Berkarya Dan Menghasilkan Uang Dengan Bakat, Hasrat dan Tekad

Berkarya Dan Menghasilkan Uang Dengan Bakat, Hasrat dan Tekad. Cerita tentang bagaimana menghasilkan uang pasti tidak ada habisnya. Cara menghasilkan uang juga banyak, tergantung kepada tingkat kreatifitas kita. Tingkat kreatifitas kita akan membawa kita bagaimana bisa berkarya dan menghasilkan uang?.

Berkarya dan menghasilkan uang adalah dua kegiatan pada tahap awal yang tidak bisa kita kerjakan sekaligus. Kita harus ganti kata penghubung dan menjadi lalu. Penggantian kata hubung dan menjadi lalu sangat penting, karena banyak pelajar, mahasiswa atau masyarakat pada umumnya berharap dari sedikit berkarya langsung bisa menghasilkan uang. Kalau bisa dengan sedikit berkarya langsung bisa menghasilkan uang maka angka kemiskinan di dunia ini sangat rendah.

Kita mulai dari hal yang sederhana, sejak sekolah dari SD, SMP, SMA dan sampai mahasiswa tiap masuk kelas pada umumnya kita dimintai karya [baca: pekerjaan rumah atau tugas]. Sekarang, jika kita sudah menyelesaikan pendidikan pada perguruan tinggi maka coba dihitung berapa banyak karya yang sudah kita buat?, mungkin tidak ada yang bisa menjawab.

Konklusi yang bisa kita ambil adalah jika sudah menyelesaikan pendidikan dari perguruan tinggi maka sudah banyak karya yang kita hasilkan. Pertanyaan berikutnya adalah apakah dengan karya-karya yang sudah kita hasilkan pada bangku sekolah sudah bisa menghasilkan uang?.

Sepertinya belum jaminan karya kita selama sekolah akan menghasilkan uang [*sambil senyum], karena karya-karya yang kita hasilkan pada bangku sekolah pada umumnya hanya bermanfaat kepada kita sendiri [*untuk dapat nilai bagus], belum bisa bermanfaat kepada orang lain.

Karya yang bisa menghasilkan uang pada umumnya adalah ketika karya kita bermanfaat bagi orang lain. Baik bermanfaat secara langsung misalnya peralatan-peralatan, bermanfaat secara perasaan misalnya lukisan, bermanfaat secara informasi misalnya surat kabar dan manfaat lain sebagainya.

Lalu apa yang harus kita lakukan? atau kita mulai darimana untuk berkarya?.

Darimana kita harus mulai atau apa yang harus kita lakukan kembali kepada pribadi kita masing-masing.

Pada waktu libur kemarin saya banyak menyimak apa yang disampaikan iklan-iklan di tv salah satunya apa yang disampaikan pada iklan rokok. Pada iklan disampaikan bahwa pada diri kita masing-masing mempunyai hasrat dan bakat. Mungkin kita bisa mulai berkarya dari bakat dan hasrat kita ditambah dengan tekad.

HASRAT

Apa itu Hasrat..?,
Hasrat itu seperti angin...
Ia tak tak terlihat tapi ia ada...
Sesekali ia datang,...
Mengingatkanmu,...
Sadarkan kita akan pilihan...
Saatnya dengar dan wujudkan..!

BAKAT

Apa sich Bakat..?
Cuma lima huruf buatan manusia biar kita merasa kecil..,
Bakat itu tak dikasih, tapi diraih..,
Bakat yang sebenarnya adalah saat kita ga pernah menyerah..,
Bakat itu cuman omong kosong..!

TEKAD

Apakah Tekad..!
Tekad adalah semangat dan ketekunan untuk tujuan-tujuan jangka panjang...
Tekad berarti memiliki stamina...
Tekad melekat dengan masa depan Anda setiap hari, bukan hanya selama seminggu, bukan pula satu bulan, tapi untuk bertahun-tahun, dan bekerja benar-benar keras untuk membuat masa depan itu menjadi kenyataan...
Tekad adalah menjalani hidup seperti sebuah pertandingan lari maraton, bukan lomba lari jarak dekat..![sumber]

Seperti yang kita sampaikan di awal bahwa berkarya dan menghasilkan uang tidak bisa dikerjakan sekaligus tetapi ketika karya-karya kita sudah diterima orang lain kita sudah mampu untuk berkarya dan menghasilkan uang.

Selamat berkarya dan mudah-mudahan Tuhan merestui usaha-usaha kita dalam berkarya sehingga kita bisa berkarya lalu menghasilkan uang dan menghasilkan uang lalu berkarya.

Sebagai penutup jangan lupa untuk terus berdoa dimana kita juga mendoakan untuk karya-karya yang kita lakukan.

Video pilihan khusus untuk Anda 😏 Apa yang kita lakukan hari ini adalah Membangun Masa Depan;

You Might Also Like: