Ayo Semakin Mengenal Matematika Bukan Hitung-hitungan Saja

Definisi matematika sekolah dari Ebbutt and Straker [1995] yang mendefinisikan Matematika sebagai berikut: [1]Matematika adalah ilmu tentang penelusuran pola dan hubungan, [2]Matematika adalah ilmu tentang pemecahan masalah [Problem Solving], [3]Matematika adalah ilmu tentang kegiatan investigasi, dan [4]Matematika adalah ilmu berkomunikasi.

Tidak tahu secara pasti sejak kapan hitung-hitungan dalam matematika dapat memberikan rasa takut kepada kita semua. Apakah sejak guru matematika yang selalu berwajah tidak bersahabat atau sejak matematika itu diperkenalkan hanya tentang menghitung saja. Merubah pandangangan terhadap matematika adalah hal dasar yang selalu saya tekankan terhadap siswa, paling tidak jangan menganggap matematika itu sesuatu yang sulit. Secara khusus saya sangat berterimakasih kepada Sujiwo tejo yang memberikan pandangannya terhadap matematika.

Sekarang para peserta didik lebih senang dengan defenisi matematika yang dikemukakan oleh Ebbutt dan Straker diatas yaitu matematika adalah ilmu berkomunikasi. Komunikasi yang mereka tunjukkan juga dengan banyak cara, diantaranya melalui komunikasi dengan gambar seperti gambar disamping [Gambar: Nasib Duma Simamora]. Pada postingan berikut akan kami tampilkan karya yang lain dalam bentuk gambar karena saat ini kami sedang mengerjakan "Keindahan Matematika Dalam Gambar".

Ada juga yang menggambarkan matematika itu dalam sebuah puisi, kemarin puisi "Matematika Nadi Hidup Ini" karya Christine Lumban Toruan, sekarang coba kita bagikan puisi "Matematika Jantung Kehidupan" karya Josmar Sinambela.

Matematika Jantung Kehidupan
Masih menganggap matematika hanya hitung-hitungan semata, mari kita lihat kreativitas siswa ini, membuat puisi dengan matematika;

Berkisahlah dia yang bestari
tentang cendekiawan-cendekiawan
yang menjadikan pertiwi tampak megah,
melukiskan sejuta nuansa keindahan
dari alaminya rimba raya yang tak terjamah
dengan satu, dua, ribu pena matematika

Berkisahlah seseorang yang bestari
tentang mereka sang matematikawan
phytagoras dengan penemuannya
menjadikan perbandingan dalam setiap komponen
sebagai pondasi mewujudkan sejuta karya

Duhai sang cendekia muda,...
kala engkau berkelana
membelah jalanan, dan mengarungi samudera,
menjelajah hutan rimba, dan menghitung setiap menit kau berjalan
terpikirkah engkau akan sesuatu???

Duhai sang cendekia muda,...
kala evolusi menjelma dalam sejuta wujud
membius dengan bau yang menyengat,
ekonomi yang tidak tetap seperti hakekatnya
tentang kemiskinan yang mematahkan semangat para yang muda,
terpikirkah engkau akan sesuatu???

Berkisahlah seseorang yang bijak berperi
tentang seseorang yang muda dan pena matematikanya
yang menjadikan sejuta karya dengan perbandingan
Angannya yang melanglang buana
menjadi titik pusat ia berkarya
Setiap tingkahnya ia rekam dalam satuan detik waktu
dan menjelma dengan nilai yang berbeda-beda
Menjadikan matematika sebagai sesuatu yang Indah
Dan menempatkannya pada kasta tertinggi

Dengan pena matematika,
setiap detik ia jadikan bernilai,
ekonomi kini sebagai tempat bermegah diri
kemiskinan kini berganti mahligai
dan pertiwi menjadi pentas terindah

Wahai cendikia pemula yang sangat muda
sudahkah engkau memiliki pena seperti penggubah dunia
masihkah engkau menjauhi dunia matematika,
Sungguh, pena matematika tak terpisah dari hidup
karena matematika adalah jantung kehidupan
yang senantiasa harus kita pegang
Demi kasta hidup tidak pada posisi terendah

Berembuklah duhai cendikia muda
tentang matematika yang tak harus dibenci
tentang matematika yang selalu menyenangkan
tentang matematika yang menjadikan pertiwi bertahan mempesona
tentang matematika menciptakan berlaksa-laksa mahligai dalam hidup

Berembuklah duhai cendikia muda
tentang pengertian sebuah nilai
yang menjelma dalam matematika
gemgam dan capailah matematika
karena matematika jantung kehidupan

buah pena: Josmar Sinambela

Mereka melihat matematika itu bukan sekedar hitung-hitungan saja bagaimana dengan Anda.

You Might Also Like: