Skip to main content

Seberapa Sulitkah Lolos UTBK/SBMPTN ke Universitas Ternama dan Jurusan Paling Diminati? dan/atau Mendapat Skor UTBK 660?


Catan calon guru kali ini coba membagikan catatan yang di kutip dari quora.com, Seberapa Sulitkah Lolos UTBK/SBMPTN ke Universitas Ternama dan Jurusan Yang Paling Diminati? dan/atau Seberapa Sulitkah Mendapat Skor UTBK 660?.

Seberapa Sulitkah Lolos UTBK/SBMPTN ke Universitas Ternama dan Jurusan Yang Paling Diminati?

Pada quora.com ada beberapa jawaban yang menjawab pertanyaan ini, yang kita simpan disini jawaban dari Taufiq Utomo, S1 Matematika, Institut Teknologi Bandung (2016). Jadi jika Anda punya pendapat berbeda bisa disampaikan juga melalui kotak komentar di bawah ini atau langsung ke platform quora.com.

Mari duduk, waktunya cerita.

Saya mengajar di sebuah lembaga bimbingan belajar besar yang memiliki cabang di lebih dari satu kota.

Tahun 2019 lalu kami mendata rencana pilihan jurusan dan PTN setiap siswa kami. Di awal, kami menginstruksikan siswa untuk tidak mengubah pilihan pertamanya terlebih dahulu karena itu adalah impian asli mereka. Data dari seluruh cabang dikumpulkan ke dalam satu file. Kami menemukan sebuah hal menarik.

Kuota FK UI (Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia) pada SBMPTN 2019 hanyalah $72$ kursi. Namun jika kami kumpulkan seluruh siswa di lembaga kami yang memiliki impian masuk FK UI, ada $360$ orang siswa yang menempatkan FK UI di pilihan pertama.

  • Apa pun program yang kami siapkan,
  • seefektif apa pun program kami dalam meningkatkan kemampuan siswa,
  • sekeras apa pun siswa kami belajar dan berusaha mempersiapkan diri untuk UTBK 2019,
  • selihai apa pun kami mengajar di kelas dan membuat siswa mudah memahami materi yang disampaikan,
  • setinggi apa pun skor UTBK mereka setelah menjalani program kami selama setahun,
  • setidaknya $80 \%$ dari mereka tidak akan bisa masuk FK UI yang mereka impikan sejak awal tahun hanya karena kuota FK UI tidak cukup untuk siswa kami yang bermimpi masuk ke sana,
  • dan siswa-siswi kami yang ingin masuk FK UI harus sikut-sikutan satu sama lain bahkan di dalam lembaga kami sendiri.

Ini belum termasuk siswa yang belajar di lembaga lain, belum termasuk siswa yang les privat, dan belum termasuk siswa yang pinter dari sononya sehingga tidak perlu pelajaran tambahan dalam bentuk apa pun.

Dan karena keterbatasan kuota FK UI, masalah serupa juga pasti ada di lembaga-lembaga besar lainnya, baik online maupun offline. Jumlah siswa lembaga mereka yang ingin masuk jurusan favorit melampaui kuotanya, sehingga mereka harus sikut-sikutan dengan sesama siswa lembaga tersebut.

Dan ini ketika saya membicarakan siswa lembaga kami yang sudah mempersiapkan diri untuk UTBK sejak Juli 2018 lalu hingga tes di April hingga Mei 2019.

Dari secuil cerita tersebut, mudah-mudahan anda sudah paham dan pertanyaan anda sudah terjawab.

EDIT: Pendataan tersebut dilakukan sebelum pendaftaran SBMPTN. Saat SBMPTN tiba, beberapa dari $360$ orang tersebut mengubah pilihannya ke jurusan kedokteran di universitas lain yang kira-kira standar nilainya lebih sesuai. Namun tetap saja, tak bisa dipungkiri bahwa FK UI adalah "cinta pertama" mereka, dan mereka tidak menggapainya.

Begitu jawaban dari Taufiq Utomo, S1 Matematika, Institut Teknologi Bandung (2016), Mungkin Anda punya jawaban yang berbeda, mari berbagi pengalamannya yang dapat Anda bagikan pada kotak komentar di bawah atau langsung ke platfrom quora.com.

Pertanyaan berikutnya, yang mempunyai hubungan dengan kasus di atas adalah:

Seberapa Sulitkah Mendapat Skor UTBK 660?

Jawaban pertama untuk Seberapa Sulitkah Mendapat Skor UTBK 660? dari Fadil Harsyad, belajar di SMA Negeri 6 Mahakam, Jakarta (2019),
Tidak terlalu sulit jika anda memang sudah pintar bin jenius dari lahir. Saya pernah menuliskan jawaban tentang teman sekelas saya dari kelas 10 yang berhasil masuk FTMD ITB lewat Jalur SBMPTN. Skor UTBK dia mencapai 722, sangat luar biasa.

Lebih lengkapnya Jawaban Fadil Harsyad untuk Apa saja yang harus dipelajari saat SMA jika ingin kuliah di Fakultas Teknik Dirgantara ITB?

22 Maret 2019 ia ditolak oleh SNMPTN, ia biasa saja tidak gentar. Ia tetap masih nongkrong di taman sekolah sampai malam. Ia memang ikut bimbel. Tapi, ia bilang "bimbel hanya untuk pelarian biar bisa ke luar rumah saja. Gua gabut kalau di rumah. Di bimbel gua juga kebanyakan haha-hihi." Program yang ia ikuti juga hanya sampai UN, bukan SBMPTN.

Ia mendapatkan tes tanggal 13 April 2019 yang di mana hanya punya jarak 1 minggu dari UN. Apa 1 minggu dia berdiam diri di rumah? Tentu saja tidak.

Ia masih ngajak orang untuk keluar sekadar ngopi sambil "belajar". Padahal hanya untuk sekadar konten instastory. Bahkan, ia juga sering tiba-tiba di depan bimbel saya dan langsung menculik saya bersama teman-teman lainnya.

Beda cerita jika kita tidak sejenius Abaww. Yang berarti kita harus mati-matian untuk mengahadapi UTBK. Di sini saya akan menceritakan tentang perjuangan sahabat saya sejak kelas 11 untuk mendapatkan skor UTBK sebesar 682,875.

Dulu waktu kelas 11 ia sangat bersikeras untuk bisa masuk ke STEI ITB. Namun, seiring berjalannya waktu hingga kelas 12 ia memutuskan untuk lanjut ke Teknik Industri ITS atau Teknik Material ITS.

Sama seperti anak-anak kelas 12 yang lain termasuk saya. pasti semuanya sangat mengharapkan mendapat SNMPTN. Di semester 5 ia belum begitu fokus untuk persiapan SBMPTN, ia masih fokus untuk nilai raport nya agar dapat mengikuti SNMPTN. Hingga akhirnya, di Bulan Januari 2019 kita berdua mendapatkan kuota $40\%$ sekolah untuk mengikuti SNMPTN. Setelah itu kita berdua sama-sama bolak-balik ruang BK untuk konsul pilihan jurusan yang tepat.

Setelah melihat nilai ia yang terus meningkat dari semester 1–5, guru BK membolehkan ia untuk memilih Teknik Industri dan Teknik Metalurgi ITS.

Setelah itu, ia baru fokus untuk SBMPTN. First things first yang ia lakukan adalah membeli buku wangsit. Ia membeli yang platinum.

Setelah buku itu sampai, ia selalu membawa buku wangsit itu ke sekolah. Ia lebih sering membawa wangsit fisika dan matematika. Yang tadinya ia lebih sering di luar kelas. Sekarang ia lebih sering di dalam kelas, duduk di meja + memakai earphone sambil mengerjakan wangsit. Ia keluar kelas hanya pas istirahat. Itupun juga untuk Sholat Duha. Memang, sejak kelas 11 kita punya kebiasaan memakai jam istirahat untuk solat duha dan tidur sebentar di masjid.

Biasanya ia sering cerita apapun yang ia telah lakukan. Seperti, "nih liat temen lu abis ngerjain wangsit fisika." "Nih gua abis ngerjain fisika gerak, susah dah." "Demi Allah logartima bikin pusing banget deh."

Kadang ia juga meminta saran kepada saya untuk belajar materi apa selanjutnya. Ia juga memilih belajar pada dini hari sekitar jam 2 pagi setelah solat tahajud. Jadi lumayan sering iya tidak masuk sekolah karena ngantuk abis belajar. kalau saya tanya pasti dia jawab "di sekolah gabut. Mending gua belajar aja di rumah."

22 Maret 2019 kita berdua tidak lolos SNMPTN. Beberapa siswa yang ketolak pasti mungkin sedih, termasuk saya. Tapi ia berbeda. Ia malah lebih semangat dan memberikan motivasi untuk tidak gampang menyerah.
gambar chat
Setelah penolakan ini kita belum terlalu fokus ke SBMPTN. Kita masih belajar bareng di Line untuk persiapan UN yang masih 1 minggu lagi.

Setelah urusan di sekolah selesai, kita berdua sudah fokus intensif di tempat les kita masing-masing.

Masih ada waktu sekitar 3 minggu untuk kita mempersiapkan UTBK ke-1. Kita memilih tanggal 28 April 2019. Kita masih berkomunikasi via Line. Kita masih saling bertanya tentang soal yang menurut kita sulit. Kalau suntuk belajar, kita juga sering push rank Mobile Legend. Saat itu skor UTBK ke-1 ia sekitar 590 koma.

Setelah melihat hasil UTBK yang masih di angka 500an. Kita berdua pun insaf. Menguninstall mobile legend sampai UTBK ke-2 ini kelar.

Menjelang UTBK ke-2 ini ia makin on fire. Setiap hari ia menanyakan saya "belajar apa di les? Ada soal gak? Kalau ada kirimin dong." Kita juga punya jadwal belajar bareng gitu via Line. Jadi kita harus ON setelah solat tarawih sekitar jam 10 malam sampai kita tepar atau sahur. Tapi, engga setiap hari.

Karena, jadwal les kita kan berbeda. Kalau saya jam 7 pagi sampai jam 3 sore, kalau ia jam 2 siang sampai jam 8 malam. Jadinya ia suka tidur dulu ketika pulang les, kemudian bangun sekitar jam 12 malam.

Ia juga sering mengajak saya untuk mengikuti TO Online. Ia juga belajar dari YouTube, ia merekomendasikan saya beberapa channel yang sering membahas soal-soal UTBK yang bocor.

Ia yang di sekolah dikenal sebagai orang yang cool, kalem, pendiem, dan cuek. Tapi tidak sama sekali itu terlihat di saya. Ia menjadi orang yang bacooooootttt dan bawel banget.

Kalau ia sedang bertanya soal kemudian saya read aja. Ia akan spam saya. Padahal saya read itu karena sedang memahami soalnya atau mencari jawabannya. Ia juga sering banget ngancem saya "jangan tidur sebelum gua kelar nanya."

Kurang lebih percakapan nya kayak gini :
Seberapa Sulitkah Lolos UTBK/SBMPTN ke Universitas Ternama dan Jurusan Yang Paling Diminati? dan/atau Seberapa Sulitkah Mendapat Skor UTBK 660?
Seberapa Sulitkah Lolos UTBK/SBMPTN ke Universitas Ternama dan Jurusan Yang Paling Diminati? dan/atau Seberapa Sulitkah Mendapat Skor UTBK 660?
Seberapa Sulitkah Lolos UTBK/SBMPTN ke Universitas Ternama dan Jurusan Yang Paling Diminati? dan/atau Seberapa Sulitkah Mendapat Skor UTBK 660?
Seberapa Sulitkah Lolos UTBK/SBMPTN ke Universitas Ternama dan Jurusan Yang Paling Diminati? dan/atau Seberapa Sulitkah Mendapat Skor UTBK 660?
Seberapa Sulitkah Lolos UTBK/SBMPTN ke Universitas Ternama dan Jurusan Yang Paling Diminati? dan/atau Seberapa Sulitkah Mendapat Skor UTBK 660?
Seberapa Sulitkah Lolos UTBK/SBMPTN ke Universitas Ternama dan Jurusan Yang Paling Diminati? dan/atau Seberapa Sulitkah Mendapat Skor UTBK 660?
Seberapa Sulitkah Lolos UTBK/SBMPTN ke Universitas Ternama dan Jurusan Yang Paling Diminati? dan/atau Seberapa Sulitkah Mendapat Skor UTBK 660?
Seberapa Sulitkah Lolos UTBK/SBMPTN ke Universitas Ternama dan Jurusan Yang Paling Diminati? dan/atau Seberapa Sulitkah Mendapat Skor UTBK 660?
3 minggu mempersiapkan UTBK ke-2 kita lebih sering membahas soal-soal Fisika, Mat Ipa, Kimia, dan Pengetahuan kuantitatif. Terus Biologinya kapan?

Kita baru bahas Biologi ketika hari H ujian. Hahahhahah dan tadinya pengen berharap bejo (beruntung) aja alias nembak.

Tanggal 1 Juni 2019 pengumuman nilai keluar. Nilai saya pun masih di kisaran 500an, ya alhamdulillah sih walaupun masih sediki rawan untuk jurusan impian saya. Tiba-tiba dini hari saya mendapatkan pesan dari sahabat saya ini, dan ini pesannya :
Seberapa Sulitkah Lolos UTBK/SBMPTN ke Universitas Ternama dan Jurusan Yang Paling Diminati? dan/atau Seberapa Sulitkah Mendapat Skor UTBK 660?
Saya yang tadinya sedih meratapi nilai saya tiba-tiba jadi senang aja melihat hasil perjuangan sahabat saya ini. Karena ia sudah mati-matian untuk UTBK ini. Pulang malam, les jauh dari rumah, jam tidur berantakan, takut untuk gagal, pusing mengerjakan soal-soal. Hingga akhirnya tanggal 10 Juli 2019 ia dinyatakan lulus SBMPTN di jurusan impiannya, yaitu Teknik Industri ITS.

Untuk adik-adik yang sekarang kelas 12. Saya akan memberikan link yang akan mengarah ke Google Drive saya yang berisi kumpulan soal-soal yang saya pakai selama UTBK kemarin. Ada yang dari les dan dari Line Square.

Mohon maaf hampir $75\%$ soalnya tentang saintek. Yang soshum hanya sedikit, tapi masih bisa untuk dipakai belajar kok.

Ini linknya: 2019 - Google Drive
Semangat semuanya! Semoga tahun ini tahunnya kalian.

Jawaban kedua untuk pertanyaan Seberapa Sulitkah Mendapat Skor UTBK 660? yang kita save disini dari Agam Syah Fadila, S1 Ilmu Komunikasi, Universitas Gadjah Mada (2023)

Melihat pertanyaan ini yang muncul di linimasa Quora, saya langsung bersemangat untuk menjawabnya. Jawabannya adalah RELATIF. Ya, rasanya sama seperti mencari nilai mata pelajaran di sekolah atau mencari nilai saat kuliah. Yang membedakan adalah nilai UTBK dapat digunakan untuk 'melamar' PTN dan jurusan yang kalian inginkan.

Bagi saya, mendapatkan nilai $660$ susah susah gampang, karena saat UTBK pertama saya dulu mencapai sekitar $696$ dan untuk UTBK kedua saya hanya memperoleh skor sekitar $630$an. Sungguh perbedaan nilai yang cukup jauh. Namun yang saya tekankan disini adalah bagaimana cara kalian belajar dengan "baik dan benar" untuk mendapatkan skor setinggi mungkin.
Seberapa Sulitkah Lolos UTBK/SBMPTN ke Universitas Ternama dan Jurusan Yang Paling Diminati? dan/atau Seberapa Sulitkah Mendapat Skor UTBK 660?
Seberapa Sulitkah Lolos UTBK/SBMPTN ke Universitas Ternama dan Jurusan Yang Paling Diminati? dan/atau Seberapa Sulitkah Mendapat Skor UTBK 660?
Hal yang paling fundamental sebelum saya belajar dahulu adalah mencari keketatan jurusan yang saya inginkan. Dulunya saya ingin sekali untuk masuk Hubungan Internasional UGM walau akhirnya saya memilih Ilmu Komunikasi UGM di pilihan pertama SBMPTN 2019.

Baik HI UGM maupun Komunikasi UGM merupakan jurusan yang SANGAT TINGGI ketetatannya di klaster Soshum di UGM. Maka dari itu, saya harus persiapkan matang-matang untuk UTBK 2019.

Setidaknya, saya dulu memiliki target untuk mencapai skor $700$an. Katanya sih, skor $700$ merupakan skor aman untuk bisa memilih jurusan di mana saja. Katanya lo ya.

Kemudian, hal yang sangat krusial yang sering membuat gagal calon mahasiswa baru adalah CARA BELAJAR YANG SALAH. Perlu diketahui, saya adalah siswa lulusan 2018 yang juga pernah ikut SBMPTN 2018 dan gagal pada tahun tersebut. Saya sendiri pun mengevaluasi apa yang menyebabkan saya gagal di tahun sebelumnya, yaitu belajar tanpa menggunakan KONSEP.

Saya dulu sering belajar langsung mengerjakan soal tanpa terlebih dahulu mematangkan konsep, sehingga apabila ada soal yang bervariasi, kadang saya lupa bagaimana cara menyelesaikannya.

Hal itulah yang saya ubah dengan lebih belajar materi yang sering keluar di SBMPTN. Selain mempersingkat waktu dan tenaga, menurut saya mempelajari materi yang sering keluar merupakan salah satu KUNCI keberhasilan saya lolos SBMPTN 2019 tanpa bimbel dengan persiapan beberapa bulan saja.

Tambahan juga, seringlah ikut Try Out terutama try out online karena UTBK sudah tidak menggunakan kertas lagi sehingga kemampuan dan mental dalam mengerjakan soal melalui komputer akan terbiasa nantinya. Dan yang terakhir, jangan lupa BERDOA dan meminta restu kepada orang tua.

Dari jawaban di atas, Anda mungkin punya jawaban yang berbeda dan itu wajar jadi jika punya jawaban yang berbeda tidaj usah ragu untuk berani membagikannya, karena yang kita bagikan adalah apa yang kita lakukan dan rasakan. Mari berbagi pengalamannya yang dapat Anda bagikan pada kotak komentar di bawah atau langsung ke platfrom quora.com.

Untuk saran yang sifatnya membangun terkait Seberapa Sulitkah Lolos UTBK/SBMPTN ke Universitas Ternama dan Jurusan Yang Paling Diminati? dan/atau Seberapa Sulitkah Mendapat Skor UTBK 660?, silahkan disampaikan๐Ÿ˜ŠCMIIW.

Jangan Lupa Untuk Berbagi ๐Ÿ™Share is Caring ๐Ÿ‘€ dan JADIKAN HARI INI LUAR BIASA! - WITH GOD ALL THINGS ARE POSSIBLE๐Ÿ˜Š

Video pilihan khusus untuk Anda ๐Ÿ’— Everything Starts With A Dream;
youtube image

Comment Policy: Tanggapan atau pertanyaan terkait "Seberapa Sulitkah Lolos UTBK/SBMPTN ke Universitas Ternama dan Jurusan Paling Diminati? dan/atau Mendapat Skor UTBK 660?" sangat diharapkan ๐Ÿ˜Š and please for your concern in supported of defantri.com
Buka Komentar
Tutup Komentar