Catatan calon guru berikut ini belajar Biologi lewat Soal latihan dan contoh soal Olimpiade Sains Nasional Tingkat Kabupaten (OSN-K) Biologi SMA. Soal yang kita gunakan sebagai simulasi atau soal latihan ini merupakan soal OSN Biologi SMA tingkat Kabupaten tahun 2025.
Olimpiade Sains Nasional Tingkat Kabupaten/Kota (OSN-K), merupakan ajang bergengsi bagi siswa-siswi SMA yang memiliki minat dan bakat luar biasa di bidang sains. Khususnya di bidang Biologi, OSN-K menjadi gerbang awal untuk mengukur pemahaman mendalam serta kemampuan analisis dalam berbagai konsep biologis, mulai dari genetika, ekologi, fisiologi, hingga biokimia. Menguasai materi OSN-K Biologi bukan hanya tentang menghafal fakta, tetapi lebih kepada kemampuan mengaplikasikan prinsip-prinsip ilmiah untuk memecahkan masalah kompleks.
Oleh karena itu, persiapan yang matang melalui latihan soal-soal berkualitas tinggi menjadi sangat esensif bagi para calon peserta. Catatan ini hadir sebagai sumber daya berharga untuk Anda, menyajikan contoh soal OSN-K Biologi SMA tahun 2025 beserta kunci jawabannya yang akurat dan komprehensif, dirancang untuk membantu Anda mengasah kemampuan dan meningkatkan kepercayaan diri.
Memahami format dan jenis soal yang sering muncul dalam OSN-K Biologi adalah langkah penting dalam strategi belajar Anda. Soal-soal OSN-K Biologi kerap kali dirancang untuk menguji pemikiran kritis, penalaran logis, dan kemampuan menghubungkan berbagai konsep biologis yang terpisah. Mereka tidak hanya menguji pengetahuan dasar, tetapi juga keterampilan dalam menafsirkan data, menganalisis eksperimen, dan menyimpulkan informasi.
Pada contoh soal OSN-K Biologi SMA tahun 2025, catatan ini memberikan gambaran realistis tentang tantangan yang akan Anda hadapi. Setiap soal telah dipilih dengan cermat untuk merepresentasikan keragaman topik dan tingkat kesulitan yang biasa ditemukan dalam kompetisi sesungguhnya. Kami percaya bahwa dengan berlatih secara intensif menggunakan soal-soal ini, Anda akan semakin terbiasa dengan pola soal, mengidentifikasi area yang perlu ditingkatkan, dan pada akhirnya, siap menghadapi OSN-K dengan optimal. Manfaatkan setiap soal dan kunci jawaban ini sebagai kesempatan untuk belajar, berefleksi, dan terus memperbaiki diri dalam perjalanan Anda menuju kesuksesan di ajang Olimpiade Sains Nasional.
Soal Latihan OSN-K Biologi SMA (Soal OSN-K Biologi 2025)
Soal Latihan OSN Tingkat Kabupaten Biologi SMA berikut ini, silahkan dikerjakan terlebih dahulu secara mandiri sebelum membuka buku atau sumber lain untuk melihat pembahasan soal. Setelah selesai silahkan Periksa Jawaban dan jika hasilnya belum memuaskan, pilih ⟳ Ulangi Tes untuk tes ulang. Ayo Tunjukkan Kemampuan Terbaikmu!
| Nama Peserta : | |
| Tanggal Tes : | |
| Jumlah Soal : | 50 soal |
Bentuk soal pilihan ganda, pilihlah jawaban yang benar di antara pilihan jawaban yang tersedia. Apabila Kamu merasa terdapat lebih dari satu jawaban yang benar, maka pilihlah yang paling benar.
1. Soal OSN-K Biologi SMA 2025
Qeisya mengamati sebuah sel mamalia yang membelah dua kali dan mencatat berat relatif DNA yang ada pada sel tersebut.
Keterangan: Sumbu mendatar tidak menunjukkan skala durasi yang akurat
Tentukan apakah pernyataan berikut BENAR (B) atau SALAH (S)!
- Sel di atas sedang mengalami pembelahan meiosis.
- Pembelahan sentrosom terjadi pada periode bertanda III dan VI.
- Pembentukan sel multinuklear terjadi akibat pembelahan di atas secara berulang.
- Tahapan IV adalah saat di mana kromosom sel memiliki sister chromatids tetapi tidak terdapat kromosom homolog.
2. Soal OSN-K Biologi SMA 2025
Bakteri dalam genus Pseudomonas dikenal sebagai bakteri oportunistik yang mampu membentuk biofilm. Biofilm dapat meningkatkan resistensi bakteri terhadap antibiotik dan sistem imun inang. Gambar berikut menunjukkan tahap pembentukan biofilm oleh Pseudomonas aeruginosa.
Tentukan apakah pernyataan berikut BENAR (B) atau SALAH (S)!
- Mutasi pada gen yang mengkode pili tipe IV dapat menghambat tahap awal pembentukan biofilm.
- EPS (Extracellular Polymeric Substance) yang diproduksi dalam biofilm berperan sebagai penghalang fisik terhadap antibiotik.
- Sel-sel di lapisan terdalam biofilm memiliki tingkat metabolisme yang lebih tinggi dibandingkan sel planktonik.
- Penghambatan quorum sensing dapat mengurangi pembentukan biofilm.
3. Soal OSN-K Biologi SMA 2025
Anda melakukan percobaan pada sel buatan ("cell") untuk memahami lebih dalam mengenai mekanisme transpor zat melewati membran. Sel buatan ini memiliki membran semipermeabel yang di dalamnya terdapat larutan berisi beberapa jenis gula. Kemudian, Anda memasukkan sel buatan tersebut ke dalam tabung berisi larutan ("environment") dengan komposisi gula yang berbeda seperti yang tergambar pada ilustrasi berikut. Larutan dalam tabung dianggap memiliki volume yang jauh lebih besar dibandingkan sel.Diketahui, membran bersifat permeabel terhadap monosakarida dan air, tetapi tidak permeabel terhadap disakarida maupun zat terlarut lain.
Tentukan apakah pernyataan berikut BENAR (B) atau SALAH (S)!
- Terdapat netto osmosis menuju ke dalam sel.
- Terdapat netto difusi total zat terlarut menuju ke luar sel.
- Setelah transpor zat dibiarkan terjadi, kesetimbangan difusi akan tercapai dan konsentrasi total zat terlarut di luar dan di dalam sel masing-masing bernilai 0,04 M.
- Jika ditambahkan enzim sukrase pada "environment", tekanan osmotik larutan tersebut akan meningkat menjadi dua kali lipat semula.
4. Soal OSN-K Biologi SMA 2025
Kloroplas diyakini merupakan hasil endosimbiosis, di mana sel prokariotik purba dengan kemampuan fotosintesis diinternalisasi oleh sel yang lebih besar. Setelah itu, kemampuan fotosintesisnya yang menguntungkan akhirnya dipertahankan. Oleh sebab itu, bakteri fotosintetik modern memiliki struktur tertentu dengan fungsi yang sama/mirip dengan kloroplas milik sel eukariotik. Berikut ilustrasi proses fotosintesis pada kloroplas beserta struktur bakteri Gram positif maupun Gram negatif.
Tentukan apakah pernyataan berikut BENAR (B) atau SALAH (S)!
- Pada bakteri Gram positif, protein-protein yang berperan dalam reaksi terang berada pada vesikel-vesikel sitoplasma yang homolog terhadap membran tilakoid.
- Selama rantai transpor elektron pada bakteri Gram positif, proton akan dipompa ke luar sel.
- Pada bakteri Gram negatif, enzim-enzim yang memproduksi ATP kemungkinan besar berada pada membran plasma.
- Enzim-enzim siklus Calvin pada bakteri Gram negatif fotosintetik kemungkinan besar berada pada ruang periplasma.
5. Soal OSN-K Biologi SMA 2025
Mas Gendhon ingin melakukan kloning sebuah fragmen DNA ragi berisi gen A ke dalam suatu vektor plasmid. Namun sebelumnya, ia mencoba melakukan percobaan untuk mengidentifikasi situs-situs pengenalan enzim restriksi di dalam fragmen DNA tersebut. Dari banyak enzim, ia menemukan bahwa EcoRI dan BamHI dapat mencerna fragmen DNA tersebut. Percobaan dilakukan dengan memberi perlakuan salah satu enzim secara terpisah atau kedua enzim bersamaan. Setelah itu, hasil restriksi dielektroforesis dan diamati hasilnya. Berikut hasil restriksi yang ia dapatkan. Angka di samping pita elektroforesis menunjukkan ukuran panjangnya dalam satuan pasang basa (bp).
Tentukan apakah pernyataan berikut BENAR (B) atau SALAH (S)!
- Kedua enzim sama-sama memiliki 2 sisi restriksi pada fragmen DNA di atas.
- Pita elektroforesis berukuran 100 bp dari hasil restriksi 2 enzim secara bersamaan sebenarnya berisi DNA dengan jumlah dua kali lipat lebih banyak dibandingkan pita lain.
- Pita elektroforesis berukuran 600 dan 300 bp masing-masing terletak di tempat yang paling ujung dari fragmen DNA yang direstriksi.
- Kloning fragmen DNA di atas ke dalam vektor plasmid sebaiknya menggunakan enzim EcoRI dan BamHI.
6. Soal OSN-K Biologi SMA 2025
Sistem CRISPR-Cas telah dikembangkan oleh bakteri sebagai mekanisme imunitas terhadap serangan faga. Akan tetapi, fenomena evolutionary arms races memicu faga untuk mengembangkan protein anti-CRISPR (Acr). Diagram di bawah memperlihatkan cara kerja dari dua jenis protein Acr (AcrIF6 dan AcrIF9).
Keterangan: Cas2/3 adalah nuklease.
Tentukan apakah pernyataan berikut BENAR (B) atau SALAH (S)!
- Arah aktivitas nukleolitik Cas2/3 searah dengan pergerakan DNA polimerase pada template saat replikasi.
- Efek AcrIF6 terhadap Cascade di atas serupa dengan efek triptofan terhadap represor trp.
- Struktur seperti R-loop juga dapat ditemukan di proses transkripsi.
- AcrIF6 dan AcrIF9 kemungkinan menempel pada DNA-binding domain protein Cascade.
7. Soal OSN-K Biologi SMA 2025
Sistem koordinasi tubuh seperti saraf dan hormon memiliki peranan penting untuk menjaga homeostasis. Pada skala sel, komunikasi terjadi dengan mengaktifkan jalur pensinyalan di sitoplasma. Sebagai contoh adalah proses sinyaling oleh hormon glukagon/adrenalin berikut.
Tentukan apakah pernyataan berikut BENAR (B) atau SALAH (S)!
- Glukagon adalah hormon yang bersifat hidrofilik.
- Enzim berlabel AC memiliki aktivitas transferase (berfungsi dalam memindahkan gugus fungsi tertentu pada substrat).
- Jalur pemrosesan berupa second messenger dan sistem relay sama-sama digunakan pada mekanisme di atas.
- Kerja enzim PKA menyebabkan aktivasi pada setiap protein targetnya.
9. Soal OSN-K Biologi SMA 2025
Virus merupakan agen infeksi yang tidak bisa berkembang biak di luar sel inang. Saat ini, virus yang menyerang inang eukariotik diklasifikasikan berdasarkan jenis genom dan mekanisme replikasinya. Berikut adalah ilustrasi beberapa virus bergenom RNA (A-C).
Tentukan apakah pernyataan berikut BENAR (B) atau SALAH (S)!
- Masuknya virus RNA ke dalam sel inang di atas dapat menggunakan budding ataupun endositosis.
- Dari ketiga virus RNA di atas, retrovirus merupakan jenis yang paling mungkin memfasilitasi mekanisme transfer gen horizontal.
- Ketiga jenis virus di atas memerlukan enzim RNA-dependent RNA polymerase (RDRP) untuk melakukan replikasi di dalam sel inang.
- Virus A, B, dan C berturut-turut merupakan virus golongan III, IV, dan V pada klasifikasi Baltimore.
10. Soal OSN-K Biologi SMA 2025
Glikolisis merupakan salah satu tahapan pada jalur metabolisme utama untuk menghasilkan molekul pembawa energi dalam bentuk ATP dari glukosa. Salah satu enzim utama yang mengatur laju glikolisis adalah fosfofruktokinase-1 (PFK-1). Aktivitas PFK-1 dipengaruhi oleh berbagai metabolit, seperti ATP, AMP, dan sitrat.
Tentukan apakah pernyataan berikut BENAR (B) atau SALAH (S)!
- ATP berperan sebagai substrat sekaligus inhibitor alosterik untuk PFK-1.
- Konsentrasi AMP yang lebih tinggi dapat meningkatkan aktivitas PFK-1 meskipun ada ATP dalam jumlah tinggi.
- Sitrat akan meningkatkan aktivitas PFK-1 dengan cara mengikat sisi aktif enzim.
- Penghambatan PFK-1 oleh ATP adalah mekanisme regulasi yang disebut feedback inhibition.
11. Soal OSN-K Biologi SMA 2025
Efek lingkungan terhadap tumbuhan dengan genus Tradescantia merupakan riset yang pernah dilakukan peneliti di Universitas Vilnius, Lithuania. Gambar di bawah merupakan anatomi daun Tradescantia pallida cv. purpurea pada dua intensitas cahaya yang berbeda.
Keterangan: Sayatan (1) berasal dari sampel daun yang diberi perlakuan intensitas cahaya normal (100%), sedangkan (2) berada pada intensitas cahaya lebih rendah (50%).
Tentukan apakah pernyataan berikut BENAR (B) atau SALAH (S)!
- Daun pada sayatan di atas memiliki stomata dengan tipe kriptofor.
- Spesies tersebut lebih mungkin berada dalam kelompok mesofit dibandingkan xerofit.
- Tipe mesofil dari tumbuhan tersebut adalah dorsiventral.
- Penurunan intensitas cahaya menyebabkan rasio ketebalan lapisan mesofil terhadap epidermis meningkat.
12. Soal OSN-K Biologi SMA 2025
Penelitian mengenai efek alelopati dari spesies invasif Erigeron annuus menyatakan bahwa tumbuhan yang berasal dari lokasi terganggu (disturbed) menyebabkan inhibisi yang lebih tinggi terhadap germinasi spesies Sinapis alba. Efek yang sama juga teramati pada inhibisi pertumbuhan batang (shoot).
Tentukan apakah pernyataan berikut BENAR (B) atau SALAH (S)!
- Senyawa penyebab alelopati memiliki efek yang sama dengan asam absisat.
- Berdasarkan kedua efek di atas, kemungkinan alelopati tersebut menghambat fungsi fitohormon yang terlibat pada fototropisme positif tunas pucuk.
- Senyawa yang menyebabkan alelopati pada E. annuus kemungkinan besar didistribusikan dengan cara yang sama dengan etilen.
- E. annuus dan S. alba cenderung coexist ketika terdapat gangguan dibandingkan ketika tidak ada gangguan.
13. Soal OSN-K Biologi SMA 2025
Gambar berikut menunjukkan sayatan seri penampang melintang bunga dari perwakilan genus Schefflera (famili Araliaceae).
Tentukan apakah pernyataan berikut BENAR (B) atau SALAH (S)!
- Zona synascidiate (gambar A dan B) memperlihatkan adanya lokulus (ruang ovarium) yang berisi bakal biji (ovulum).
- Penyatuan benang sari (stamen fusion) pada pusat bunga dapat dilihat pada gambar B.
- Gambar D menunjukkan daerah dasar bunga yang tidak memiliki berkas pembuluh di daerah mahkota.
- Gambar F memperlihatkan bahwa jumlah karpel lebih dari lima dan tersusun secara radial simetris.
14. Soal OSN-K Biologi SMA 2025
Persinyalan pada tumbuhan, termasuk potensial aksi, merupakan salah satu penelitian yang dilakukan di Universitas Vilnius, Lithuania. Diagram di bawah merupakan proses dan mekanisme potensial aksi pada sel dari lumut hati (Marchantia polymorpha) oleh Kisnieriene et al.
Keterangan: Iluminasi merupakan paparan cahaya, IN merupakan bagian intraseluler, dan Out merupakan bagian ekstraseluler.
Tentukan apakah pernyataan berikut BENAR (B) atau SALAH (S)!
- Repolarisasi pada sel tersebut terjadi lebih cepat dibandingkan depolarisasi.
- Protein yang aktif di sisi A terlibat pada mekanisme 1, sedangkan protein yang aktif di sisi B terlibat pada mekanisme 2.
- Penyebab terjadinya potensial aksi di atas serupa dengan penyebab kemiosmosis pada membran tilakoid.
- Proses yang terjadi di sisi membran B identik dengan proses yang menyebabkan stomata Angioispermae membuka.
15. Soal OSN-K Biologi SMA 2025
Gambar di bawah menunjukkan peran dan evolusi matriks ekstraseluler pada alga makrofit. Langkah penting dalam akuisisi multiselularitas adalah pengembangan matriks ekstraseluler (EM) yang bersifat adesif, yang memungkinkan transisi dari otonomi sel menuju kerja sama antar sel. EM adalah jaringan kompleks yang memberikan jaringan multiseluler kekakuan dan fleksibilitas. Selain peran struktural ini, EM juga menjalankan fungsi penting dalam regulasi perkembangan, serta melindungi sel dari lingkungan eksternal, termasuk perlindungan terhadap cekaman abiotik dan biotik.
Keterangan: Model EM (A–C) dari alga coklat (menggunakan Fucus sebagai contoh), alga hijau (menggunakan Ulvaceae sebagai contoh), dan alga merah (menggunakan Gigartina sebagai contoh). CW adalah protein dinding sel.
Tentukan apakah pernyataan berikut BENAR (B) atau SALAH (S)!
- Dinding sel ini, seperti halnya tumbuhan, didominasi oleh fibril selulosa yang berfungsi sebagai kerangka utama untuk komponen dinding sel lainnya.
- Polisakarida tersulfat yang mengandung fukosa (FCSP) berfungsi sebagai penghubung silang antara mikrofibril selulosa di alga hijau.
- Iodin biasanya hadir dalam jumlah tinggi di EM alga coklat.
- Komposisi EM yang ditunjukkan pada gambar C mewakili EM dari alga hijau.
16. Soal OSN-K Biologi SMA 2025
Bembi suatu ketika berlibur ke taman kota dan duduk di bawah pohon besar. Ia kemudian iseng bermain-main dengan paku dan ia tancapkan ke batang pohon tersebut. Berikut ilustrasi paku yang ditancapkan Bembi.Setelah 5 tahun berlalu, Bembi berkunjung kembali ke tempat yang sama dan terkejut melihat pohon yang ia beri paku masih hidup dan tumbuh. Sementara itu, paku yang sebelumnya ia tancapkan ternyata masih ada di sana pula.
Keterangan: Lingkaran yang ditandai I, II, dan III adalah paku yang ditancapkan Bembi. Paku I dan II terletak bersebelahan secara horizontal, sedangkan paku III tepat di atas paku II.
Tentukan apakah pernyataan berikut BENAR (B) atau SALAH (S)!
- Setelah 5 tahun, paku I dan II berjarak sama dengan ketika pertama kali ditancapkan.
- Setelah 5 tahun, paku II dan III berjarak lebih jauh dibandingkan ketika pertama kali ditancapkan.
- Jika seseorang menancapkan paku yang lebih panjang sampai ke pusat batang di atas, urutan jaringan pembuluh yang tertembus paku adalah floem primer, floem sekunder, xilem primer, dan xilem sekunder.
- Jaringan terluar dari batang di atas bukan merupakan turunan dari protoderma.
17. Soal OSN-K Biologi SMA 2025
Eksplorasi efek lingkungan terhadap fisiologi tumbuhan diawali dengan mengamati sel dari makroalga "Characea" (Charales) yang berkerabat dekat dengan tumbuhan darat. Data di bawah merupakan pengamatan efek cahaya dan herbisida (DCMU) terhadap fotosintesis makroalga Nitellopsis obtusa menggunakan pengukuran autoflourosensi.Tentukan apakah pernyataan berikut BENAR (B) atau SALAH (S)!
Keterangan: FL = flourosensi.
- Gelombang cahaya yang diukur dalam percobaan mencakup serapan maksimum pada fotosistem I dan II.
- Laju produksi gula persatuan waktu pada paparan cahaya 15 menit bernilai lebih tinggi dibandingkan paparan 30 menit.
- Herbisida DCMU lebih mungkin menghambat fotosistem I dibandingkan fotosistem II.
- Efek DCMU lebih signifikan mempengaruhi fotosintesis pada paparan cahaya yang lebih lama.
18. Soal OSN-K Biologi SMA 2025
Digoxin merupakan obat-obatan yang dapat mempengaruhi kerja jantung. Digoxin menghambat aktivitas pompa $\text{Na}^{+}-\text{K}^{+}$ yang ada di jantung, seperti terlihat pada gambar di bawah ini.
Tentukan apakah pernyataan berikut BENAR (B) atau SALAH (S)!
- Pemberian digoxin akan menyebabkan akumulasi ion $\text{Ca}^{2+}$ dan $\text{K}^{+}$ di dalam sel otot jantung.
- Pemberian digoxin meningkatkan jumlah myosin yang berinteraksi dengan aktin.
- Pemberian digoxin menurunkan stroke volume.
- Digoxin cocok diberikan untuk pasien yang mengalami hipertensi.
19. Soal OSN-K Biologi SMA 2025
Organ respirasi serangga berupa sistem trakea yang terdiri dari struktur tubuler yang terhubung ke atmosfer melalui spirakel berkatup. Walaupun laju metabolismenya tinggi, banyak spesies serangga yang melakukan pertukaran gas secara diskontinu. Dalam mekanisme ini, respirasi dibagi ke dalam tiga fase, yaitu fase di mana spirakel sepenuhnya terbuka (open phase), fase ketika spirakel sepenuhnya menutup (closed phase), dan fase di mana terjadi serangkaian bukatutup spirakel dalam durasi yang sangat singkat (flutter phase). Terdapat dua hipotesis yang menjelaskan penyebab terjadinya fenomena ini, yaitu:Untuk mencari tahu penyebab sebenarnya serangga melakukan respirasi diskontinu, pengukuran berbagai parameter respirasi pada pupa ngengat Attacus atlas dilakukan yang datanya disajikan di bawah ini.
- Hal ini merupakan cara serangga dalam mengatasi kondisi hipoksik;
- Hal ini adalah salah satu mekanisme serangga untuk mencegah cekaman oksidatif di jaringan.
Keterangan: (a) Perubahan laju pembuangan $\text{CO}_{2}$ dari sistem trakea pupa A. atlas. (b) Perubahan tekanan udara di dalam sistem trakea pupa A. atlas relatif terhadap tekanan udara di atmosfer. Diketahui bahwa perubahan tekanan udara di trakea berkorelasi positif dengan kekuatan kontraksi otot-otot tubuh serangga. (c) Tekanan parsial $\text{O}_{2}$ di sistem trakea (garis biru) dan laju pembuangan $\text{CO}_{2}$ (garis hijau) sebagai respons terhadap perubahan tekanan parsial $\text{O}_{2}$ di atmosfer (garis merah) selama flutter phase.
Tentukan apakah pernyataan berikut BENAR (B) atau SALAH (S)!
- Simbol i, ii, dan iii pada gambar a secara berturut-turut merupakan flutter phase, closed phase, dan open phase.
- Jika larva A. atlas hanya diberi pakan fruktosa dan diasumsikan semua $\text{CO}_{2}$ yang dihasilkan dari proses respirasi seluler akan dibuang ke atmoster, setiap gram jaringan tubuh pupa A. atlas membutuhkan sekitar $0{,}35$ μmol $\text{O}_{2}$ permenitnya pada open phase.
- Ekspirasi $\text{CO}_{2}$ pada pupa A. atlas disebabkan oleh tekanan negatif.
- Hasil eksperimen di atas membuktikan bahwa hipotesis II merupakan penyebab pupa A. atlas melakukan pertukaran gas secara diskontinu.
20. Soal OSN-K Biologi SMA 2025
Rheobatrachus silus merupakan spesies katak langka yang mengalami ‘kehamilan’ di lambung (gastric brooding). Setelah telur difertilisasi, katak betina akan menelan telur tersebut, lalu perkembangan embrionik hingga terbentuknya individu katak baru terjadi di dalam lambung, lebih tepatnya di bagian fundus. Saat melahirkan, anakan katak akan ‘dimuntahkan’ dari lambung. Selama ‘kehamilan’, terjadi berbagai perubahan pada lambung katak betina. Salah satunya pada oxyntic cell yang bertanggung jawab untuk menyekresikan asam lambung dan pepsinogen. Data berikut menjelaskan perubahan yang dialami oleh oxyntic cell.
Perbedaan huruf menunjukkan perbedaan nilai yang signifikan untuk parameter yang sama.
Tentukan apakah pernyataan berikut BENAR (B) atau SALAH (S)!
- Lokasi ‘kehamilan’ pada lambung R. silus betina ditandai oleh oval bergaris merah pada gambar berikut.
- Selama mengalami ‘kehamilan’, R. silus betina kemungkinan puasa makan.
- Ketika ‘melahirkan’, esofagus melakukan peristaltis dengan arah yang berlawanan dibandingkan dengan ketika memproses makanan.
- Perbandingan kerapatan granula pepsinogen antara katak kontrol dan katak ‘hamil’ mengindikasikan bahwa aktivitas endokrinologis lambung tidak mengalami perubahan.
21. Soal OSN-K Biologi SMA 2025
Gambar berikut ini menunjukkan nefron dari dua hewan Vertebrata yang berbeda. Warna yang sama menunjukkan bagian dengan fungsi yang sama.
Tentukan apakah pernyataan berikut BENAR (B) atau SALAH (S)!
- Vertebrata A hidup di lingkungan dengan ketersediaan air yang lebih melimpah daripada Vertebrata B.
- Pada nefron B, nefron kortikal lebih berperan dalam pembentukan urin yang pekat dibandingkan dengan nefron jukstamedularis.
- Nefron manusia lebih mirip dengan nefron B dibandingkan dengan nefron A.
- Pada nefron B, luas permukaan sel pada segmen m16 lebih besar daripada segmen m3/4.
22. Soal OSN-K Biologi SMA 2025
Pada tahap 16 sel, embrio bulu babi terdiri dari tiga jenis blastomer, seperti yang terlihat pada gambar A. Dalam suatu eksperimen, animal half dari embrio bulu babi tahap 16 sel direkombinasikan dengan mikromer (gambar B) atau mesomer (gambar C) dari embrio bulu babi lain yang telah diinjeksi pewarna fluoresens. Hasil rekombinasi tersebut dipelihara selama 24 jam dan kemudian diamati menggunakan mikroskop cahaya dan mikroskop fluoresens. Turunan sel yang diberi pewarna fluorosens berwarna merah terang.Pada eksperimen lain, mesomer dari embrio bulu babi tahap 16 sel yang telah diinjeksi mRNA actβ-cat direkombinasikan animal half dari embrio lain (dalam tahap yang sama) yang tidak diinjeksi mRNA tersebut. Setelah dipelihara selama 24 jam, embrio hasil rekombinasi tersebut terlihat seperti gambar di bawah ini. Sel yang berwarna merupakan sel yang mengandung mRNA actβ-cat.
Tentukan apakah pernyataan berikut BENAR (B) atau SALAH (S)!
- Dalam proses gastrulasi, mikromer dan mesomer berkembang menjadi ektoderm.
- mRNA actβ-cat kemungkinan merupakan determinan sitoplasmik yang terakumulasi pada sisi vegetal sel telur bulu babi.
- Spesifikasi sumbu anterior-posterior kemungkinan terjadi akibat aktivitas mikromer.
- Gambar D dan E masing-masing merupakan tampak vegetal dan tampak lateral gastrula bulu babi.
23. Soal OSN-K Biologi SMA 2025
Terdapat berbagai jenis reseptor sensoris pada kulit, seperti yang terlihat pada gambar di bawah. Salah satu peran reseptor sensoris tersebut adalah untuk mendeteksi tekstur suatu permukaan. Pada bagian bawah gambar tersebut, terdapat grafik yang menggambarkan perubahan frekuensi potensial aksi (neural spike) akibat stimulasi pada empat jenis reseptor sensoris yang terlibat dalam deteksi tekstur.Dalam suatu percobaan, monyet rhesus diberikan papan yang berisi huruf timbul ABCD. Monyet tersebut diminta untuk menyentuh setiap huruf dengan durasi yang sama. Lalu, frekuensi potensial aksi yang terbentuk (akibat menyentuh masing-masing huruf) di neuron yang terhubung ke setiap reseptor sensoris diukur dan diterjemahkan menjadi somatosensory evoked potential (SEP). Berikut merupakan SEP yang terbentuk dari frekuensi potensial yang terukur dari dua jenis reseptor sensoris (sel Merkel dan ujung saraf Ruffini).
Tentukan apakah pernyataan berikut BENAR (B) atau SALAH (S)!
- Korpuskula Meissner dan korpuskula Pacini hanya merespons perubahan intensitas stimulus.
- Sel Merkel dapat mendeteksi tekstur yang lebih halus daripada korpuskula Pacini.
- Korpuskula Meissner kurang akurat dibandingkan dengan ujung saraf Ruffini dalam mendeteksi posisi stimulus.
- SEP kiri berasal dari aktivitas ujung saraf Ruffini sementara SEP kanan merupakan terjemahan aktivitas sel Merkel.
24. Soal OSN-K Biologi SMA 2025
Pada Crustacea seperti udang, proses molting dikontrol secara hormonal. Gambar berikut menjelaskan hormon-hormon tersebut dari aspek mekanisme, anatomi, dan struktur.
Keterangan: (A) Mekanisme regulasi hormonal proses molting pada Crustacea. Garis solid menunjukkan aktivasi sementara garis putus-putus menandakan inhibisi. (B) Lokasi kelenjar endokrin penyekresi hormon-hormon yang terlihat dalam proses regulasi molting pada udang. (C) Struktur molekul ecdysone.
Tentukan apakah pernyataan berikut BENAR (B) atau SALAH (S)!
- Sekresi ecdysone menyebabkan proses molting pada udang terhambat.
- MF memiliki fungsi yang sama seperti juvenile hormone pada serangga.
- Ablasi (pembuangan) tangkai mata udang dapat menyebabkan pertumbuhan terhambat.
- Reseptor ecdysone berada di dalam sitoplasma sel target dan kemungkinan berperan sebagai faktor transkripsi.
25. Soal OSN-K Biologi SMA 2025
Gambar berikut menunjukkan hasil pengmatan suhu tubuh naked mole-rat (Heterocephalus glaber) yang dipaparkan suhu dingin (20oC) menggunakan kamera termal. Hewan tersebut diinjeksi dengan larutan larutan fisiologis (saline) atau zat SR59230A.
Tentukan apakah pernyataan berikut BENAR (B) atau SALAH (S)!
- Pada lingkungan yang dingin, naked mole-rat melakukan shivering thermogenesis.
- Injeksi SR59230A menyebabkan naked mole-rat dapat mempertahankan suhu tubuhnya.
- Naked mole-rat kemungkinan mengalami vasokonstriksi pembuluh darah perifer ketika suhu lingkungan mengalami penurunan.
- Hasil pengamatan di atas menunjukkan bahwa naked mole-rat adalah hewan poikiloterm.
26. Soal OSN-K Biologi SMA 2025
Usus halus manusia tersusun atas beberapa lapisan jaringan. Pada daerah muskularis, ditemukan dua lapis jaringan otot polos seperti yang tampak pada gambar berikut.
Tentukan apakah pernyataan berikut BENAR (B) atau SALAH (S)!
- Otot X merupakan otot berbentuk cincin.
- Otot Y memiliki orientasi sejajar terhadap panjang usus.
- Ketika berkontraksi, otot X akan memendekkan segmen usus halus.
- Otot X lebih dekat dengan lumen usus dibandingkan Y.
27. Soal OSN-K Biologi SMA 2025
Pengalaman yang dilakukan secara intens selama masa kanak-kanak, seperti bermain video game, diduga dapat mempengaruhi perkembangan otak dan membentuk pola aktivitas berbeda di otak. Dua kelompok manusia dewasa, yang bermain video game Pokemon secara intens pada masa kanak-kanak dan yang tidak memiliki pengalaman tersebut, diminta untuk mengenali berbagai macam objek dari beberapa kategori (Pokemon, wajah manusia, dan tempat). Perubahan aktivitas otak ketika mengenali setiap objek dari masing-masing kategori diamati menggunakan functional magnetic resonance imaging (fMRI). Hasil observasi tersebut ditampilkan pada gambar berikut.
Keterangan: Hasil scan fMRI bagian ventral serebrum ketika mengenali objek dengan kategori Pokemon (kiri), wajah manusia (tengah), dan tempat (kanan) dari dua jenis partisipan: (a) tidak memiliki pengalaman bermain video game Pokemon seumur hidupnya dan (b) yang bermain video game tersebut secara intens di umur 5 – 8 tahun. Aktivitas otak dikuantifikasi sebagai T value.
Tentukan apakah pernyataan berikut BENAR (B) atau SALAH (S)!
- Hasil scan fMRI tersebut menampilkan anatomi otak pada bidang transversal.
- Bagian yang bertanggung jawab dalam pengenalan objek visual berlokasi di lobus oksipital.
- Partisipan yang bermain video game Pokemon selama masa kanak-kanak mengalami longterm potentiation di OTS ketika mengenali gambar Pokemon.
- Perilaku pengenalan induk oleh anak ayam kemungkinan melibatkan mekanisme yang sama seperti pengenalan Pokemon pada manusia yang sering bermain video game Pokemon di masa kecilnya.
28. Soal OSN-K Biologi SMA 2025
Gambar di bawah ini merupakan data terkait anatomi dan fisiologi reproduksi lumba-lumba.
Keterangan: (A) Sayatan histologis dari daerah korteks ovarium lumba-lumba Delphinus delphis. (B) Perubahan kadar hormon estrogen $(▴)$, progesteron $(▪)$, dan LH $(\circ)$ di urin lumba-lumba Tursiops truncatus selama rentang waktu tertentu.
Tentukan apakah pernyataan berikut BENAR (B) atau SALAH (S)!
- Delphinus delphis merupakan spesies lumba-lumba hermafrodit.
- Sekitar 5 hari sebelum eksperimen di gambar B dilakukan, lapisan endometrium uterus Tursiops truncatus mengalami peluruhan jika tidak terjadi kehamilan.
- Jika ovarium T. truncatus dari sekitar awal bulan Juni diisolasi dan dibuat sayatan histologis, korpus luteum dapat ditemukan pada sayatan ovarium tersebut.
- Ovulasi yang terjadi pada bulan Juni melibatkan umpan balik positif dari estrogen dan umpan balik negatif dari progesteron.
29. Soal OSN-K Biologi SMA 2025
Pada Vertebrata, kontraksi otot disebabkan oleh terbentuknya potensial aksi pada sel otot akibat stimulasi dari neuron motor. Tetapi, cacing Caenorhabditis elegans tidak memiliki voltage-gated Na+ channel. Fakta ini menimbulkan pertanyaan mengenai bagaimana proses yang memicu terjadinya kontraksi otot pada C. elegans. Dalam suatu eksperimen, sel otot dinding tubuh C. elegans diberi stimulasi arus listrik untuk mengamati perubahan potensial membran sel tersebut. Berikut merupakan data yang diperoleh dari eksperimen tersebut.
Keterangan: (A) Sayatan histologis otot dinding tubuh C. elegans yang didapatkan menggunakan transmission electron microscope. (B) Perubahan potensial membran sel otot dinding tubuh C. elegans akibat stimulasi tunggal arus listrik sebesar $10\ \text{pA}$ dan $-10\ \text{pA}$ (panel atas) serta stimulasi arus listrik dengan durasi yang ditingkatkan dan/atau amplitudo stimulasi yang ditingkatkan (panel bawah). Pada medium pemeliharaan sel otot terdapat $\text{Ca}^{2+}$ dan $\text{Na}^{+}$ dengan konsentrasi yang divariasikan, seperti yang tertera pada gambar.
Tentukan apakah pernyataan berikut BENAR (B) atau SALAH (S)!
- Susunan sarkomer pada sel otot dinding tubuh C. elegans lebih mirip sel otot jantung manusia daripada sel otot pada arteri ikan.
- Sel otot dinding tubuh C. elegans menghasilkan potensial aksi all-or-none akibat influks $\text{Ca}^{2+}$ melalui ligand-gated $\text{Ca}^{2+}$ channel.
- Kehadiran $\text{Na}^{+}$ di cairan ekstraseluler menyebabkan sitoplasma sel otot C. elegans semakin bermuatan negatif.
- Pemaparan air sadah (hard water) dapat menyebabkan C. elegans mengalami tetanus.
30. Soal OSN-K Biologi SMA 2025
Sebelumnya, hanya diketahui terdapat satu jenis antibodi fungsional pada ikan, yaitu IgM. Pada tahun 2005, ditemukan jenis antibodi fungsional lain pada ikan salmonid yang diberi nama IgT. Hasil eksperimen berikut dapat digunakan untuk memahami peran IgT dalam respons imun ikan salmonid.![]()
Keterangan: (A, B) Titer IgT dan IgM pada serum (A) dan mukus usus (B) ikan salmonid yang tidak diinfeksi (control) dan ikan yang ususnya diinfeksi parasit Ceratomyxa shasta (survivor). Nilai $\text{P} \lt 0{,}01$ menunjukkan perbedaan nilai yang signifikan terhadap kontrol. (C) Tingkat ekspresi gen tnfa1/2 (salah satu marker inflamasi) pada jaringan insang ikan salmonid wild-type (putih) dan ikan salmonid yang direkayasa untuk tidak memproduksi IgT (hitam). Tanda * menunjukkan perbedaan nilai yang signifikan terhadap ikan wild-type.
Tentukan apakah pernyataan berikut BENAR (B) atau SALAH (S)!
- Secara fungsional, IgT ikan salmonid mirip dengan IgA manusia.
- Respons IgM ikan salmonid terhadap infeksi parasit sama seperti IgG manusia.
- Patogen yang menginfeksi saluran reproduksi ikan kemungkinan akan lebih banyak dieliminasi oleh IgT daripada IgM.
- Interaksi IgT dengan antigen dari parasit atau patogen memicu terjadinya inflamasi.
31. Soal OSN-K Biologi SMA 2025
Sifat warna rambut pada domba diketahui diatur oleh sebuah gen pada kromosom nomor 2, sementara fenotipe ekor diatur oleh gen-gen di mitokondria. Gen penentu warna rambut bersifat intermediet, alel A1 menghasilkan warna putih, sementara alel A2 menghasilkan rambut hitam. Domba bergenotipe heterozigot memiliki rambut abu-abu. Fenotipe ekor dibagi menjadi 3, yaitu ekor lurus, bengkok, dan tanpa ekor. Bembi memiliki sebuah peternakan domba dan ia melakukan kloning pada domba tersebut dengan tahapan sebagai berikut.
- Isolasi nukleus dari sel somatik domba jantan berambut abu-abu dan berekor bengkok.
- Menghilangkan nukleus sel ovum yang berasal dari domba betina berambut putih dan berekor lurus.
- Menginjeksi nukleus dari tahapan I ke ovum yang sudah tidak berinti. Sel hasil injeksi ini ternyata berhasil membelah diri dan menjadi embrio.
- Implantasi embrio dari tahap III ke rahim domba betina berambut hitam tanpa ekor.
- Implantasi berhasil dan domba hasil kloning dilahirkan dengan normal.
Tentukan apakah pernyataan berikut BENAR (B) atau SALAH (S)!
- Domba betina yang bertindak sebagai donor ovum punya kemungkinan memiliki induk jantan yang berambut hitam.
- Domba hasil kloning berjenis kelamin jantan.
- Domba hasil kloning memiliki rambut putih.
- Domba hasil kloning tidak memiliki ekor.
32. Soal OSN-K Biologi SMA 2025
Talasemia merupakan kelainan genetik yang menyebabkan anemia. Individu dengan genotipe homozigot mutan TT diketahui mengalami anemia berat sehingga hanya berpeluang $50\%$ untuk mencapai usia dewasa. Individu dengan genotipe heterozigot Tt dan homozigot tt masing-masing memiliki gejala anemia ringan dan tanpa anemia (sehat). Suatu ketika, Anda mengamati sejumlah pernikahan antara pasangan individu dengan anemia ringan.
Tentukan apakah pernyataan berikut BENAR (B) atau SALAH (S)!
- Keturunan yang mencapai usia dewasa dan berfenotipe anemia ringan memiliki proporsi yang sama dengan gabungan dua fenotipe lain.
- Sebanyak 5 pasang individu dari pernikahan di atas melahirkan di saat yang bersamaan. Peluang terdapat 2 anak di antaranya menderita anemia berat adalah kurang dari $25\%$.
- Diasumsikan semua individu memiliki peluang yang sama untuk menikah dan memiliki keturunan dan pernikahan terjadi secara acak. Frekuensi alel T dalam populasi diprediksi akan semakin berkurang seiring bergantinya generasi.
- Alel-alel pada gen penentu talasemia pada pernyataan C mengalami genetic drift.
33. Soal OSN-K Biologi SMA 2025
Warna tubuh mutan black dan sayap vestigial berturut-turut disebabkan oleh mutasi resesif gen B dan V yang terletak pada kromosom X lalat Drosophila. Vicco menemukan bahwa kedua gen terpaut sejauh 40 cM. Ia menyilangkan parental lalat betina (XX) berfenotipe normal homozigot dengan jantan (XY) berfenotipe mutan black sekaligus sayap vestigial sehingga menghasilkan banyak anakan generasi F1. Kemudian, Vicco menyilangkan individu F1 jantan dan betina sehingga menghasilkan banyak generasi F2.
Jika rasio jantan:betina adalah $1:1$, tentukan apakah pernyataan berikut BENAR (B) atau SALAH (S)!
- Semua individu F1 jantan seragam berfenotipe mutan black dan sayap vestigial, sementara semua F1 betina berfenotipe normal.
- Dari populasi individu F2, jumlah total lalat mutan black sayap normal adalah sebanyak $20\%$.
- Vicco mengambil 4 individu F2 jantan secara acak. Peluang 2 di antaranya berfenotipe warna tubuh normal sayap vestigial berada pada rentang $(15 \pm 2)\%$.
- Jika fenotipe parental jantan dan betina dibalik, semua F1 yang dihasilkan akan memiliki fenotipe yang seragam.
34. Soal OSN-K Biologi SMA 2025
Suatu spesies bunga dari negeri Wakanda menghasilkan pigmen yang diatur oleh dua gen dengan jalur biosintesis tersusun seri. Terdapat 3 fenotipe yang biasa ditemui, yaitu pink, magenta, dan ungu. Berikut ilustrasi jalur biosintesis pigmen bunga tersebut beserta warna yang dihasilkan.Gen yang mengkode enzim Y dan Z berturut-turut adalah gen Y dan Z. Masing-masing gen diketahui bersifat independen dan memiliki dua alel dengan sifat dominansi sempurna. Uniknya, enzim fungsional justru dihasilkan dari ekspresi alel resesif dari kedua gen. Pak Bambang mencoba menyilangkan beberapa kombinasi individu dan mengamati hasilnya.
Tentukan apakah pernyataan berikut BENAR (B) atau SALAH (S)!
- Persilangan heterozigot untuk kedua gen menghasilkan peluang anakan berbunga ungu yang lebih tinggi dibandingkan magenta.
- Terdapat lebih dari 5 macam genotipe berbeda untuk menghasilkan fenotipe bunga pink.
- Semua macam kombinasi fenotipe dari sepasang parental memiliki kemungkinan untuk menghasilkan anakan berfenotipe ungu.
- Ketiga fenotipe warna bunga dapat bersifat galur murni.
35. Soal OSN-K Biologi SMA 2025
Sebuah populasi sapi liar terdiri atas individu-individu berfenotipe hitam, putih, dan putih totol hitam. Fenotipe warna diatur oleh sebuah gen dengan alel-alel kodominan (fenotipe putih totol hitam bergenotipe heterozigot). Suatu ketika, gempa bumi menyebabkan tanah habitat sapi terbelah dan membagi populasi menjadi dua (populasi P dan Q) dengan rasio sebagai berikut.Kedua populasi diketahui tidak dapat mengalami aliran gen dan tidak ada sapi yang mati ketika proses pemisahan populasi terjadi. Anggap alel penentu warna hitam disimbolkan dengan A, sedangkan putih disimbolkan dengan a.
Tentukan apakah pernyataan berikut BENAR (B) atau SALAH (S)!
- Sebelum habitat terbelah, frekuensi alel-alel dari gen penentu warna pada populasi sapi berada dalam kesetimbangan Hardy-Weinberg.
- Sebelum habitat terbelah, frekuensi alel a lebih dari dua kali lipat frekuensi alel A.
- Setelah habitat terbelah, frekuensi alel-alel dari gen penentu warna pada populasi P dan Q tidak berada dalam kesetimbangan Hardy-Weinberg.
- Setelah habitat terbelah, frekuensi alel A pada populasi Q dua kali lipat lebih tinggi dibandingkan alel A pada populasi P.
36. Soal OSN-K Biologi SMA 2025
Ikan badut (Amphiprioninae), adalah ikan karang yang menarik untuk diteliti secara genetik karena memiliki ciri khas dalam sejarah hidupnya. Di alam, mereka hidup dalam hubungan mutualisme dengan hingga 10 jenis anemon laut. Beberapa spesies hanya cocok dengan jenis anemon tertentu (spesialis), sementara yang lain dapat hidup dengan berbagai jenis anemon (generalis).
Penyebaran ikan badut, salah satunya dibatasi oleh fase larva pelagik yang pendek, yang berkisar sekitar 10–15 hari di laut terbuka sebagai plankton. Setelah itu, banyak larva kembali ke tempat asalnya (self-recruitment tinggi). Akibatnya, jarak sebar mereka umumnya hanya sekitar 5–100 km, lebih pendek dibandingkan dengan banyak spesies damselfish lainnya.
Salah satu jenis ikan badut, yaitu Amphiprion clarkii, dikenal memiliki variasi warna tubuh yang sangat beragam dan termasuk spesies generalis. Jenis ini juga memiliki wilayah sebaran paling luas di antara semua ikan badut, mulai dari Mikronesia di Samudra Pasifik hingga Semenanjung Persia, dan secara latitudinal dari Jepang hingga ke Great Barrier Reef.
Banyak hal menarik mengenai Amphiprion clarkii yang mengundang banyak pertanyaan dari para peneliti. Berikut merupakan berbagai hipotesis yang muncul mengenai mereka, dan pasangan hasil penelitian/observasi yang ada.
Tentukan apakah pernyataan berikut, fakta lapangan/hasil risetnya mendukung (BENAR) dan tidak mendukung (SALAH) hipotesisnya!
- Hipotesis: Tingginya tingkat polimorfisme warna pada A. clarkii menunjukkan kemungkinan bahwa spesies ini merupakan spesies kompleks, yaitu satu spesies yang sebenarnya terdiri dari lebih dari satu spesies.
- Fakta lapangan/hasil riset: Divergensi warna pada morfotipe-morfotipe A. clarkii dari Samudra Hindia menunjukkan kesamaan yang signifikan pada level molekuler.
- Hipotesis: Karakteristik fisik laut, seperti arus, topografi dasar laut, dan fitur lingkungan lainnya, menjadi penghalang bagi pergerakan populasi Amphiprion clarkii, sehingga menyebabkan isolasi antarpopulasi.
- Fakta lapangan/hasil riset: Rekonstruksi filogenentik berdasarkan beberapa marka genetik menunjukkan bahwa spesimen A. clarkii dari Samudra Indo-Pasifik terkelompokkan berdasarkan pewarnaan, dan bukan asal geografis.
- Hipotesis: Karena A. clarkii memiliki rentang geografis yang sangat luas, fasa larva pelagik yang sangat pendek, dan tingkat self-recruitment yang tinggi, maka tidak ada aliran gen antar populasi.
- Fakta lapangan/hasil riset: Analisis genetik dari delapan populasi A. clarkii menunjukkan tingkat diferensiasi yang tinggi antara dua populasi yang terluar, dan penurunan tingkat diferensiasi pada populasi-populasi yang lebih berdekatan secara geografis.
- Hipotesis: Kemampuan A. clarkii sebagai generalis yang mampu berinteraksi dengan ke-10 jenis anemon tidak serta merta memfasilitasi konektivitas antar populasi.
- Fakta lapangan/hasil riset: Terdapat variasi yang cukup beragam dan terkadang sangat berbeda antara habitat di lokasi satu dengan lainnya, sehingga ada tekanan seleksi pemilihan inang yang spesifik di masingmasing lokasi.
37. Soal OSN-K Biologi SMA 2025
Tumbuhan seringkali mengalami spesiasi simpatrik karena terdapat peluang yang cukup tinggi di mana dua spesies berbeda dapat mengalami penyerbukan silang dan menghasilkan keturunan yang fertil. Mekanisme ini adalah faktor yang menghasilkan gandum dan jagung modern yang kita konsumsi sehari-hari. Selain kedua komoditas pangan tersebut, tumbuhan dari genus Tragopogon ternyata juga mengalami kejadian serupa. Perkawinan silang beberapa spesies berbeda menghasilkan spesies baru, seperti yang digambarkan pada ilustrasi berikut. Angka dalam kurung menunjukkan jumlah kromosom diploid yang dimiliki masing-masing spesies.
Tentukan apakah pernyataan berikut BENAR (B) atau SALAH (S)!
- T. miscellus dan T. mirus harus mengalami replikasi tanpa segregasi agar menjadi diploid.
- Ketika spesies hibrid dihasilkan, semua kromosom yang berasal dari spesies induk tidak ada yang dianggap sebagai homolog.
- Terbentuknya spesies hibrid menunjukkan bahwa barrier reproduktif prazigotik dapat dilewati, akan tetapi barrier pascazigotik tidak.
- Jika genom T. dubius disimbolkan dengan AA dan T. porrifolius BB, genom milik T. mirus mestinya adalah AB.
38. Soal OSN-K Biologi SMA 2025
Kuda yang saat ini kita kenal berasal dari genus Equus, yang telah lama berevolusi dari nenek moyang Hyracoterium. Terdapat beberapa perubahan terutama pada karakter kaki dan gigi. Gambar berikut menunjukkan evolusi Perissodactyla hingga tercipta spesies kuda modern.
Keterangan: Grazer adalah pemakan tumbuhan herba dan rumput-rumputan, sedangkan browser memakan tumbuhan berkayu.
Tentukan apakah pernyataan berikut BENAR (B) atau SALAH (S)!
- Grazers membentuk kelompok monofiletik, sedangkan browsers membentuk parafiletik.
- Berbeda dengan kuda modern yang berjalan dengan kuku, nenek moyang paling awal dari kuda berjalan dengan telapak kaki.
- Kaki yang dimiliki Anchitherium menunjukkan karakteristik Artiodactyla.
- Jumlah jari yang lebih dari 1 merupakan karakter plesiomorf dan bersifat polifiletik.
39. Soal OSN-K Biologi SMA 2025
Struktur homolog adalah bagian tubuh yang berasal dari asal evolusioner yang sama, meskipun pada perjalannya bisa terlihat berbeda dan memiliki fungsi yang berbeda pula. Homologi bisa menjadi petunjuk adanya kekerabatan evolusioner antar organisme/struktur.
Tentukan apakah pasangan struktur A dan struktur B berikut memiliki asal-usul perkembangan/developmental origin yang sama (BENAR) atau tidak (SALAH)!
40. Soal OSN-K Biologi SMA 2025
Jepri yang saat ini menjadi salah satu perwakilan Indonesia di ajang IBO 2025 sangat gemar bereksperimen. Ia mereplikasi percobaan Matthew Meselson dan Franklin Stahl mengenai mekanisme replikasi semikonservatif pada bakteri. Bakteri yang telah lama dikultur pada media dengan isotop nitrogen $^{15}\text{N}$ dipindahkan ke media dengan isotop ringan $^{14}\text{N}$ selama dua kali siklus replikasi sehingga menghasilkan data berikut.Karena keingintahuan yang tinggi, Jepri memindah-mindahkan kultur bakteri bergantian. Siklus replikasi ke-3 di media dengan isotop berat, siklus ke-4 di media isotop ringan, siklus ke-5 di media isotop berat lagi. DNA yang mengandung isotop $^{15}\text{N}$ (DNA 15) disebut juga untai berat, sedangkan yang mengandung $^{14}\text{N}$ (DNA 14) disebut juga untai ringan.
Tentukan apakah pernyataan berikut BENAR (B) atau SALAH (S)!
- Pada hasil replikasi siklus ke-3, terdapat untai ganda DNA dengan komposisi strand 15/15, 14/15, maupun 14/14.
- Rasio ketebalan pita sentrifugasi DNA 14/14 : 14/15 pada hasil replikasi ke-4 adalah 1:1.
- Semua dsDNA dari hasil replikasi ke-5 mengandung rantai berat.
- Tahapan sentrifugasi di atas dapat digantikan dengan elektroforesis gel agarosa.
41. Soal OSN-K Biologi SMA 2025
Sebuah eksperimen ingin mengetahui level perilaku antipredasi anak anjing liar setelah dipaparkan ke empat jenis predator yang berbeda dalam kondisi berkelompok dengan anjing liar dewasa atau saudara kandung yang tidak berpengalaman.
Keterangan: Jumlah gonggongan anak anjing liar sebelum belajar (pre) dan sesudah belajar (post) saat terpapar predator. Proses belajar dilakukan berkelompok bersama anjing liar dewasa (putih) atau saudara kandung berusia sama (hitam).
Tentukan apakah pernyataan berikut BENAR (B) atau SALAH (S)!
- Kausasi proksimat yang mungkin dari perilaku yang teramati pada penelitian di atas adalah anjing liar hidup berdampingan dengan sesama spesiesnya dalam kelompok lintas usia.
- Bagaimana frekuensi alel gen yang mempengaruhi kemampuan anjing liar untuk mengimitasi perilaku sesama spesiesnya berubah seiring waktu adalah contoh pertanyaan kausasi ultimat.
- Cottontail merupakan salah satu predator yang paling sering ditemui anjing liar di alam.
- Strategi pengelompokan berdasarkan kesamaan usia akan baik untuk meningkatkan kesiapan anjing liar di penangkaran sebelum kembali ke alam.
42. Soal OSN-K Biologi SMA 2025
Jenis sinyal yang digunakan hewan untuk berkomunikasi berkaitan erat dengan cara hidup dan lingkungan hewan tersebut. Seorang siswa yang bersemangat mempelajari perilaku hewan mendata beberapa karakteristik yang dimiliki oleh tiga jenis sinyal berbeda seperti berikut ini.
- I. Bersifat sementara dan membutuhkan banyak energi untuk diciptakan, menyebar ke segala arah tetapi kualitas sinyal yang diterima dapat terpengaruh oleh penghalang fisik.
- II. Long-lasting tanpa perlu banyak energi untuk mempertahankannya, menyebar secara lambat, sulit dicari sumbernya.
- III. Menyampaikan informasi secara instan, dapat menjangkau jarak jauh, berpotensi untuk diintersepsi atau terhalangi secara fisik.
Tentukan apakah pernyataan berikut BENAR (B) atau SALAH (S)!
- Sinyal III ideal untuk komunikasi hewan nokturnal.
- Sinyal II tidak akan digunakan oleh hewan untuk mengomunikasikan bahaya predator kepada sesama spesiesnya.
- Contoh sinyal I adalah suara langkah kaki seekor rusa yang terdengar oleh seekor singa.
- Pola suara yang ditunjukkan spektrogram berikut lebih mungkin berfungsi sebagai sinyal bahaya dibandingkan nyanyian kawin.
42. Soal OSN-K Biologi SMA 2025
Jenis sinyal yang digunakan hewan untuk berkomunikasi berkaitan erat dengan cara hidup dan lingkungan hewan tersebut. Seorang siswa yang bersemangat mempelajari perilaku hewan mendata beberapa karakteristik yang dimiliki oleh tiga jenis sinyal berbeda seperti berikut ini.
- $(\text{I})$ Bersifat sementara dan membutuhkan banyak energi untuk diciptakan, menyebar ke segala arah tetapi kualitas sinyal yang diterima dapat terpengaruh oleh penghalang fisik.
- $(\text{II})$ Long-lasting tanpa perlu banyak energi untuk mempertahankannya, menyebar secara lambat, sulit dicari sumbernya.
- $(\text{III})$ Menyampaikan informasi secara instan, dapat menjangkau jarak jauh, berpotensi untuk diintersepsi atau terhalangi secara fisik.
Tentukan apakah pernyataan berikut BENAR (B) atau SALAH (S)!
- Sinyal $(\text{III})$ ideal untuk komunikasi hewan nokturnal.
- Sinyal $(\text{II})$ tidak akan digunakan oleh hewan untuk mengomunikasikan bahaya predator kepada sesama spesiesnya.
- Contoh sinyal $(\text{I})$ adalah suara langkah kaki seekor rusa yang terdengar oleh seekor singa.
- Pola suara yang ditunjukkan spektrogram berikut lebih mungkin berfungsi sebagai sinyal bahaya dibandingkan nyanyian kawin.
43. Soal OSN-K Biologi SMA 2025
Data di bawah merupakan data keanekaragaman Diptera pada kayu-kayu mati di Lithuania. Diketahui spesies yang teramati di setiap kayu selalu sama dari waktu ke waktu.
Tentukan apakah pernyataan berikut BENAR (B) atau SALAH (S)!
- Kekayaan genus Diptera pada kedua kayu berbeda.
- Kemerataan spesies dari Diptera pada kayu Quercus robur lebih rendah dibandingkan pada kayu Tilia cordata.
- Eksklusi kompetitif (competitive exclusion) tidak teramati berdasarkan data di atas.
- Peran setiap spesies pada masing-masing habitat kemungkinan besar adalah herbivora.
44. Soal OSN-K Biologi SMA 2025
Trofymow et al. (1999) meneliti tentang laju dekomposisi serasah (sisa dedaunan dan ranting) pada beberapa ekosistem berbeda di sepanjang garis bujur di negara X. Setelah dibiarkan selama tiga tahun, data diambil dan massa serasah yang terdekomposisi tersaji pada grafik berikut.
Tentukan apakah pernyataan berikut BENAR (B) atau SALAH (S)!
- Negara X memiliki wilayah yang beriklim tropis hingga iklim dingin.
- Laju dekomposisi pada situs terhangat dapat mencapai 4 kali lipat dibandingkan situs terdingin.
- Potensi produktivitas primer bersih hutan boreal bisa mencapai dua kali lipat dibandingkan dengan padang rumput.
- Efek rumah kaca kemungkinan besar akan meningkatkan laju dekomposisi ekosistem di atas.
45. Soal OSN-K Biologi SMA 2025
Leishmaniaviruses (LRV) merupakan virus yang mampu memperparah penyakit leishmaniasis yang diakibatkan oleh Flagelata uniseluler Leishmania. Data di bawah merupakan perbandingan kurva tumbuh dua jenis Leishmania tanpa atau dengan inihibitor replikasi virus berupa 2-CMA.
Keterangan: TT44g merupakan L. major dan LV39 merupakan L. guyanensis.
Tentukan apakah pernyataan berikut BENAR (B) atau SALAH (S)!
- Laju pertumbuhan kedua Leishmania pada 4 hari pertama bersifat eksponensial.
- Nilai carrying capacity Leishmania tidak berubah saat inhibitor replikasi virus ditambahkan.
- Penyakit leishmaniasis akan menyebar paling optimal pada populasi manusia yang menyebar secara seragam (uniform).
- Subjek pada data merupakan regulator ukuran populasi manusia yang bergantung kerapatan.
46. Soal OSN-K Biologi SMA 2025
Kehidupan di lautan lepas terbagi menjadi tiga zona: epipelagik, mesopelagik, dan laut dalam. Setiap zona memiliki karakteristik kimia dan fisika masing-masing yang mempengaruhi keragaman spesies yang hidup di dalamnya.
Gambar 1. Gradien oksigen terlarut di sepanjang tiga zona lautan lepas.
Gambar 2. Aliran massa air mengelilingi lautan lepas. Aliran air bergerak dari permukaan ke kedalaman, lalu naik lagi ke permukaan.
Tentukan apakah pernyataan berikut BENAR (B) atau SALAH (S)!
- Fitoplankton adalah kelompok organisme penting karena memproduksi seluruh oksigen yang digunakan oleh organisme lain di ekosistem lautan lepas.
- Ciri morfologi yang menonjol dari ikan mesopelagik berikut mendukung mereka menjadi predator generalis.
- Zat organik dari epipelagik tenggelam ke bawah untuk didekomposisi, sehingga ikan di laut dalam harus beradaptasi dengan melakukan respirasi anaerob.
- Lautan di sekitar Greenland adalah satu-satunya lokasi aliran air yang kaya oksigen tenggelam karena densitas dan salinitas yang tinggi.
47. Soal OSN-K Biologi SMA 2025
Ketika dua spesies berbeda menempati habitat yang sama, interaksi-interaksi tertentu dapat dihasilkan dan akan mempengaruhi kelulushidupan setiap spesies. Berikut adalah bentuk interaksi yang terjadi pada dua spesies Paramecium pada habitat air tawar.
Keterangan: I dan II adalah grafik pertumbuhan P. aurelia dan P. caudatum ketika dipelihara secara terpisah. III adalah grafik ketika kedua spesies ditumbuhkan secara bersamaan pada media yang sama. Kondisi lingkungan dan makanan dikondisikan secara terkontrol.
Tentukan apakah pernyataan berikut BENAR (B) atau SALAH (S)!
- Ukuran sel yang lebih besar berperan penting untuk memenangkan kompetisi.
- Kompetisi interspesifik secara signifikan lebih kuat dibandingkan intraspesifik pada percobaan di atas.
- Grafik I dan II menunjukkan realized niche bagi masing-masing spesies.
- Berdasarkan hasil di atas, laju pertumbuhan intrinsik berperan penting dalam menentukan kemenangan pada kompetisi.
48. Soal OSN-K Biologi SMA 2025
Podenas et al. merupakan peneliti biosistematika Lithuania yang mempublikasikan kunci identifikasi untuk lalat Adelphomyia (Diptera) tahun lalu. Di bawah merupakan salah satu contoh kunci identifikasi sederhana untuk identifikasi hewan.
Tentukan apakah pernyataan berikut BENAR (B) atau SALAH (S)!
- Kelompok A memiliki ektoderm dan endoderm.
- Kelompok B disebut sebagai Deuterostomia.
- Udang merupakan representasi dari hewan C.
- Langkah identifikasi untuk Adelphomyia adalah 1a-2a-3a-4a.
49. Soal OSN-K Biologi SMA 2025
Perhatikan gambar penampang melintang organ dari tumbuhan berbunga X, Y, dan Z!
Tentukan apakah pernyataan berikut BENAR (B) atau SALAH (S)!
- Tipe anatomi organ seperti pada gambar X umumnya ditemukan pada tumbuhan dengan urat daun sejajar.
- X dan Z merepresentasikan organ yang berbeda dari sesama anggota kelompok Eudikot.
- Tumbuhan seperti kacang-kacangan memiliki sayatan organ batang yang terlihat seperti gambar Y.
- Tumbuhan dengan anatomi organ seperti pada gambar Z memiliki hubungan kekerabatan yang lebih dekat dengan padi dibandingkan bunga matahari.
50. Soal OSN-K Biologi SMA 2025
Ernestas Kutorga merupakan seorang peneliti biosistematika Fungi di Lithuania yang pernah melakukan publikasi dari genus Conocybe (kiškiãbudė). Gambar di bawah berasal dari salah satu spesies dari genus tersebut, yaitu Conocybe dunensis T.J. Wallace.
Keterangan: (A) Struktur penghasil spora; (B) Morfologi badan buah.
Tentukan apakah pernyataan berikut BENAR (B) atau SALAH (S)!
- Bagian pada Gambar A yang ditunjuk oleh panah merupakan konidiospora.
- Proses kariogami terjadi sebelum struktur pada Gambar A berkembang.
- Ploidi dari bagian yang ditunjuk oleh panah pada Gambar B adalah 2n.
- Spesies tersebut termasuk ke dalam divisi Basidiomycota.
Diharapkan contoh soal OSN-K Biologi SMA tahun 2025 dan kunci jawaban yang disajikan dalam catatan ini dapat menjadi bekal berharga bagi Anda dalam mempersiapkan diri menghadapi OSN-K yang akan dilaksakan.
Ingatlah bahwa konsistensi dalam belajar dan berlatih adalah kunci utama untuk mencapai hasil yang maksimal. Jangan ragu untuk mengulang kembali soal-soal yang sulit, mencari referensi tambahan, dan berdiskusi dengan teman atau guru Anda. Semangat juang dan ketekunan Anda dalam memahami seluk-beluk Biologi akan membawa Anda menuju prestasi yang membanggakan. Teruslah belajar, teruslah bereksplorasi, dan semoga sukses dalam perjalanan Anda di Olimpiade Sains Nasional!
Untuk mendapatkan soal di atas lengkap dengan kunci jawaban silahkan 📥 Download File.
Catatan 50 Contoh Soal OSN-K Biologi SMA/MA dan Kunci Jawaban (Soal Biologi OSN-K 2025) di atas sifatnya "dokumen hidup" yang senantiasa diperbaiki atau diperbaharui sesuai dengan dinamika kebutuhan dan perubahan zaman. Catatan tambahan dari Anda untuk admin diharapkan dapat meningkatkan kualitas catatan ini 🙏 CMIIW.
Ayo Share (Berbagi) Satu Hal Baik.
Investasikan waktumu untuk belajar karena pengetahuan adalah aset terbesar yang tak ternilai.

com.png)


















































