Gk7qp1DNYQGDurixnE7FWT3LyBvSK3asrvqSm057
Bookmark

25 Paket Soal TKA Bahasa Indonesia (Wajib) SMA/SMK + Kunci Jawaban (Model A)

20 Paket Soal TKA Bahasa Indonesia (Wajib) SMA/SMK + Kunci Jawaban (Model A)

Teks informasi dan artikel ilmiah populer sering kali menjadi langganan muncul dalam soal TKA Bahasa Indonesia. Untuk memantapkan pemahamanmu, simak 25 paket soal TKA Bahasa Indonesia SMA/MA/SMK Model A berikut. Dilengkapi dengan kunci jawaban lengkap, latihan ini fokus membantu siswa membedah data, fakta, serta argumen dalam bacaan nonfiksi secara cermat.

Berdasarkan informasi yang dibagikan PUSPENDIK (Pusat Asesmen Pendidikan) melalu laman https://pusmendik.kemendikdasmen.go.id/tka/ disampaikan bahwa TKA Bahasa Indonesia difokuskan pada salah satu keterampilan berbahasa, yakni membaca. Membaca dipilih sebagai fokus karena merupakan keterampilan utama yang menjadi fondasi untuk terus belajar dan bekerja pada era teknologi yang berubah dan berkembang sangat cepat.


Untuk mencoba 25 Soal TKA Bahasa Indonesia ini seperti model TKA dengan soal ditampilkan satu persatu, silahkan dicoba melalui link di bawah ini 👇
(setelah selesai nilai dikonversi dalam rentang 200-800 dan tersedia kunci jawaban)

Mulai Simulasi TKA Bahasa Indonesia SMA/SMK Sederajat


Muatan Bahasa Indonesia SMA/MA/SMK/MAK Sederajat

Keterampilan membaca diujikan pada dua jenis teks, yaitu teks informasi tunggal maupun jamak, serta teks fiksi.

  • Teks informasi dapat berbentuk tunggal maupun jamak, dan merupakan teks yang berisi fakta, konsep, prosedur, dan metakognisi dari berbagai bidang atau topik, genre, dan konteks pada skala lokal, nasional, dan global.
  • Teks fiksi dapat berupa realisme atau absurd, dengan latar cerita konkret atau abstrak, tokoh dengan karakter bulat, konflik tunggal atau jamak dengan penyelesaian terbuka, alur campuran, dan sudut pandang campuran.

Teks yang digunakan TKA memiliki karakteristik kosakata, kalimat, dan wacana tertentu.

  • Karakteristik kosakata: kata khusus dan kata umum, kata berimbuhan kompleks, kata abstrak, makna denotatif, istilah teknis, konotatif konteks luas;
  • Karakteristik kalimat: 8-12 kata kata per kalimat, dengan kalimat kompleks berbagai pola dan kalimat inversi;
  • Karakteristik wacana: konjungsi antarparagraf makna 'pertentangan' dan 'sebab akibat', dan tanda baca untuk mendukung ungkapan dan makna, dengan panjang teks 250–300 kata (kecuali teks puisi).

Matriks Asesmen Bahasa Indonesia SMA/MA/SMK/MAK Sederajat

  1. Pemahaman Tekstual
    • Mengidentifikasi penggunaan kata serapan dari bahasa daerah/asing dalam berbagai bidang.
    • Mengidentifikasi latar, karakter, dan/atau fenomena berdasarkan kosakata yang digunakan dalam teks fiksi atau nonfiksi.
    • Menyusun kerangka atau bagan berdasarkan bagian-bagian penting dalam teks.
  2. Pemahaman Inferensial
    • Menyimpulkan ide pokok, gagasan pendukung, tokoh, peristiwa, latar, konflik, atau nilai-nilai dalam teks.
    • Menjelaskan hubungan makna antarkalimat dan/atau antarparagraf dalam teks.
    • Memprediksi lanjutan atau akhir uraian/cerita berdasarkan bagian tertentu dalam teks.
  3. Evaluasi dan Apresiasi
    • Menilai relevansi peristiwa dalam teks dengan kehidupan sehari-hari.
    • Menilai keakuratan, kesesuaian, kecukupan, atau ketepatan informasi dalam teks.
    • Menilai ketepatan dan kesesuaian penggunaan bahasa dalam teks.
    • Menilai ketepatan bagian teks untuk menggambarkan karakter, peristiwa, atau latar dalam teks fiksi.
    • Menyimpulkan respons emosional terhadap unsur puisi, prosa, dan drama.

25 Soal TKA Bahasa Indonesia Wajib SMA/SMK Sederajat

PUSPENDIK (Pusat Asesmen Pendidikan) telah memberikan Soal TKA Bahasa Indonesia SMA/SMK tahun 2025. Selanjutnya kita akan diskusikan Soal Simulasi TKA Bahasa Indonesia untuk jenjang SMA/MA/SMK sederajat.

Soal TKA Bahasa Indonesia SMA Sederajat ini, silahkan dikerjakan terlebih dahulu secara mandiri sebelum membuka buku atau sumber lain untuk melihat pembahasan soal. Ayo Tunjukkan Kemampuan Terbaikmu!

Nama Peserta   :  
Tanggal Tes   :   -
Jumlah Soal   :   0 soal
Sisa Waktu   :   --:--
Petunjuk Pengerjaan Soal:
Pilihlah jawaban yang paling tepat di antara pilihan jawaban yang tersedia. Jawaban soal Benar skor $+4$, Salah skor $−1$, dan Kosong skor $0$.

1. Soal TKA Bahasa Indonesia SMA

Teks untuk soal nomor 1 s.d. 4.
Interaksi Sosial di Era Digital
Penggunaan telepon genggam menjadi kebutuhan pokok di era digital. Mayoritas masyarakat saat ini sudah menggunakan telepon genggam. Kemudahan akses informasi dan komunikasi yang diperoleh dari penggunaan telepon genggam memberikan manfaat sekaligus dampak yang masif terhadap interaksi sosial di tengah masyarakat. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), proporsi Individu yang memiliki telepon genggam menurut kelompok umur didominasi oleh orang-orang dengan rentang usia 15-24. Artinya, masyarakat kelahiran tahun 2000 termasuk individu yang mendominasi pemilik dan pengguna telepon genggam. Individu pada rentang usia tersebut tergolong dalam generasi Z (gen-Z) yang lahir dan tumbuh pada era internet dan telepon genggam.

Perubahan cara komunikasi dari tatap muka ke virtual seiring dengan berkembangnya telepon genggam menjadi ponsel pintar mengubah pola interaksi sosial. Dibanding ruang fisik, gen-z lebih menyukai interaksi pada ruang virtual. Hal itu mengurangi kualitas interaksi sosial secara langsung. Dalam satu ruang yang sama, mereka bisa lebih fokus pada interaksi virtual melalui ponsel pintar daripada berkomunikasi langsung dengan orang-orang di sekitarnya. Perubahan pola interaksi sosial tersebut merupakan tantangan di era perkembangan teknologi.

Berdasarkan hasil observasi yang dilakukan tahun 2020, sebagian besar informan menyatakan bahwa terdapat faktor eksternal dan internal yang menjadi pemicu terjadinya pergeseran pola interaksi dalam masyarakat. Pertama, faktor eksternal dari alat-alat canggih seperti ponsel pintar yang mampu menghubungkan komunikasi tanpa melalui tatap muka. Kedua, faktor internal berupa ketergantungan ponsel pintar dan perilaku phubbing.

Pergeseran pola interaksi sosial membuat nilai-nilai budaya seperti tenggang rasa, sopan santun, empati, dan kepedulian sosial menurun. Ungkapan "mendekatkan yang jauh dan menjauhkan yang dekat" pada era digital merupakan suatu realitas yang dapat menjadi bahan refleksi untuk semua orang.

Adanya pergeseran pola interaksi sosial secara khusus menuntut orang tua memberikan pemahaman yang lebih pada anaknya agar tetap mempertahankan nilai budaya. Ponsel pintar terus berkembang setiap tahun dengan fitur-fitur yang menawarkan kepraktisan tanpa disadari akan mengontrol penggunanya untuk mengabaikan interaksi sosial secara langsung. Oleh karena itu, perlu kesadaran bersama untuk memanfaatkan ponsel pintar secara bijak tanpa mengabaikan interaksi sosial dalam ruang fisik. Upaya tersebut merupakan langkah nyata untuk melestarikan nilai-nilai budaya dan menjaga hubungan sosial.

Referensi: Artikel ilmiah "Pergeseran Pola Interaksi Sosial" oleh Iva St Syahrah, dkk dan data BPS dari artikel Gen Z Mendominasi Pengguna Handphone Indonesia dalam https://data.goodstats.id/


Apa makna kata diunduh dalam teks tersebut?....

2. Soal TKA Bahasa Indonesia SMA

Teks untuk soal nomor 1 s.d. 4.
Interaksi Sosial di Era Digital
Penggunaan telepon genggam menjadi kebutuhan pokok di era digital. Mayoritas masyarakat saat ini sudah menggunakan telepon genggam. Kemudahan akses informasi dan komunikasi yang diperoleh dari penggunaan telepon genggam memberikan manfaat sekaligus dampak yang masif terhadap interaksi sosial di tengah masyarakat. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), proporsi Individu yang memiliki telepon genggam menurut kelompok umur didominasi oleh orang-orang dengan rentang usia 15-24. Artinya, masyarakat kelahiran tahun 2000 termasuk individu yang mendominasi pemilik dan pengguna telepon genggam. Individu pada rentang usia tersebut tergolong dalam generasi Z (gen-Z) yang lahir dan tumbuh pada era internet dan telepon genggam.

Perubahan cara komunikasi dari tatap muka ke virtual seiring dengan berkembangnya telepon genggam menjadi ponsel pintar mengubah pola interaksi sosial. Dibanding ruang fisik, gen-z lebih menyukai interaksi pada ruang virtual. Hal itu mengurangi kualitas interaksi sosial secara langsung. Dalam satu ruang yang sama, mereka bisa lebih fokus pada interaksi virtual melalui ponsel pintar daripada berkomunikasi langsung dengan orang-orang di sekitarnya. Perubahan pola interaksi sosial tersebut merupakan tantangan di era perkembangan teknologi.

Berdasarkan hasil observasi yang dilakukan tahun 2020, sebagian besar informan menyatakan bahwa terdapat faktor eksternal dan internal yang menjadi pemicu terjadinya pergeseran pola interaksi dalam masyarakat. Pertama, faktor eksternal dari alat-alat canggih seperti ponsel pintar yang mampu menghubungkan komunikasi tanpa melalui tatap muka. Kedua, faktor internal berupa ketergantungan ponsel pintar dan perilaku phubbing.

Pergeseran pola interaksi sosial membuat nilai-nilai budaya seperti tenggang rasa, sopan santun, empati, dan kepedulian sosial menurun. Ungkapan "mendekatkan yang jauh dan menjauhkan yang dekat" pada era digital merupakan suatu realitas yang dapat menjadi bahan refleksi untuk semua orang.

Adanya pergeseran pola interaksi sosial secara khusus menuntut orang tua memberikan pemahaman yang lebih pada anaknya agar tetap mempertahankan nilai budaya. Ponsel pintar terus berkembang setiap tahun dengan fitur-fitur yang menawarkan kepraktisan tanpa disadari akan mengontrol penggunanya untuk mengabaikan interaksi sosial secara langsung. Oleh karena itu, perlu kesadaran bersama untuk memanfaatkan ponsel pintar secara bijak tanpa mengabaikan interaksi sosial dalam ruang fisik. Upaya tersebut merupakan langkah nyata untuk melestarikan nilai-nilai budaya dan menjaga hubungan sosial.

Referensi: Artikel ilmiah "Pergeseran Pola Interaksi Sosial" oleh Iva St Syahrah, dkk dan data BPS dari artikel Gen Z Mendominasi Pengguna Handphone Indonesia dalam https://data.goodstats.id/


Manakah gagasan yang mendukung bahwa ponsel pintar menimbulkan pergeseran pola komunikasi?....

3. Soal TKA Bahasa Indonesia SMA

Teks untuk soal nomor 1 s.d. 4.
Interaksi Sosial di Era Digital
Penggunaan telepon genggam menjadi kebutuhan pokok di era digital. Mayoritas masyarakat saat ini sudah menggunakan telepon genggam. Kemudahan akses informasi dan komunikasi yang diperoleh dari penggunaan telepon genggam memberikan manfaat sekaligus dampak yang masif terhadap interaksi sosial di tengah masyarakat. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), proporsi Individu yang memiliki telepon genggam menurut kelompok umur didominasi oleh orang-orang dengan rentang usia 15-24. Artinya, masyarakat kelahiran tahun 2000 termasuk individu yang mendominasi pemilik dan pengguna telepon genggam. Individu pada rentang usia tersebut tergolong dalam generasi Z (gen-Z) yang lahir dan tumbuh pada era internet dan telepon genggam.

Perubahan cara komunikasi dari tatap muka ke virtual seiring dengan berkembangnya telepon genggam menjadi ponsel pintar mengubah pola interaksi sosial. Dibanding ruang fisik, gen-z lebih menyukai interaksi pada ruang virtual. Hal itu mengurangi kualitas interaksi sosial secara langsung. Dalam satu ruang yang sama, mereka bisa lebih fokus pada interaksi virtual melalui ponsel pintar daripada berkomunikasi langsung dengan orang-orang di sekitarnya. Perubahan pola interaksi sosial tersebut merupakan tantangan di era perkembangan teknologi.

Berdasarkan hasil observasi yang dilakukan tahun 2020, sebagian besar informan menyatakan bahwa terdapat faktor eksternal dan internal yang menjadi pemicu terjadinya pergeseran pola interaksi dalam masyarakat. Pertama, faktor eksternal dari alat-alat canggih seperti ponsel pintar yang mampu menghubungkan komunikasi tanpa melalui tatap muka. Kedua, faktor internal berupa ketergantungan ponsel pintar dan perilaku phubbing.

Pergeseran pola interaksi sosial membuat nilai-nilai budaya seperti tenggang rasa, sopan santun, empati, dan kepedulian sosial menurun. Ungkapan "mendekatkan yang jauh dan menjauhkan yang dekat" pada era digital merupakan suatu realitas yang dapat menjadi bahan refleksi untuk semua orang.

Adanya pergeseran pola interaksi sosial secara khusus menuntut orang tua memberikan pemahaman yang lebih pada anaknya agar tetap mempertahankan nilai budaya. Ponsel pintar terus berkembang setiap tahun dengan fitur-fitur yang menawarkan kepraktisan tanpa disadari akan mengontrol penggunanya untuk mengabaikan interaksi sosial secara langsung. Oleh karena itu, perlu kesadaran bersama untuk memanfaatkan ponsel pintar secara bijak tanpa mengabaikan interaksi sosial dalam ruang fisik. Upaya tersebut merupakan langkah nyata untuk melestarikan nilai-nilai budaya dan menjaga hubungan sosial.

Referensi: Artikel ilmiah "Pergeseran Pola Interaksi Sosial" oleh Iva St Syahrah, dkk dan data BPS dari artikel Gen Z Mendominasi Pengguna Handphone Indonesia dalam https://data.goodstats.id/


Hubungan makna antara paragraf tiga dan paragraf empat adalah....

4. Soal TKA Bahasa Indonesia SMA

Teks untuk soal nomor 1 s.d. 4.
Interaksi Sosial di Era Digital
Penggunaan telepon genggam menjadi kebutuhan pokok di era digital. Mayoritas masyarakat saat ini sudah menggunakan telepon genggam. Kemudahan akses informasi dan komunikasi yang diperoleh dari penggunaan telepon genggam memberikan manfaat sekaligus dampak yang masif terhadap interaksi sosial di tengah masyarakat. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), proporsi Individu yang memiliki telepon genggam menurut kelompok umur didominasi oleh orang-orang dengan rentang usia 15-24. Artinya, masyarakat kelahiran tahun 2000 termasuk individu yang mendominasi pemilik dan pengguna telepon genggam. Individu pada rentang usia tersebut tergolong dalam generasi Z (gen-Z) yang lahir dan tumbuh pada era internet dan telepon genggam.

Perubahan cara komunikasi dari tatap muka ke virtual seiring dengan berkembangnya telepon genggam menjadi ponsel pintar mengubah pola interaksi sosial. Dibanding ruang fisik, gen-z lebih menyukai interaksi pada ruang virtual. Hal itu mengurangi kualitas interaksi sosial secara langsung. Dalam satu ruang yang sama, mereka bisa lebih fokus pada interaksi virtual melalui ponsel pintar daripada berkomunikasi langsung dengan orang-orang di sekitarnya. Perubahan pola interaksi sosial tersebut merupakan tantangan di era perkembangan teknologi.

Berdasarkan hasil observasi yang dilakukan tahun 2020, sebagian besar informan menyatakan bahwa terdapat faktor eksternal dan internal yang menjadi pemicu terjadinya pergeseran pola interaksi dalam masyarakat. Pertama, faktor eksternal dari alat-alat canggih seperti ponsel pintar yang mampu menghubungkan komunikasi tanpa melalui tatap muka. Kedua, faktor internal berupa ketergantungan ponsel pintar dan perilaku phubbing.

Pergeseran pola interaksi sosial membuat nilai-nilai budaya seperti tenggang rasa, sopan santun, empati, dan kepedulian sosial menurun. Ungkapan "mendekatkan yang jauh dan menjauhkan yang dekat" pada era digital merupakan suatu realitas yang dapat menjadi bahan refleksi untuk semua orang.

Adanya pergeseran pola interaksi sosial secara khusus menuntut orang tua memberikan pemahaman yang lebih pada anaknya agar tetap mempertahankan nilai budaya. Ponsel pintar terus berkembang setiap tahun dengan fitur-fitur yang menawarkan kepraktisan tanpa disadari akan mengontrol penggunanya untuk mengabaikan interaksi sosial secara langsung. Oleh karena itu, perlu kesadaran bersama untuk memanfaatkan ponsel pintar secara bijak tanpa mengabaikan interaksi sosial dalam ruang fisik. Upaya tersebut merupakan langkah nyata untuk melestarikan nilai-nilai budaya dan menjaga hubungan sosial.

Referensi: Artikel ilmiah "Pergeseran Pola Interaksi Sosial" oleh Iva St Syahrah, dkk dan data BPS dari artikel Gen Z Mendominasi Pengguna Handphone Indonesia dalam https://data.goodstats.id/


"Penggunaan ponsel pintar yang tidak bijak berdampak pada penurunan interaksi sosial dan nilai-nilai budaya."
Kalimat tersebut dapat menjadi kesimpulan yang sesuai dari teks tersebut karena.....

5. Soal TKA Bahasa Indonesia SMA/MA

Teks untuk soal nomor 5 s.d. 8.

Lautan mengalami ancaman pemanasan dan menjadi semakin asam karena kita terus memompa lebih banyak CO$_{2}$ ke atmosfer. Selain itu, lautan juga menghadapi ancaman lain dari manusia, yakni penggunaan plastik. Kehidupan modern saat ini didominasi oleh kemasan makanan berbahan plastik yang diolah dengan teknologi tinggi dan digunakan setiap hari oleh masyarakat. Dalam sebuah laporan telah disebutkan bahwa pada tahun 2050 sampah plastik di laut akan lebih banyak daripada jumlah ikan apabila kecenderungan ini terus berlanjut. Hal tersebut merupakan sebuah ancaman besar.

Dibutuhkan tindakan skala besar untuk berpindah dari kecenderungan tersebut mengingat banyak pihak yang terlibat dalam bidang pekerjaan ini. Masyarakat sektor swasta dan masyarakat sipil perlu mobilisasi untuk menangkap peluang ekonomi lain di luar dari pengelolaan plastik.

Solusi tersebut tidak mudah. Fakta bahwa harga minyak yang rendah mengakibatkan biaya yang dibutuhkan untuk daur ulang plastik jauh lebih mahal daripada memproduksi yang baru. Kondisi lain yang menunjukkan ekonomi di negara berkembang tumbuh lebih besar menjadikan penggunaan plastik juga meningkat. Solusi yang dibutuhkan adalah cara kita menggunakan plastik. Misalnya dengan mengurangi penggunaan plastik dalam kemasan atau menggunakannya kembali sebanyak yang kita bisa.

Produsen plastik juga dapat membantu dalam pengelolaan plastik, seperti memproduksi barang-barang plastik yang dapat digunakan kembali atau beralih ke plastik yang dapat dijadikan kompos. Solusi apa pun akan membawa perubahan besar dalam cara menggunakan produk yang terbuat dari plastik.


Makna istilah mobilisasi pada paragraf kedua teks tersebut adalah....

6. Soal TKA Bahasa Indonesia SMA/MA

Teks untuk soal nomor 5 s.d. 8.

Lautan mengalami ancaman pemanasan dan menjadi semakin asam karena kita terus memompa lebih banyak CO$_{2}$ ke atmosfer. Selain itu, lautan juga menghadapi ancaman lain dari manusia, yakni penggunaan plastik. Kehidupan modern saat ini didominasi oleh kemasan makanan berbahan plastik yang diolah dengan teknologi tinggi dan digunakan setiap hari oleh masyarakat. Dalam sebuah laporan telah disebutkan bahwa pada tahun 2050 sampah plastik di laut akan lebih banyak daripada jumlah ikan apabila kecenderungan ini terus berlanjut. Hal tersebut merupakan sebuah ancaman besar.

Dibutuhkan tindakan skala besar untuk berpindah dari kecenderungan tersebut mengingat banyak pihak yang terlibat dalam bidang pekerjaan ini. Masyarakat sektor swasta dan masyarakat sipil perlu mobilisasi untuk menangkap peluang ekonomi lain di luar dari pengelolaan plastik.

Solusi tersebut tidak mudah. Fakta bahwa harga minyak yang rendah mengakibatkan biaya yang dibutuhkan untuk daur ulang plastik jauh lebih mahal daripada memproduksi yang baru. Kondisi lain yang menunjukkan ekonomi di negara berkembang tumbuh lebih besar menjadikan penggunaan plastik juga meningkat. Solusi yang dibutuhkan adalah cara kita menggunakan plastik. Misalnya dengan mengurangi penggunaan plastik dalam kemasan atau menggunakannya kembali sebanyak yang kita bisa.

Produsen plastik juga dapat membantu dalam pengelolaan plastik, seperti memproduksi barang-barang plastik yang dapat digunakan kembali atau beralih ke plastik yang dapat dijadikan kompos. Solusi apa pun akan membawa perubahan besar dalam cara menggunakan produk yang terbuat dari plastik.


Apa gagasan utama yang disampaikan pada paragraf pertama teks tersebut?

7. Soal TKA Bahasa Indonesia SMA/MA

Teks untuk soal nomor 5 s.d. 8.

Lautan mengalami ancaman pemanasan dan menjadi semakin asam karena kita terus memompa lebih banyak CO$_{2}$ ke atmosfer. Selain itu, lautan juga menghadapi ancaman lain dari manusia, yakni penggunaan plastik. Kehidupan modern saat ini didominasi oleh kemasan makanan berbahan plastik yang diolah dengan teknologi tinggi dan digunakan setiap hari oleh masyarakat. Dalam sebuah laporan telah disebutkan bahwa pada tahun 2050 sampah plastik di laut akan lebih banyak daripada jumlah ikan apabila kecenderungan ini terus berlanjut. Hal tersebut merupakan sebuah ancaman besar.

Dibutuhkan tindakan skala besar untuk berpindah dari kecenderungan tersebut mengingat banyak pihak yang terlibat dalam bidang pekerjaan ini. Masyarakat sektor swasta dan masyarakat sipil perlu mobilisasi untuk menangkap peluang ekonomi lain di luar dari pengelolaan plastik.

Solusi tersebut tidak mudah. Fakta bahwa harga minyak yang rendah mengakibatkan biaya yang dibutuhkan untuk daur ulang plastik jauh lebih mahal daripada memproduksi yang baru. Kondisi lain yang menunjukkan ekonomi di negara berkembang tumbuh lebih besar menjadikan penggunaan plastik juga meningkat. Solusi yang dibutuhkan adalah cara kita menggunakan plastik. Misalnya dengan mengurangi penggunaan plastik dalam kemasan atau menggunakannya kembali sebanyak yang kita bisa.

Produsen plastik juga dapat membantu dalam pengelolaan plastik, seperti memproduksi barang-barang plastik yang dapat digunakan kembali atau beralih ke plastik yang dapat dijadikan kompos. Solusi apa pun akan membawa perubahan besar dalam cara menggunakan produk yang terbuat dari plastik.


Mengapa lautan menghadapi ancaman pada 2050?

Tentukan apakah setiap pernyataan berikut Benar atau Salah.
  1. Sampah plastik di laut akan lebih banyak daripada jumlah ikan.
  2. Lautan akan terus mengalami pemanasan dan semakin asam.
  3. Manusia terus memompa lebih banyak CO$_{2}$ ke atmosfer.
  4. Jumlah ikan yang terancam punah semakin banyak.
  5. Penggunaan plastik terus meningkat dan tidak dikelola dengan baik.

8. Soal TKA Bahasa Indonesia SMA/MA

Teks untuk soal nomor 5 s.d. 8.

Lautan mengalami ancaman pemanasan dan menjadi semakin asam karena kita terus memompa lebih banyak CO$_{2}$ ke atmosfer. Selain itu, lautan juga menghadapi ancaman lain dari manusia, yakni penggunaan plastik. Kehidupan modern saat ini didominasi oleh kemasan makanan berbahan plastik yang diolah dengan teknologi tinggi dan digunakan setiap hari oleh masyarakat. Dalam sebuah laporan telah disebutkan bahwa pada tahun 2050 sampah plastik di laut akan lebih banyak daripada jumlah ikan apabila kecenderungan ini terus berlanjut. Hal tersebut merupakan sebuah ancaman besar.

Dibutuhkan tindakan skala besar untuk berpindah dari kecenderungan tersebut mengingat banyak pihak yang terlibat dalam bidang pekerjaan ini. Masyarakat sektor swasta dan masyarakat sipil perlu mobilisasi untuk menangkap peluang ekonomi lain di luar dari pengelolaan plastik.

Solusi tersebut tidak mudah. Fakta bahwa harga minyak yang rendah mengakibatkan biaya yang dibutuhkan untuk daur ulang plastik jauh lebih mahal daripada memproduksi yang baru. Kondisi lain yang menunjukkan ekonomi di negara berkembang tumbuh lebih besar menjadikan penggunaan plastik juga meningkat. Solusi yang dibutuhkan adalah cara kita menggunakan plastik. Misalnya dengan mengurangi penggunaan plastik dalam kemasan atau menggunakannya kembali sebanyak yang kita bisa.

Produsen plastik juga dapat membantu dalam pengelolaan plastik, seperti memproduksi barang-barang plastik yang dapat digunakan kembali atau beralih ke plastik yang dapat dijadikan kompos. Solusi apa pun akan membawa perubahan besar dalam cara menggunakan produk yang terbuat dari plastik.


"Solusi tersebut tidak mudah."

Mengapa penulis menggunakan kalimat tersebut pada teks?
Tentukan apakah setiap pernyataan berikut Benar atau Salah.
  • Menginformasikan kepada pembaca bahwa pemecahan masalah sampah merupakan tanggung jawab utama kita sebagai masyarakat sipil sehingga sulit untuk diselesaikan.
  • Menunjukkan kepada pembaca bahwa permasalahan sampah plastik sangat rumit dan tidak bisa diselesaikan dalam jangka waktu singkat.
  • Membuktikan kepada pembaca bahwa permasalahan sampah yang rumit disebabkan pemecahan masalah yang bergantung pada perekonomian negara berkembang.

9. Soal TKA Bahasa Indonesia SMA

Teks untuk soal nomor 9 s.d. 12.
Roh Meratus
Kami kembali berjalan pulang. Kondisiku sudah sepenuhnya normal. Tetua melangkah di depanku. Tak kusangka, dalam keadaan kritis ternyata kami telah sangat jauh memasuki belantara. Aku memperhatikan pohon-pohon besar yang kami lewati. Sinar matahari bahkan hampir tak bisa menembus ke bawah.

Aku merasa asing di tempat ini. Pohon-pohon yang berlumut itu, sulur-sulur yang bergantungkan, semak-semak yang rimbun itu. Oh... ternyata belantara ini adalah tempat menakjubkan. Bayangkan, di lumut batang pohon itu udang-udang kecil berloncatan lincah. Belum pernah aku melihat udang hidup di batang pohon!

"Kau tahu anak muda, tempat ini merasa terancam dengan keberadaan..." tetua menghentikan langkahnya dan mengambil sesuatu dalam butah. "Roh Meratus meniupkan wisa ke tubuh kalian, sayang kawan-kawanmu yang lain terlambat," sambungnya kemudian melemparkan gulungan kertas yang diambil dari butah. Sigap kutangkap gulungan itu.

"Itu peta yang kuambil dari ranselmu. Ternyata kalian memasang patok-patok dan memberi tanda pohon-pohon besar untuk ditebang. Dan perlu kau ketahui anak muda, tempat ini juga termasuk wilayah yang akan kalian pasangi patok-patok itu," katanya dingin.

Perlahan kubuka gulungan peta di tanganku. Dari peta terlihat jelas, pekerjaan kami tinggal sedikit lagi. Jika saja semuanya lancar, maka kami akan sampai di tempat ini dan selesailah kontrak kerja kami. Dalam waktu singkat, mungkin alat-alat berat akan didatangkan! Pohon-pohon ini, sulur-sulur ini, lumut-lumut ini, udang-udang ini...akan bagaimana?

"Tetua, izinkan aku tinggal di sini dan bersama kaummu menjaga tempat ini..." Akhirnya setelah lama hanya diam, aku menatap mata tetua mantap.
(Cerpen karya Zaidinoor)

Glosarium
Butah: wadah atau tempat yang digunakan untuk membawa sesuatu, biasanya terbuat dari anyaman rotan atau bambu
Wisa: bisa atau racun


Latar tempat yang tergambar dalam cerita tersebut adalah....

10. Soal TKA Bahasa Indonesia SMA

Teks untuk soal nomor 9 s.d. 12.
Roh Meratus
Kami kembali berjalan pulang. Kondisiku sudah sepenuhnya normal. Tetua melangkah di depanku. Tak kusangka, dalam keadaan kritis ternyata kami telah sangat jauh memasuki belantara. Aku memperhatikan pohon-pohon besar yang kami lewati. Sinar matahari bahkan hampir tak bisa menembus ke bawah.

Aku merasa asing di tempat ini. Pohon-pohon yang berlumut itu, sulur-sulur yang bergantungkan, semak-semak yang rimbun itu. Oh... ternyata belantara ini adalah tempat menakjubkan. Bayangkan, di lumut batang pohon itu udang-udang kecil berloncatan lincah. Belum pernah aku melihat udang hidup di batang pohon!

"Kau tahu anak muda, tempat ini merasa terancam dengan keberadaan..." tetua menghentikan langkahnya dan mengambil sesuatu dalam butah. "Roh Meratus meniupkan wisa ke tubuh kalian, sayang kawan-kawanmu yang lain terlambat," sambungnya kemudian melemparkan gulungan kertas yang diambil dari butah. Sigap kutangkap gulungan itu.

"Itu peta yang kuambil dari ranselmu. Ternyata kalian memasang patok-patok dan memberi tanda pohon-pohon besar untuk ditebang. Dan perlu kau ketahui anak muda, tempat ini juga termasuk wilayah yang akan kalian pasangi patok-patok itu," katanya dingin.

Perlahan kubuka gulungan peta di tanganku. Dari peta terlihat jelas, pekerjaan kami tinggal sedikit lagi. Jika saja semuanya lancar, maka kami akan sampai di tempat ini dan selesailah kontrak kerja kami. Dalam waktu singkat, mungkin alat-alat berat akan didatangkan! Pohon-pohon ini, sulur-sulur ini, lumut-lumut ini, udang-udang ini...akan bagaimana?

"Tetua, izinkan aku tinggal di sini dan bersama kaummu menjaga tempat ini..." Akhirnya setelah lama hanya diam, aku menatap mata tetua mantap.
(Cerpen karya Zaidinoor)

Glosarium
Butah: wadah atau tempat yang digunakan untuk membawa sesuatu, biasanya terbuat dari anyaman rotan atau bambu
Wisa: bisa atau racun


Apa yang menyebabkan konflik dalam kutipan cerpen tersebut?...

11. Soal TKA Bahasa Indonesia SMA

Teks untuk soal nomor 9 s.d. 12.
Roh Meratus
Kami kembali berjalan pulang. Kondisiku sudah sepenuhnya normal. Tetua melangkah di depanku. Tak kusangka, dalam keadaan kritis ternyata kami telah sangat jauh memasuki belantara. Aku memperhatikan pohon-pohon besar yang kami lewati. Sinar matahari bahkan hampir tak bisa menembus ke bawah.

Aku merasa asing di tempat ini. Pohon-pohon yang berlumut itu, sulur-sulur yang bergantungkan, semak-semak yang rimbun itu. Oh... ternyata belantara ini adalah tempat menakjubkan. Bayangkan, di lumut batang pohon itu udang-udang kecil berloncatan lincah. Belum pernah aku melihat udang hidup di batang pohon!

"Kau tahu anak muda, tempat ini merasa terancam dengan keberadaan..." tetua menghentikan langkahnya dan mengambil sesuatu dalam butah. "Roh Meratus meniupkan wisa ke tubuh kalian, sayang kawan-kawanmu yang lain terlambat," sambungnya kemudian melemparkan gulungan kertas yang diambil dari butah. Sigap kutangkap gulungan itu.

"Itu peta yang kuambil dari ranselmu. Ternyata kalian memasang patok-patok dan memberi tanda pohon-pohon besar untuk ditebang. Dan perlu kau ketahui anak muda, tempat ini juga termasuk wilayah yang akan kalian pasangi patok-patok itu," katanya dingin.

Perlahan kubuka gulungan peta di tanganku. Dari peta terlihat jelas, pekerjaan kami tinggal sedikit lagi. Jika saja semuanya lancar, maka kami akan sampai di tempat ini dan selesailah kontrak kerja kami. Dalam waktu singkat, mungkin alat-alat berat akan didatangkan! Pohon-pohon ini, sulur-sulur ini, lumut-lumut ini, udang-udang ini...akan bagaimana?

"Tetua, izinkan aku tinggal di sini dan bersama kaummu menjaga tempat ini..." Akhirnya setelah lama hanya diam, aku menatap mata tetua mantap.
(Cerpen karya Zaidinoor)

Glosarium
Butah: wadah atau tempat yang digunakan untuk membawa sesuatu, biasanya terbuat dari anyaman rotan atau bambu
Wisa: bisa atau racun


Apa yang akan dilakukan tokoh utama setelah mengalami peristiwa tersebut?....

12. Soal TKA Bahasa Indonesia SMA

Teks untuk soal nomor 9 s.d. 12.
Roh Meratus
Kami kembali berjalan pulang. Kondisiku sudah sepenuhnya normal. Tetua melangkah di depanku. Tak kusangka, dalam keadaan kritis ternyata kami telah sangat jauh memasuki belantara. Aku memperhatikan pohon-pohon besar yang kami lewati. Sinar matahari bahkan hampir tak bisa menembus ke bawah.

Aku merasa asing di tempat ini. Pohon-pohon yang berlumut itu, sulur-sulur yang bergantungkan, semak-semak yang rimbun itu. Oh... ternyata belantara ini adalah tempat menakjubkan. Bayangkan, di lumut batang pohon itu udang-udang kecil berloncatan lincah. Belum pernah aku melihat udang hidup di batang pohon!

"Kau tahu anak muda, tempat ini merasa terancam dengan keberadaan..." tetua menghentikan langkahnya dan mengambil sesuatu dalam butah. "Roh Meratus meniupkan wisa ke tubuh kalian, sayang kawan-kawanmu yang lain terlambat," sambungnya kemudian melemparkan gulungan kertas yang diambil dari butah. Sigap kutangkap gulungan itu.

"Itu peta yang kuambil dari ranselmu. Ternyata kalian memasang patok-patok dan memberi tanda pohon-pohon besar untuk ditebang. Dan perlu kau ketahui anak muda, tempat ini juga termasuk wilayah yang akan kalian pasangi patok-patok itu," katanya dingin.

Perlahan kubuka gulungan peta di tanganku. Dari peta terlihat jelas, pekerjaan kami tinggal sedikit lagi. Jika saja semuanya lancar, maka kami akan sampai di tempat ini dan selesailah kontrak kerja kami. Dalam waktu singkat, mungkin alat-alat berat akan didatangkan! Pohon-pohon ini, sulur-sulur ini, lumut-lumut ini, udang-udang ini...akan bagaimana?

"Tetua, izinkan aku tinggal di sini dan bersama kaummu menjaga tempat ini..." Akhirnya setelah lama hanya diam, aku menatap mata tetua mantap.
(Cerpen karya Zaidinoor)

Glosarium
Butah: wadah atau tempat yang digunakan untuk membawa sesuatu, biasanya terbuat dari anyaman rotan atau bambu
Wisa: bisa atau racun


Perubahan sikap tokoh utama ditunjukkan melalui tindakannya di akhir kutipan. Manakah pernyataan yang paling tepat untuk menilai kesesuaian antara karakter tokoh dan tindakannya?

Tentukan apakah setiap pernyataan berikut Benar atau Salah.
  • Tindakan tokoh utama sesuai karena ia menunjukkan kepedulian terhadap kelestarian hutan setelah mengalami perubahan pandangan.
  • Tindakan tokoh utama tidak sesuai karena ia telah meninggalkan kewajiban dalam menyelesaikan kontrak kerja.
  • Tindakan tokoh utama sesuai karena ia ingin membuktikan bahwa ia mampu memimpin proyek tanpa menggunakan alat berat.

13. Soal TKA Bahasa Indonesia SMA/MA

Teks untuk soal nomor 13 s.d. 15.
Teks 1
Rhodamin B adalah zat pewarna yang tersedia di pasar untuk industri tekstil. Zat ini sering disalahgunakan sebagai zat pewarna makanan dan kosmetik di berbagai negara. Jenis makanan yang mengandung Rhodamin B di antaranya kerupuk, terasi, dan makanan ringan. Zat ini juga banyak ditemukan pada kembang gula, sirup, manisan, dawet, bubur, ikan asap, dan cendol. Tampilan makanan yang menggunakan zat ini cenderung menarik dan terkesan menawarkan cita rasa tinggi sehingga ketika harga jualnya tidak semahal tampilannya, banyak yang tertarik untuk membeli dan mengonsumsinya. Zat ini paling berbahaya bila dikonsumsi karena menyebabkan gangguan pada fungsi hati, bahkan kanker hati. Apabila mengonsumsi makanan yang mengandung Rhodamin B, dalam tubuh akan terjadi penumpukan lemak sehingga lama-kelamaan jumlahnya akan terus bertambah. Dampaknya baru akan kelihatan setelah puluhan tahun kemudian. Jika sudah masuk dalam tubuh, akan mengendap pada jaringan hati dan lemak, tidak dapat dikeluarkan, dan dalam jangka waktu lama bisa bersifat karsinogenik.
Teks 2
Rhodamin B berbentuk serbuk kristal, berwarna hijau atau ungu kemerahan, tidak berbau, dan dalam larutan akan berwarna merah terang berpendar atau berfluoresensi. Rhodamin B merupakan zat warna golongan xanthenes dyes, dan digunakan pada industri tekstil dan kertas, sebagai pewarna kain, kosmetika, produk pembersih mulut, dan sabun. Rhodamin B memiliki berbagai nama lain, antara lain: Tetra ethyl rhodamin; Rheoninine B, D, dan C; Red No. 19; Food Red 15; ADC Rhodamine B; Aizen Rhodamine; dan Brilliant Pink B. Rhodamin B mengandung senyawa klorin (Cl) yang merupakan senyawa halogen yang berbahaya dan reaktif. Jika tertelan, senyawa ini akan berusaha mencapai kestabilan dalam tubuh dengan cara mengikat senyawa lain dalam tubuh. Mengonsumsi bahan pangan yang mengandung Rhodamin B dalam jangka panjang dapat terakumulasi di dalam tubuh dan dapat menyebabkan gejala pembesaran hati dan ginjal, gangguan fungsi hati, kerusakan hati, gangguan fisiologis tubuh, bahkan dapat menyebabkan timbulnya kanker hati.

Tujuan penulis sesuai teks 1 adalah....

14. Soal TKA Bahasa Indonesia SMA/MA

Teks untuk soal nomor 13 s.d. 15.
Teks 1
Rhodamin B adalah zat pewarna yang tersedia di pasar untuk industri tekstil. Zat ini sering disalahgunakan sebagai zat pewarna makanan dan kosmetik di berbagai negara. Jenis makanan yang mengandung Rhodamin B di antaranya kerupuk, terasi, dan makanan ringan. Zat ini juga banyak ditemukan pada kembang gula, sirup, manisan, dawet, bubur, ikan asap, dan cendol. Tampilan makanan yang menggunakan zat ini cenderung menarik dan terkesan menawarkan cita rasa tinggi sehingga ketika harga jualnya tidak semahal tampilannya, banyak yang tertarik untuk membeli dan mengonsumsinya. Zat ini paling berbahaya bila dikonsumsi karena menyebabkan gangguan pada fungsi hati, bahkan kanker hati. Apabila mengonsumsi makanan yang mengandung Rhodamin B, dalam tubuh akan terjadi penumpukan lemak sehingga lama-kelamaan jumlahnya akan terus bertambah. Dampaknya baru akan kelihatan setelah puluhan tahun kemudian. Jika sudah masuk dalam tubuh, akan mengendap pada jaringan hati dan lemak, tidak dapat dikeluarkan, dan dalam jangka waktu lama bisa bersifat karsinogenik.
Teks 2
Rhodamin B berbentuk serbuk kristal, berwarna hijau atau ungu kemerahan, tidak berbau, dan dalam larutan akan berwarna merah terang berpendar atau berfluoresensi. Rhodamin B merupakan zat warna golongan xanthenes dyes, dan digunakan pada industri tekstil dan kertas, sebagai pewarna kain, kosmetika, produk pembersih mulut, dan sabun. Rhodamin B memiliki berbagai nama lain, antara lain: Tetra ethyl rhodamin; Rheoninine B, D, dan C; Red No. 19; Food Red 15; ADC Rhodamine B; Aizen Rhodamine; dan Brilliant Pink B. Rhodamin B mengandung senyawa klorin (Cl) yang merupakan senyawa halogen yang berbahaya dan reaktif. Jika tertelan, senyawa ini akan berusaha mencapai kestabilan dalam tubuh dengan cara mengikat senyawa lain dalam tubuh. Mengonsumsi bahan pangan yang mengandung Rhodamin B dalam jangka panjang dapat terakumulasi di dalam tubuh dan dapat menyebabkan gejala pembesaran hati dan ginjal, gangguan fungsi hati, kerusakan hati, gangguan fisiologis tubuh, bahkan dapat menyebabkan timbulnya kanker hati.

Pernyataan yang tepat sesuai isi kedua teks tersebut berkaitan dengan Rhodamin B adalah....

15. Soal TKA Bahasa Indonesia SMA/MA

Teks untuk soal nomor 13 s.d. 15.
Teks 1
Rhodamin B adalah zat pewarna yang tersedia di pasar untuk industri tekstil. Zat ini sering disalahgunakan sebagai zat pewarna makanan dan kosmetik di berbagai negara. Jenis makanan yang mengandung Rhodamin B di antaranya kerupuk, terasi, dan makanan ringan. Zat ini juga banyak ditemukan pada kembang gula, sirup, manisan, dawet, bubur, ikan asap, dan cendol. Tampilan makanan yang menggunakan zat ini cenderung menarik dan terkesan menawarkan cita rasa tinggi sehingga ketika harga jualnya tidak semahal tampilannya, banyak yang tertarik untuk membeli dan mengonsumsinya. Zat ini paling berbahaya bila dikonsumsi karena menyebabkan gangguan pada fungsi hati, bahkan kanker hati. Apabila mengonsumsi makanan yang mengandung Rhodamin B, dalam tubuh akan terjadi penumpukan lemak sehingga lama-kelamaan jumlahnya akan terus bertambah. Dampaknya baru akan kelihatan setelah puluhan tahun kemudian. Jika sudah masuk dalam tubuh, akan mengendap pada jaringan hati dan lemak, tidak dapat dikeluarkan, dan dalam jangka waktu lama bisa bersifat karsinogenik.
Teks 2
Rhodamin B berbentuk serbuk kristal, berwarna hijau atau ungu kemerahan, tidak berbau, dan dalam larutan akan berwarna merah terang berpendar atau berfluoresensi. Rhodamin B merupakan zat warna golongan xanthenes dyes, dan digunakan pada industri tekstil dan kertas, sebagai pewarna kain, kosmetika, produk pembersih mulut, dan sabun. Rhodamin B memiliki berbagai nama lain, antara lain: Tetra ethyl rhodamin; Rheoninine B, D, dan C; Red No. 19; Food Red 15; ADC Rhodamine B; Aizen Rhodamine; dan Brilliant Pink B. Rhodamin B mengandung senyawa klorin (Cl) yang merupakan senyawa halogen yang berbahaya dan reaktif. Jika tertelan, senyawa ini akan berusaha mencapai kestabilan dalam tubuh dengan cara mengikat senyawa lain dalam tubuh. Mengonsumsi bahan pangan yang mengandung Rhodamin B dalam jangka panjang dapat terakumulasi di dalam tubuh dan dapat menyebabkan gejala pembesaran hati dan ginjal, gangguan fungsi hati, kerusakan hati, gangguan fisiologis tubuh, bahkan dapat menyebabkan timbulnya kanker hati.

Mengapa kedua teks tersebut menyebutkan dampak kesehatan yang timbul dari konsumsi pangan yang terkontaminasi Rhodamin B?

Tentukan apakah setiap pernyataan berikut Benar atau Salah.
  1. Mendorong masyarakat untuk menghindari Rhodamin B dalam berbagai keperluan.
  2. Meningkatkan kesadaran masyarakat tentang bahaya Rhodamin B dalam makanan.
  3. Menunjukkan bahwa Rhodamin B aman digunakan dalam industri tekstil dan kertas.
  4. Menjelaskan bahwa Rhodamin B adalah zat berbahaya jika dikonsumsi, terutama dalam jangka panjang.
  5. Memperingatkan masyarakat agar menghindari makanan berwarna mencolok yang berisiko mengandung Rhodamin B.

16. Soal TKA Bahasa Indonesia SMA/MA

Teks untuk soal nomor 16 s.d. 18.
Dampak Ekonomi Digital terhadap Pertumbuhan Usaha Kecil dan Menengah (UKM)
Ekonomi digital telah membawa perubahan besar dalam berbagai aspek bisnis, terutama bagi Usaha Kecil dan Menengah (UKM). Dengan adanya teknologi digital, UKM kini memiliki peluang lebih besar untuk berkembang dan bersaing di pasar yang lebih luas. Transformasi ini didorong oleh beberapa faktor utama, seperti perkembangan e-commerce, sistem pembayaran digital, pemasaran berbasis data, serta pemanfaatan teknologi berbasis kecerdasan buatan (artificial intelligence).

Salah satu perubahan signifikan dalam ekonomi digital adalah kemudahan akses ke platform e-commerce. UKM yang sebelumnya hanya mengandalkan toko fisik kini dapat menjual produknya melalui berbagai marketplace daring. Hal ini memungkinkan mereka menjangkau konsumen di luar wilayah lokal, bahkan hingga ke pasar internasional. Dengan biaya operasional yang lebih rendah dibandingkan toko fisik, UKM dapat mengalokasikan dana untuk inovasi dan peningkatan kualitas produk. Selain itu, sistem pengiriman yang semakin efisien memungkinkan UKM memenuhi pesanan dengan lebih cepat dan tepat waktu.

Selain akses pasar yang lebih luas, sistem pembayaran digital juga telah meningkatkan efisiensi transaksi keuangan. Penggunaan dompet digital dan pembayaran nontunai tidak hanya mempermudah konsumen dalam berbelanja, tetapi juga membantu UKM dalam mencatat keuangan secara lebih akurat. Keuntungan lain dari ekonomi digital adalah strategi pemasaran berbasis data. Melalui analisis data pelanggan, UKM dapat memahami tren pasar dan perilaku konsumen dengan lebih baik. Misalnya, penggunaan iklan digital yang ditargetkan memungkinkan UKM menjangkau segmen pasar yang lebih spesifik sehingga efektivitas promosi meningkat.

Meskipun menawarkan banyak manfaat, transformasi digital juga menghadirkan tantangan. UKM harus mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi dan meningkatkan literasi digital agar tetap kompetitif. Selain itu, keamanan data menjadi aspek penting yang harus diperhatikan dalam menjalankan bisnis secara digital untuk menghindari risiko peretasan dan penyalahgunaan informasi pelanggan. Dengan segala peluang dan tantangannya, ekonomi digital telah menjadi faktor kunci dalam mendorong pertumbuhan UKM. Jika dikelola dengan baik, digitalisasi dapat menjadi pendorong utama bagi keberlanjutan dan daya saing usaha kecil di era modern ini.
Sumber: Kementerian Koperasi dan UKM Republik Indonesia


Bagan yang tepat untuk menggambarkan bagian-bagian penting dalam teks tersebut adalah....

17. Soal TKA Bahasa Indonesia SMA/MA

Teks untuk soal nomor 16 s.d. 18.
Dampak Ekonomi Digital terhadap Pertumbuhan Usaha Kecil dan Menengah (UKM)
Ekonomi digital telah membawa perubahan besar dalam berbagai aspek bisnis, terutama bagi Usaha Kecil dan Menengah (UKM). Dengan adanya teknologi digital, UKM kini memiliki peluang lebih besar untuk berkembang dan bersaing di pasar yang lebih luas. Transformasi ini didorong oleh beberapa faktor utama, seperti perkembangan e-commerce, sistem pembayaran digital, pemasaran berbasis data, serta pemanfaatan teknologi berbasis kecerdasan buatan (artificial intelligence).

Salah satu perubahan signifikan dalam ekonomi digital adalah kemudahan akses ke platform e-commerce. UKM yang sebelumnya hanya mengandalkan toko fisik kini dapat menjual produknya melalui berbagai marketplace daring. Hal ini memungkinkan mereka menjangkau konsumen di luar wilayah lokal, bahkan hingga ke pasar internasional. Dengan biaya operasional yang lebih rendah dibandingkan toko fisik, UKM dapat mengalokasikan dana untuk inovasi dan peningkatan kualitas produk. Selain itu, sistem pengiriman yang semakin efisien memungkinkan UKM memenuhi pesanan dengan lebih cepat dan tepat waktu.

Selain akses pasar yang lebih luas, sistem pembayaran digital juga telah meningkatkan efisiensi transaksi keuangan. Penggunaan dompet digital dan pembayaran nontunai tidak hanya mempermudah konsumen dalam berbelanja, tetapi juga membantu UKM dalam mencatat keuangan secara lebih akurat. Keuntungan lain dari ekonomi digital adalah strategi pemasaran berbasis data. Melalui analisis data pelanggan, UKM dapat memahami tren pasar dan perilaku konsumen dengan lebih baik. Misalnya, penggunaan iklan digital yang ditargetkan memungkinkan UKM menjangkau segmen pasar yang lebih spesifik sehingga efektivitas promosi meningkat.

Meskipun menawarkan banyak manfaat, transformasi digital juga menghadirkan tantangan. UKM harus mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi dan meningkatkan literasi digital agar tetap kompetitif. Selain itu, keamanan data menjadi aspek penting yang harus diperhatikan dalam menjalankan bisnis secara digital untuk menghindari risiko peretasan dan penyalahgunaan informasi pelanggan. Dengan segala peluang dan tantangannya, ekonomi digital telah menjadi faktor kunci dalam mendorong pertumbuhan UKM. Jika dikelola dengan baik, digitalisasi dapat menjadi pendorong utama bagi keberlanjutan dan daya saing usaha kecil di era modern ini.
Sumber: Kementerian Koperasi dan UKM Republik Indonesia


Bagaimana pola pengembangan paragraf ke-1, ke-2, dan ke-3 pada teks tersebut?

Tentukan apakah setiap pernyataan berikut Benar atau Salah berdasarkan isi teks.
  • Paragraf pertama (1) menggunakan pola sebab-akibat karena menjelaskan bagaimana teknologi digital menyebabkan perubahan bagi UKM.
  • Paragraf kedua (2) menggunakan pola proses karena menjelaskan langkah-langkah bagaimana UKM memanfaatkan e-commerce.
  • Paragraf ketiga (3) menggunakan pola klasifikasi karena membagi sistem pembayaran UKM menjadi beberapa kategori yang berbeda.

18. Soal TKA Bahasa Indonesia SMA/MA

Teks untuk soal nomor 16 s.d. 18.
Dampak Ekonomi Digital terhadap Pertumbuhan Usaha Kecil dan Menengah (UKM)
Ekonomi digital telah membawa perubahan besar dalam berbagai aspek bisnis, terutama bagi Usaha Kecil dan Menengah (UKM). Dengan adanya teknologi digital, UKM kini memiliki peluang lebih besar untuk berkembang dan bersaing di pasar yang lebih luas. Transformasi ini didorong oleh beberapa faktor utama, seperti perkembangan e-commerce, sistem pembayaran digital, pemasaran berbasis data, serta pemanfaatan teknologi berbasis kecerdasan buatan (artificial intelligence).

Salah satu perubahan signifikan dalam ekonomi digital adalah kemudahan akses ke platform e-commerce. UKM yang sebelumnya hanya mengandalkan toko fisik kini dapat menjual produknya melalui berbagai marketplace daring. Hal ini memungkinkan mereka menjangkau konsumen di luar wilayah lokal, bahkan hingga ke pasar internasional. Dengan biaya operasional yang lebih rendah dibandingkan toko fisik, UKM dapat mengalokasikan dana untuk inovasi dan peningkatan kualitas produk. Selain itu, sistem pengiriman yang semakin efisien memungkinkan UKM memenuhi pesanan dengan lebih cepat dan tepat waktu.

Selain akses pasar yang lebih luas, sistem pembayaran digital juga telah meningkatkan efisiensi transaksi keuangan. Penggunaan dompet digital dan pembayaran nontunai tidak hanya mempermudah konsumen dalam berbelanja, tetapi juga membantu UKM dalam mencatat keuangan secara lebih akurat. Keuntungan lain dari ekonomi digital adalah strategi pemasaran berbasis data. Melalui analisis data pelanggan, UKM dapat memahami tren pasar dan perilaku konsumen dengan lebih baik. Misalnya, penggunaan iklan digital yang ditargetkan memungkinkan UKM menjangkau segmen pasar yang lebih spesifik sehingga efektivitas promosi meningkat.

Meskipun menawarkan banyak manfaat, transformasi digital juga menghadirkan tantangan. UKM harus mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi dan meningkatkan literasi digital agar tetap kompetitif. Selain itu, keamanan data menjadi aspek penting yang harus diperhatikan dalam menjalankan bisnis secara digital untuk menghindari risiko peretasan dan penyalahgunaan informasi pelanggan. Dengan segala peluang dan tantangannya, ekonomi digital telah menjadi faktor kunci dalam mendorong pertumbuhan UKM. Jika dikelola dengan baik, digitalisasi dapat menjadi pendorong utama bagi keberlanjutan dan daya saing usaha kecil di era modern ini.
Sumber: Kementerian Koperasi dan UKM Republik Indonesia


  • Dini: Teks tersebut sangat menarik dan bisa menambah wawasan kita, terutama jika kita berencana untuk mengembangkan suatu bisnis kecil.
  • Rio: Iya, pilihan katanya juga sangat mudah dimengerti sehingga orang yang awam terhadap istilah di bidang ekonomi juga mudah untuk memahami isi informasi yang disajikan.
  • Sena: Aku sependapat dengan kalian berdua, tetapi rasanya teks tersebut akan lebih baik jika disertai data pertumbuhan UKM dalam kurun waktu lima tahun terakhir atau pendapat ahli di bidang ekonomi.
Berdasarkan percakapan tersebut, mengapa pendapat Sena sangat baik dalam menilai keakuratan dari informasi yang disajikan tersebut?
  • Sena menyoroti bahwa teks harus mudah dipahami oleh semua kalangan, termasuk yang awam terhadap ekonomi.
  • Sena mempertimbangkan kelengkapan dan dasar bukti dari informasi yang merupakan bagian dari menilai keakuratan teks.
  • Sena memiliki inisiatif untuk memperbaiki isi teks dengan pendapat pribadinya sebagai ahli ekonomi agar lebih informatif.

19. Soal TKA Bahasa Indonesia SMA/MA

Teks untuk soal nomor 19 s.d. 22.

Hampir 25 tahun lalu kami berpisah karena keluarga saya harus boyongan ke kota tempat kerja Ayah yang baru di luar pulau. Tak satupun barang tertinggal di rumah lama. Begitu juga dengan sahabatku, kami harus berpisah.

Bertemu dengannya setelah sekian lama, mengingatkan kembali pada pengalaman kami dahulu. Pengalaman yang menjadikan dia, walau tidak setiap waktu, selalu lekat di ingatan saya. Tentu dia mengingatnya pula, bahkan saya yakin rasa yang diidapnya lebih besar efeknya. Karena sebagai seorang sahabat, dia jelas jauh lebih tulus dan setia daripada saya. Tak terasa mata saya mulai berkaca-kaca.

Saat malam itu saya berada di sini, memperhatikannya belajar. Selesai belajar, dia menyuruh saya pulang karena hendak pergi mencari jangkrik. Saya langsung menyatakan ingin ikut, tapi dia keberatan. Ayah dan ibunya pun melarang. Saya sering mendengar cerita mengasyikan anak-anak beramai-ramai berangkat ke sawah selepas isya untuk mencari jangkrik. Sayang, Ayah tidak pernah membolehkan saya. Tapi malam itu saya nekat dan sahabat saya itu akhirnya tidak kuasa menolak. "Tidak ganti baju?" tanya saya heran begitu dia langsung memimpin untuk berangkat. Itu hari Jumat. Seragam coklat Pramuka yang dikenakannya sejak pagi masih akan terpakai untuk bersekolah sehari lagi. Dia memang tidak memiliki banyak pakaian hingga seragam sekolah biasa dipakai kapan saja. Tapi memakainya untuk pergi ke sawah mencari jangkrik, rasanya sangat tidak elok.

Saya mengambil alih obor dari tangannya. Rasanya belum terlalu lama kami berada di sana dan bumbung baru terisi beberapa ekor jangkrik ketika tiba-tiba angin berubah perangai. Kaget, pantat obor itu justru saya angkat tinggi-tinggi sehingga minyak mendorong sumbunya terlepas. Api dengan cepat berpindah membakar punggung saya! Terdengar teriakannya sembari melepaskan seragam coklatnya untuk dipakai menyabet punggung saya. Baju yang saya kenakan habis sepertiganya. Sahabat saya itu tanggap melingkupi tubuh saya dengan seragam coklatnya melihat saya mulai menangis.

dan menggigil antara kesakitan dan kedinginan. Sadar saya membutuhkan pertolongan secepatnya, dia menggendong saya lalu berlari sembari membujuk-bujuk saya untuk tetap tenang. Napasnya memburu kelelahan, tapi rasa tanggung jawab yang besar seperti memberinya kekuatan berlipat untuk tetap bersama saya.
Sumber: Kutipan Cerpen Seragam karya Aris Kurniawan Basuki dengan penyesuaian


"Hampir 25 tahun lalu kami berpisah karena keluarga saya harus boyongan ke kota tempat kerja Ayah yang baru di luar pulau."

Penggunaan kata serapan boyongan dapat memperjelas peristiwa yang dialami tokoh saya, yaitu...

20. Soal TKA Bahasa Indonesia SMA/MA

Teks untuk soal nomor 19 s.d. 22.

Hampir 25 tahun lalu kami berpisah karena keluarga saya harus boyongan ke kota tempat kerja Ayah yang baru di luar pulau. Tak satupun barang tertinggal di rumah lama. Begitu juga dengan sahabatku, kami harus berpisah.

Bertemu dengannya setelah sekian lama, mengingatkan kembali pada pengalaman kami dahulu. Pengalaman yang menjadikan dia, walau tidak setiap waktu, selalu lekat di ingatan saya. Tentu dia mengingatnya pula, bahkan saya yakin rasa yang diidapnya lebih besar efeknya. Karena sebagai seorang sahabat, dia jelas jauh lebih tulus dan setia daripada saya. Tak terasa mata saya mulai berkaca-kaca.

Saat malam itu saya berada di sini, memperhatikannya belajar. Selesai belajar, dia menyuruh saya pulang karena hendak pergi mencari jangkrik. Saya langsung menyatakan ingin ikut, tapi dia keberatan. Ayah dan ibunya pun melarang. Saya sering mendengar cerita mengasyikan anak-anak beramai-ramai berangkat ke sawah selepas isya untuk mencari jangkrik. Sayang, Ayah tidak pernah membolehkan saya. Tapi malam itu saya nekat dan sahabat saya itu akhirnya tidak kuasa menolak. "Tidak ganti baju?" tanya saya heran begitu dia langsung memimpin untuk berangkat. Itu hari Jumat. Seragam coklat Pramuka yang dikenakannya sejak pagi masih akan terpakai untuk bersekolah sehari lagi. Dia memang tidak memiliki banyak pakaian hingga seragam sekolah biasa dipakai kapan saja. Tapi memakainya untuk pergi ke sawah mencari jangkrik, rasanya sangat tidak elok.

Saya mengambil alih obor dari tangannya. Rasanya belum terlalu lama kami berada di sana dan bumbung baru terisi beberapa ekor jangkrik ketika tiba-tiba angin berubah perangai. Kaget, pantat obor itu justru saya angkat tinggi-tinggi sehingga minyak mendorong sumbunya terlepas. Api dengan cepat berpindah membakar punggung saya! Terdengar teriakannya sembari melepaskan seragam coklatnya untuk dipakai menyabet punggung saya. Baju yang saya kenakan habis sepertiganya. Sahabat saya itu tanggap melingkupi tubuh saya dengan seragam coklatnya melihat saya mulai menangis.

dan menggigil antara kesakitan dan kedinginan. Sadar saya membutuhkan pertolongan secepatnya, dia menggendong saya lalu berlari sembari membujuk-bujuk saya untuk tetap tenang. Napasnya memburu kelelahan, tapi rasa tanggung jawab yang besar seperti memberinya kekuatan berlipat untuk tetap bersama saya.
Sumber: Kutipan Cerpen Seragam karya Aris Kurniawan Basuki dengan penyesuaian


Peristiwa apa yang mungkin akan terjadi kepada sahabatnya jika tokoh saya tidak ikut mencari jangkrik malam itu?
Tentukan apakah setiap pernyataan berikut Tepat atau Tidak Tepat.
  • Sahabat tokoh saya masih memiliki seragam pramuka untuk dipakai.
  • Punggung sahabat tokoh saya tidak akan memiliki luka bakar.
  • Sahabat tokoh saya akan mencari jangkrik tanpa perlu berlari.

21. Soal TKA Bahasa Indonesia SMA/MA

Teks untuk soal nomor 19 s.d. 22.

Hampir 25 tahun lalu kami berpisah karena keluarga saya harus boyongan ke kota tempat kerja Ayah yang baru di luar pulau. Tak satupun barang tertinggal di rumah lama. Begitu juga dengan sahabatku, kami harus berpisah.

Bertemu dengannya setelah sekian lama, mengingatkan kembali pada pengalaman kami dahulu. Pengalaman yang menjadikan dia, walau tidak setiap waktu, selalu lekat di ingatan saya. Tentu dia mengingatnya pula, bahkan saya yakin rasa yang diidapnya lebih besar efeknya. Karena sebagai seorang sahabat, dia jelas jauh lebih tulus dan setia daripada saya. Tak terasa mata saya mulai berkaca-kaca.

Saat malam itu saya berada di sini, memperhatikannya belajar. Selesai belajar, dia menyuruh saya pulang karena hendak pergi mencari jangkrik. Saya langsung menyatakan ingin ikut, tapi dia keberatan. Ayah dan ibunya pun melarang. Saya sering mendengar cerita mengasyikan anak-anak beramai-ramai berangkat ke sawah selepas isya untuk mencari jangkrik. Sayang, Ayah tidak pernah membolehkan saya. Tapi malam itu saya nekat dan sahabat saya itu akhirnya tidak kuasa menolak. "Tidak ganti baju?" tanya saya heran begitu dia langsung memimpin untuk berangkat. Itu hari Jumat. Seragam coklat Pramuka yang dikenakannya sejak pagi masih akan terpakai untuk bersekolah sehari lagi. Dia memang tidak memiliki banyak pakaian hingga seragam sekolah biasa dipakai kapan saja. Tapi memakainya untuk pergi ke sawah mencari jangkrik, rasanya sangat tidak elok.

Saya mengambil alih obor dari tangannya. Rasanya belum terlalu lama kami berada di sana dan bumbung baru terisi beberapa ekor jangkrik ketika tiba-tiba angin berubah perangai. Kaget, pantat obor itu justru saya angkat tinggi-tinggi sehingga minyak mendorong sumbunya terlepas. Api dengan cepat berpindah membakar punggung saya! Terdengar teriakannya sembari melepaskan seragam coklatnya untuk dipakai menyabet punggung saya. Baju yang saya kenakan habis sepertiganya. Sahabat saya itu tanggap melingkupi tubuh saya dengan seragam coklatnya melihat saya mulai menangis.

dan menggigil antara kesakitan dan kedinginan. Sadar saya membutuhkan pertolongan secepatnya, dia menggendong saya lalu berlari sembari membujuk-bujuk saya untuk tetap tenang. Napasnya memburu kelelahan, tapi rasa tanggung jawab yang besar seperti memberinya kekuatan berlipat untuk tetap bersama saya.
Sumber: Kutipan Cerpen Seragam karya Aris Kurniawan Basuki dengan penyesuaian


Kalimat mana saja dari dalam kutipan cerpen tersebut yang membuktikan karakter sahabat tokoh saya merupakan seorang yang setia kawan?

Tentukan apakah setiap pernyataan berikut Benar atau Salah.
  1. Saya langsung menyatakan ingin ikut, tapi dia keberatan.
  2. Dia memang tidak memiliki banyak pakaian hingga seragam sekolah biasa dipakai kapan saja.
  3. Sahabat saya itu tanggap melingkupi tubuh saya dengan seragam coklatnya.
  4. Dia menggendong saya lalu berlari sembari membujuk-bujuk saya untuk tetap tenang.
  5. Rasa tanggung jawab yang besar seperti memberinya kekuatan berlipat untuk tetap bersama saya.

22. Soal TKA Bahasa Indonesia SMA/MA

Teks untuk soal nomor 19 s.d. 22.

(1) Perubahan iklim yang semakin nyata dan ancaman terhadap kelestarian bumi menuntut kita untuk mencari solusi efektif dalam menjaga keseimbangan alam. (2) Salah satu solusi yang paling menjanjikan adalah penggunaan teknologi hijau. (3) Teknologi hijau juga dikenal sebagai teknologi ramah lingkungan. (4) Teknologi ini merupakan inovasi yang dirancang untuk mengatasi berbagai tantangan lingkungan global, terutama terkait dengan perubahan iklim.

(1) Perubahan iklim, yang dipicu oleh peningkatan emisi gas rumah kaca akibat aktivitas manusia, menyebabkan cuaca ekstrem, suhu global yang meningkat, dan naiknya permukaan air laut. (2) Hal tersebut juga memicu deforestasi, polusi, dan mengancam keberagaman hayati di seluruh dunia. (3) Oleh karena itu, kita harus mengambil langkah tegas agar dampak perubahan iklim ini tidak semakin parah. (4) Teknologi hijau seperti energi terbarukan (tenaga surya, angin) dapat mengurangi ketergantungan pada bahan bakar fosil yang menjadi penyebab utama emisi gas rumah kaca planet ini.

(1) Teknologi hijau juga sangat penting dalam upaya adaptasi terhadap dampak perubahan iklim yang sudah tidak bisa dihindari. (2) Sistem pertanian presisi, infrastruktur tahan bencana alam, serta teknologi untuk menginvestigasi banjir dan kekeringan adalah contoh bagaimana teknologi hijau bisa membantu masyarakat beradaptasi dengan kondisi yang berubah.

(1) Dengan kondisi bumi yang semakin menghadapi tantangan besar, seperti pemanasan global, polusi, kelangkaan sumber daya, dan hilangnya keanekaragaman hayati, penerapan teknologi hijau adalah keharusan. (2) Melalui teknologi hijau, kita dapat mengurangi dampak negatif terhadap lingkungan dan memperbaiki kualitas hidup.
Sumber: https://www.rri.co.id/iptek/1281411/


Manakah kalimat yang memiliki penggunaan kata serapan yang tepat?
Tentukan apakah setiap pernyataan berikut Tepat atau Tidak Tepat.
  • Kata "deforestasi" pada kalimat (2) paragraf kedua.
  • Kata "menginvestigasi" pada kalimat (2) paragraf ketiga.
  • Kata "polusi" pada kalimat (1) paragraf keempat.

23. Soal TKA Bahasa Indonesia SMA/MA

Teks untuk soal nomor 23 s.d. 25.

(1) Perubahan iklim yang semakin nyata dan ancaman terhadap kelestarian bumi menuntut kita untuk mencari solusi efektif dalam menjaga keseimbangan alam. (2) Salah satu solusi yang paling menjanjikan adalah penggunaan teknologi hijau. (3) Teknologi hijau juga dikenal sebagai teknologi ramah lingkungan. (4) Teknologi ini merupakan inovasi yang dirancang untuk mengatasi berbagai tantangan lingkungan global, terutama terkait dengan perubahan iklim.

(1) Perubahan iklim, yang dipicu oleh peningkatan emisi gas rumah kaca akibat aktivitas manusia, menyebabkan cuaca ekstrem, suhu global yang meningkat, dan naiknya permukaan air laut. (2) Hal tersebut juga memicu deforestasi, polusi, dan mengancam keberagaman hayati di seluruh dunia. (3) Oleh karena itu, kita harus mengambil langkah tegas agar dampak perubahan iklim ini tidak semakin parah. (4) Teknologi hijau seperti energi terbarukan (tenaga surya, angin) dapat mengurangi ketergantungan pada bahan bakar fosil yang menjadi penyebab utama emisi gas rumah kaca planet ini.

(1) Teknologi hijau juga sangat penting dalam upaya adaptasi terhadap dampak perubahan iklim yang sudah tidak bisa dihindari. (2) Sistem pertanian presisi, infrastruktur tahan bencana alam, serta teknologi untuk menginvestigasi banjir dan kekeringan adalah contoh bagaimana teknologi hijau bisa membantu masyarakat beradaptasi dengan kondisi yang berubah.

(1) Dengan kondisi bumi yang semakin menghadapi tantangan besar, seperti pemanasan global, polusi, kelangkaan sumber daya, dan hilangnya keanekaragaman hayati, penerapan teknologi hijau adalah keharusan. (2) Melalui teknologi hijau, kita dapat mengurangi dampak negatif terhadap lingkungan dan memperbaiki kualitas hidup.
Sumber: https://www.rri.co.id/iptek/1281411/


Hubungan makna antara kalimat (2) dan (3) pada paragraf kedua adalah....

24. Soal TKA Bahasa Indonesia SMA/MA

Teks untuk soal nomor 23 s.d. 25.

(1) Perubahan iklim yang semakin nyata dan ancaman terhadap kelestarian bumi menuntut kita untuk mencari solusi efektif dalam menjaga keseimbangan alam. (2) Salah satu solusi yang paling menjanjikan adalah penggunaan teknologi hijau. (3) Teknologi hijau juga dikenal sebagai teknologi ramah lingkungan. (4) Teknologi ini merupakan inovasi yang dirancang untuk mengatasi berbagai tantangan lingkungan global, terutama terkait dengan perubahan iklim.

(1) Perubahan iklim, yang dipicu oleh peningkatan emisi gas rumah kaca akibat aktivitas manusia, menyebabkan cuaca ekstrem, suhu global yang meningkat, dan naiknya permukaan air laut. (2) Hal tersebut juga memicu deforestasi, polusi, dan mengancam keberagaman hayati di seluruh dunia. (3) Oleh karena itu, kita harus mengambil langkah tegas agar dampak perubahan iklim ini tidak semakin parah. (4) Teknologi hijau seperti energi terbarukan (tenaga surya, angin) dapat mengurangi ketergantungan pada bahan bakar fosil yang menjadi penyebab utama emisi gas rumah kaca planet ini.

(1) Teknologi hijau juga sangat penting dalam upaya adaptasi terhadap dampak perubahan iklim yang sudah tidak bisa dihindari. (2) Sistem pertanian presisi, infrastruktur tahan bencana alam, serta teknologi untuk menginvestigasi banjir dan kekeringan adalah contoh bagaimana teknologi hijau bisa membantu masyarakat beradaptasi dengan kondisi yang berubah.

(1) Dengan kondisi bumi yang semakin menghadapi tantangan besar, seperti pemanasan global, polusi, kelangkaan sumber daya, dan hilangnya keanekaragaman hayati, penerapan teknologi hijau adalah keharusan. (2) Melalui teknologi hijau, kita dapat mengurangi dampak negatif terhadap lingkungan dan memperbaiki kualitas hidup.
Sumber: https://www.rri.co.id/iptek/1281411/


Kalimat yang tepat untuk mengakhiri uraian pada paragraf keempat adalah....

25. Soal TKA Bahasa Indonesia SMA/MA

Teks untuk soal nomor 23 s.d. 25.

(1) Perubahan iklim yang semakin nyata dan ancaman terhadap kelestarian bumi menuntut kita untuk mencari solusi efektif dalam menjaga keseimbangan alam. (2) Salah satu solusi yang paling menjanjikan adalah penggunaan teknologi hijau. (3) Teknologi hijau juga dikenal sebagai teknologi ramah lingkungan. (4) Teknologi ini merupakan inovasi yang dirancang untuk mengatasi berbagai tantangan lingkungan global, terutama terkait dengan perubahan iklim.

(1) Perubahan iklim, yang dipicu oleh peningkatan emisi gas rumah kaca akibat aktivitas manusia, menyebabkan cuaca ekstrem, suhu global yang meningkat, dan naiknya permukaan air laut. (2) Hal tersebut juga memicu deforestasi, polusi, dan mengancam keberagaman hayati di seluruh dunia. (3) Oleh karena itu, kita harus mengambil langkah tegas agar dampak perubahan iklim ini tidak semakin parah. (4) Teknologi hijau seperti energi terbarukan (tenaga surya, angin) dapat mengurangi ketergantungan pada bahan bakar fosil yang menjadi penyebab utama emisi gas rumah kaca planet ini.

(1) Teknologi hijau juga sangat penting dalam upaya adaptasi terhadap dampak perubahan iklim yang sudah tidak bisa dihindari. (2) Sistem pertanian presisi, infrastruktur tahan bencana alam, serta teknologi untuk menginvestigasi banjir dan kekeringan adalah contoh bagaimana teknologi hijau bisa membantu masyarakat beradaptasi dengan kondisi yang berubah.

(1) Dengan kondisi bumi yang semakin menghadapi tantangan besar, seperti pemanasan global, polusi, kelangkaan sumber daya, dan hilangnya keanekaragaman hayati, penerapan teknologi hijau adalah keharusan. (2) Melalui teknologi hijau, kita dapat mengurangi dampak negatif terhadap lingkungan dan memperbaiki kualitas hidup.
Sumber: https://www.rri.co.id/iptek/1281411/


Manakah fakta-fakta yang mendukung simpulan bahwa teknologi hijau berperan dalam perubahan iklim?

Tentukan apakah setiap pernyataan berikut Benar atau Salah.
  1. Teknologi hijau merupakan inovasi yang dirancang untuk mengatasi berbagai tantangan lingkungan global, terutama terkait dengan perubahan iklim.
  2. Perubahan iklim, yang dipicu oleh peningkatan emisi gas rumah kaca akibat aktivitas manusia, menyebabkan cuaca ekstrem, suhu global menurun, dan naiknya permukaan air laut.
  3. Teknologi hijau seperti energi terbarukan (tenaga surya, angin) dapat mengurangi ketergantungan pada bahan bakar fosil.
  4. Teknologi hijau juga sangat penting dalam upaya adaptasi terhadap dampak perubahan teknologi yang sudah tidak bisa dihindari.
  5. Melalui teknologi hijau, kita dapat mengurangi dampak negatif terhadap lingkungan dan memperbaiki kualitas hidup.

Semoga Soal TKA Bahasa Indonesia (Wajib) SMA/SMK ini dapat menjadi bekal yang bermanfaat untuk menghadapi TKA Bahasa Inggris SMA/SMK. Sebagai bahan simulasi untuk memantapkan persiapan menghadapi TKA Bahasa Indonesia (Wajib) SMA/SMK silahkan dicoba juga:

Catatan 25 Paket Soal TKA Bahasa Indonesia (Wajib) SMA/SMK + Kunci Jawaban (Model A) ini sifatnya dokumen hidup yang senantiasa diperbarui sesuai dengan dinamika kebutuhan dan perubahan zaman. Setiap catatan tambahan yang Anda berikan akan sangat membantu meningkatkan kualitas catatan ini. 🙏CMIIW

Kurang cerdas dapat diperbaiki dengan belajar. Kurang cakap dapat dihilangkan dengan pengalaman. Namun tidak jujur itu sulit diperbaiki.
Bung Hatta