keberadaannya mengikuti arah mata angin."

πŸ‘ΈGuru Sosiolog: "Perilaku menyimpang pada sikap manusia."
πŸ‘΄Guru Sejarah: "Salah satu penyebab terjadinya perang mulut..."

πŸ™ŽGuru Bahasa: "Kalimat bisa di tulis namun aromanya tak bisa di ungkapkan dengan kata-kata..." :)

😎Kepala Sekolah: "Saya yang kentut! Kenapa..??!! Masalah buat Kalian ??!!!" πŸ˜€πŸ˜€

Mari tersenyum sejenak untuk memulai minggu ini dan salah satu kemampuan guru yang harus kita latih juga kemampuan berhumor ria :)

Video pilihan khusus untuk Anda πŸ’— Mari kita lihat anak-anak SMAN 2 Lintongnihuta menunjukkan kreativitas mereka lewat PBB;

You Might Also Like: