Membentuk Kreativitas dan Imajinasi Anak Dengan Baik Menggunakan Tangram

Membentuk Kreativitas dan Imajinasi Anak Dengan Baik Menggunakan Tangram. Mengembangkan daya kreasi anak atau kreatifitas anak bukanlah sebuah proses semudah membalikkan telapak tangan. Proses perkembangan daya kreasi anak sangat dipengaruhi oleh lingkungan dan permainannya sehari-hari. Melihat perkembangan gadget sekarang ini tingkat kreatifitas anak pada beberapa tahun yang akan datang diprediksi akan jauh menurun jika pemakaian gadget pada anak-anak tidak segera dibatasi.

Permainan anak-anak yang semula berwujud semuanya digantikan dengan hanya imajinasi pada sebuah gadget, misalnya permainan menyusun puzzle. Memang dengan satu aplikasi menyusun puzzle pada gadget sudah bisa mendapatkan susunan beberapa gambar berbeda. Tetapi satu susunan gambar puzzle yang dilakukan secara langsung jauh lebih baik mengembangkan daya kreasi atau imajinasi anak dari pada beberapa gambar puzzle yang disusun pada gadget.

Mendapatkan jenis permainan anak yang menggunakan kreatifitas pada umunya lebih lebih sulit diperoleh dari pada permainan yang sekedar saja seperti mobil-mobilan. Permainan anak yang menggunakan kreatifitas itu diantara lain menyusun kubus-kubus, lego, atau puzzle.

Bagi yang kesulitan mendapatkan permainan-permainan anak dalam membentuk kreatifitas dan imajinasi anak, Tangram mungkin bisa jadi solusi dalam menciptakan permainan anak yang edukatif.

Tangram termasuk salah satu permainan edukatif biasa dipakai oleh guru sekolah dasar atau guru matematika pada tingkat yang lebih tinggi. Tetapi selain dalam belajar matematika permainan tangram ini cocok juga kita pakai dirumah bersama dengan anak-anak.

Kalau kesulitan untuk mendapatkan tangram yang biasanya dijual di toko alat peraga matematika maka sangat dianjurkan untuk membuat tangram sendiri. Mari kita berkenalan dengan tangram sebelum kita pelajari bagaimana menggunakannya.

Sejarah singkat dan perkembangan Tangram


Marilah kita mengenal tangram, orang menyebut tangram yang kita kenalkan ini adalah sebagai Tangram Cina, karena berasal dari cina. Tangram Cina ini adalah teka-teki atau puzzle yang ditemukan pada dynasty Song. Dalam bahasa aslinya tangram di sebut qi qio ban yang artinya kira-kira adalah tujuh keping ajaib.
  • Dua segitiga siku-siku sama kaki (besar)
  • Dua segitiga siku-siku sama kaki (kecil)
  • Satu segitiga siku-siku sama kaki (sedang)
  • Satu bujursangkar (kecil), dan
  • Satu jajaran genjang
Keping-keping tersebut berupa bangun datar yang disebut tan dan apabila disatukan akan membentuk persegi.

Teka-teki ini bertujuan untuk membuat bentuk tertentu menggunakan semua bangun yang tersedia dan tidak boleh tumpang tindih. Teka-teki ini disebut-sebut sebagai pemula test psikologi yang digunakan untuk mengetes kemampuan kreativitas seseorang.

Buku pertama yang menyebut tangram berjudul The Eighth Book Of Tan, yang berisi sejarah fiktif tentang Tangram. Buku menceritakan sejarah fiktif tangram bahwa permainan diciptakan 4.000 tahun sebelumnya oleh seorang dewa bernama Tan. Buku ini meliputi 700 bentuk, beberapa di antaranya tidak mungkin untuk dipecahkan.

Tangram menyebar ke Eropa pada kira-kira abad 19 lewat perdagangan. Di awali di Inggris, di mana ia menjadi sangat popular, kemudian menyebar dengan cepat ke negara-negara Eropa lainnya. Hal ini sebagian besar disebabkan oleh dua buah buku tentang Tangram, The Fashionable Chinese Puzzle, dan buku solusi yang menyertainya yang berjudul Key.

Selanjutnya set tangram diekspor dalam jumlah besar dari China terbuat dari berbagai macam bahan antara lain dari kaca, kayu, dan tempurung kura-kura.

Tangram menyebar di Denmark kira-kira tahun 1818, ketika dua buku tentang teka-teki tersebut diterbitkan. Yang pertama berjudul Mandarinen (Tentang Game dari Cina). Ini ditulis oleh seorang mahasiswa di Universitas Kopenhagen, yang merupakan karya non-fiksi tentang sejarah dan popularitas tangram. Kedua, Det nye chinesiske Gaadespil (teka-teki baru dari Cina) yang terdiri dari 339 teka-teki disalin dari Kitab Kedelapan Tan yang asli

Tangram pertama kali diperkenalkan kepada publik Jerman oleh industrialis Friedrich Adolf Richter sekitar tahun 1891. Set tangram tersebut terbuat dari batu atau gerabah palsu, dan dipasarkan dengan nama The Anchor Puzzle. Tangram menjadi populer di Eropa pada masa perang dunia ke I. Pada masa itu Tangram di kenal dengan nama The Sphinx, judul alternatif untuk The Anchor Puzzle set

Penyebaran tangram ke Amerika diawali oleh Kapten M. Donnaldson yang berlabuh di Canton dengan kapal Trader tahun 1815. Kapten tersebut diberi sepasang yang ditulis oleh Sang-hsia-k'o. Buku tersebut kemudian dibawa dengan kapal ke Philadelphia dan berlabuh pada bulan Februari 1816. Buku Tangram pertama yang diterbitkan di Amerika didasarkan pada buku yang dibawa oleh Donnaldson tersebut. Lebih dari 6500 teka-teki tangram telah diciptakan dari teks abad ke-19 ini dan jumlah teka-teki tersebut saat ini terus berkembang.

Sedangkan penyebaran tangram ke Indonesia admin tidak punya data yang pasti kapan tangram ini masuk ke Indonesia. Untuk admin blog sendiri mengenal tangram ketika mengikuti diklat online pada tahun 2013 yang diselenggarakan oleh P4TK Matematika Yokyakarta. Jadi perkenalan admin dengan tangram juga masih sangat baru.

Pembuatan Tangram

Seperti yang disebutkan sebelumnya bahwa tangram yang kita coba gunakan adalah tangram Cina yang terdiri dari tujuh keping bangun datar dan apabila disatukan akan membentuk persegi.

Pertama kita gambar persegi dengan ukuran diserahkan kepada Anda, lalu kita gambar ketujuh keping bangun datar (sesuaikan dengan gambar) lalu pisahkan gambar dengan alat pemotong atau gunting.

Manfaat Tangram

Para ahli berpendapat bahwa Tangram bermanfaat bagi anak-anak dalam berbagai hal, di antaranya (Bohning and Althouse 1997; Krieger 1991; National Council of Teacher’s Mathematics 2003) :
  • Mengembangkan rasa suka terhadap geometri
  • Mampu membedakan berbagai bentuk
  • Mengembangkan perasaan intuitif terhadap bentuk-bentuk dan relasi-relasi geometri
  • Mengembangkan kemampuan rotasi spasial
  • Mengembangkan kemampuan pemakaian kata-kata yang tepat untuk memanipulasi bentuk (misalnya ‘membalik’, ‘memutar’, ‘menggeser’)
  • Mempelajari apa artinya ‘kongruen’ (bentuk yang sama dan sebangun)
  • Tangram juga dapat menjadi pengalaman multi-kultural bagi para pelajar. 

Aturan dasar bermain adalah dengan cara menggabungkan ketujuh bangun (semua bangun harus digunakan) menjadi suatu bentuk tertentu dan tiap bangun tidak boleh saling tumpang tindih.

Kemampuan tertentu tidaklah dibutuhkan untuk bisa bermain tangram – cukup dengan kesabaran, waktu dan imajinasi tiap orang akan dapat memecahkan cara membentuk sesuatu atau menciptakan model baru.

Video pilihan khusus untuk Anda 💗 Contoh yang kita tampilkan ini adalah dari buku ‘TANGRAMS ABC KIT’ yang ditulis oleh Susan Johnston.

You Might Also Like: