Pemulung dan Sampah

Ketika orang-orang berkata:
✖ Ini sudah buruk, usang, kuno, busuk, dan tidak terpakai lagi.
✖ Ini semua harus dibuang.

Ketika para pejabat berkata:
✖ Disana kita tetapkan jadi TPA sampah.
✖ Disana semua sampah dikumpul dan diolah.

Ketika penduduk desa berkata:
✖ Terkutuklah mereka yang membuat tempat ini jadi tempat pembuangan sampah.
✖ Terkutuklah mereka yang membuang sampah ketempat ini.
✖ Berbagai protes dan sumpah serapah diucapkan.

Ketika para pemulung berkata:
✔ Ini masih bagus.
✔ Ini bisa diperbaiki.
✔ Ini masih bisa digunakan.
✔ Ini masih bisa dipakai.
✔ ini semua bisa dikumpulkan

Akhirnya pemulungpun berkata:
✔ Terima kasih kepada para pembuat keputusan.
✔ Terima kasih kepada mereka yang membuang sampah.
✔ Terima kasih karena disini kita bisa mengais rezeky.
✔ Terima kasih karena kita tidak perlu jauh-jauh lagi ke kota,
☛ Untuk mencari kesempatan
☛ Untuk mendapat pekerjaan
☛ Untuk memperoleh rezeky

Dan berbagai ucapan terima kasih serta ungkapan rasa syukur meluap dari lubuk hati para pemulung, karena hanya mereka yang bisa melihat di tempat sampah ada "KESEMPATAN-HARAPAN-PEKERJAAN-BERKAT-REZEKY-KEHIDUPAN"
di tempat sampah ada:
☛ KESEMPATAN
☛ HARAPAN
☛ PEKERJAAN
☛ BERKAT
☛ REZEKY
☛ KEHIDUPAN"

Pemulung dapat melihat "KESEMPATAN-HARAPAN-PEKERJAAN-BERKAT-REZEKY-KEHIDUPAN" di tempat sampah, apakah kita di tempat sampah?
Kita bisa dapat lebih dari mereka, karena kita bukan di tempat sampah.

Video pilihan khusus untuk Anda 😊 Bagaiamana kisah sukses Cristiano Ronaldo;

You Might Also Like: