Skip to main content

Hal Dasar Yang Dapat Kita Lakukan Dalam Pencegahan dan Pengendalian COVID-19 (2019 Novel Coronavirus)

Hal Dasar Yang Dapat Kita Lakukan Dalam Pencegahan dan Pengendalian COVID-19 (2019 Novel Coronavirus)Catatan yang kita simpan dan bagikan kali ini adalah Hal Dasar Yang Dapat Kita Lakukan Dalam Pencegahan dan Pengendalian COVID-19 (2019 Novel Coronavirus). Catatan ini sebagai dukungan kepada pemerintah dan terkhusus kepada PAHLAWAN yang berjuang di garda terdepan melawan COVID-19 yaitu para TIM MEDIS, PERAWAT dan DOKTER. Hormat kami untuk kalian semua, SEMOGA SEHAT SELALU dan masalah Virus Covid-19 ini segera selesai.

AYO BERSATU..!,KITA LAWAN COVID-19

Berikut adalah beberapa tindakan yang dapat kita lakukan untuk menjaga diri kita agar terhindar dari virus Covid-19 berdasarkan anjuran dari WHO (World Health Organization) Key Messages and Actions for COVID-19 Prevention and Control in Schools.

Apa itu COVID-19?

Wabah penyakit coronavirus (COVID-19) ditetapkan sebagai Kedaruratan Kesehatan Masyarakat yang Meresahkan Dunia (PHEIC) dan virusnya sekarang sudah menyebar ke berbagai negara dan teritori.

Memang masih banyak yang belum diketahui tentang virus penyebab COVID-19, tetapi kita tahu bahwa virus ini ditularkan melalui kontak langsung dengan percikan dari saluran napas orang yang terinfeksi (yang keluar melalui batuk dan bersin). Orang juga dapat terinfeksi karena menyentuh permukaan yang terkontaminasi virus ini lalu menyentuh wajahnya (mis., mata, hidung, mulut). Meskipun COVID-19 terus menyebar, masyarakat harus mengambil tindakan untuk mencegah penularan lebih jauh, mengurangi dampak wabah ini dan mendukung langkah-langkah untuk mengendalikan penyakit ini.

COVID-19 adalah penyakit yang disebabkan oleh turunan coronavirus baru. ‘CO’ diambil dari corona, ‘VI’ virus, dan ‘D’ disease (penyakit). Sebelumnya, penyakit ini disebut ‘2019 novel coronavirus’ atau ‘2019-nCoV.’ Virus COVID-19 adalah virus baru yang terkait dengan keluarga virus yang sama dengan Severe Acute Respiratory Syndrome (SARS) dan beberapa jenis virus flu biasa.

Apa saja gejala COVID-19? 

Gejala dapat berupa demam, batuk dan sesak napas. Pada kasus-kasus yang lebih parah, infeksi dapat menyebabkan radang paru-paru atau kesulitan bernapas. Penyakit ini jarang bersifat mematikan. Gejala-gejala ini mirip dengan flu (influenza) atau batuk pilek. Kedua penyakit ini jauh lebih umum dibandingkan COVID-19. Karena itu, pengujian diperlukan untuk memastikan apakah terjangkit COVID-19 atau tidak.

Bagaimana cara penyebaran COVID-19?

Virus ini ditularkan melalui kontak langsung dengan percikan dari saluran napas orang yang terinfeksi (yang keluar melalui batuk dan bersin). Orang juga dapat terinfeksi karena menyentuh permukaan yang terkontaminasi virus ini lalu menyentuh wajahnya (mis., mata, hidung, mulut). Virus COVID-19 dapat bertahan di atas permukaan benda selama beberapa jam tetapi dapat dibunuh dengan disinfektan biasa.

Siapa yang paling berisiko?

Kami terus mempelajari dampak COVID-19 pada orang setiap harinya. Lansia dan orang dengan gangguan kesehatan kronis, seperti diabetes dan penyakit jantung, tampaknya lebih berisiko mengalami gejala-gejala yang parah. Karena virus ini masih baru, kami masih mempelajari dampak virus ini pada anak-anak. Kita tahu bahwa semua orang terlepas dari umurnya dapat terinfeksi virus ini, tetapi sejauh ini laporan kasus COVID-19 pada anak-anak relatif masih sedikit.
Virus ini masih baru dan kami perlu mempelajari dampaknya pada anak-anak lebih lanjut. Virus ini bisa menjadi fatal pada sejumlah kecil kasus, yang sejauh ini lebih cenderung terjadi pada lansia dengan gangguan kesehatan sebelumnya.

Bagaimana cara mengobati COVID-19?

Saat ini vaksin untuk COVID-19 belum tersedia. Namun, banyak gejala penyakit ini dapat diobati dan perawatan sejak awal oleh tenaga kesehatan dapat mengurangi bahaya penyakit ini. Beberapa uji klinis yang mengkaji kandidat-kandidat pengobatan untuk COVID-19 sedang dilakukan.

Bagaimana cara memperlambat atau mencegah penyebaran COVID-19?

Seperti infeksi saluran pernapasan lain seperti flu atau batuk pilek, tindakan-tindakan menjaga kesehatan bersama penting untuk memperlambat penyebaran penyakit ini. Tindakan-tindakan menjaga kesehatan bersama adalah tindakan-tindakan pencegahan biasa seperti:
  • tidak meninggalkan rumah saat sakit;
  • menutupi mulut dan hidung dengan siku terlipat atau tisu saat batuk atau bersin. Segera buang tisu yang sudah digunakan tersebut;
  • rajin mencuci tangan dengan sabun dan air; dan
  • membersihkan permukaan dan benda yang sering disentuh.
Kementerian dan dinas kesehatan dapat merekomendasikan tindakan-tindakan tambahan setelah kita lebih banyak tahu tentang COVID-19.

COVID-19 adalah sebuah virus baru dan kami masih mempelajari dampak virus ini pada anak-anak. Kita tahu bahwa semua orang terlepas dari umurnya dapat terinfeksi virus ini, tetapi sejauh ini laporan kasus COVID-19 pada anak-anak relatif masih sedikit. Virus ini bisa menjadi fatal pada sejumlah kecil kasus, yang sejauh ini lebih cenderung terjadi pada lansia dengan gangguan kesehatan sebelumnya.

Ketahui informasi dasar tentang penyakit coronavirus ini (COVID-19), seperti gejala, komplikasi, cara penyebaran, dan cara menghentikan penyebarannya. Ikuti informasi tentang COVID-19 melalui sumber-sumber yang terpercaya seperti sumber informasi UNICEF dan WHO dan Kementerian Kesehatan. Waspadai informasi palsu/mitos yang dapat beredar dari mulut ke mulut atau online.

PELAJAR DAN ANAK-ANAK

Anak-anak dan remaja perlu mengerti informasi dasar sesuai usia mereka tentang penyakit corona (COVID-19), termasuk gejala, komplikasi, cara penyebaran, dan cara menghentikan penyebarannya.

Ikuti informasi tentang COVID-19 melalui sumber-sumber yang terpercaya seperti sumber informasi UNICEF dan WHO dan Kementerian Kesehatan. Waspadai informasi palsu/mitos yang dapat beredar dari mulut ke mulut atau online.

DAFTAR PERIKSA UNTUK PELAJAR DAN ANAK-ANAK

  1. Dalam keadaan seperti ini, tidak apa-apa kalau merasa sedih, khawatir, bingung, takut atau marah. Tapi, kamu tidak sendiri. Bicaralah dengan orang yang kamu percaya, seperti orang tua atau gurumu, agar kamu dapat menjaga diri dan sekolah tetap sehat dan aman.
    • Bertanyalah, cari tahu dan dapatkan informasi dari sumber yang terpercaya.
  2. Lindungi dirimu dan orang lain
    • Rajinlah mencuci tangan pakai sabun dan air bersih yang mengalir paling tidak selama 20 detik
    • Ingat, jangan sentuh wajahmu
    • Jangan beri atau terima gelas, alat makan, atau makanan atau minuman bekas orang lain
  3. Jadilah pemimpin dalam menjaga diri, sekolah, keluarga dan masyarakat tetap sehat.
    • Bagikan yang kamu tahu tentang cara mencegah penyakit dengan keluarga dan teman-teman, terutama anak-anak kecil
    • Contohkan terutama di depan adik-adik cara-cara yang benar seperti bersin atau batuk menghadap siku yang terlipat dan mencuci tangan
  4. Jangan curiga dengan teman-teman atau mengejek orang yang sakit; ingat, virus ini tidak mengenal batas negara, suku, umur, kemampuan atau jenis kelamin.
  5. Beri tahu orang tuamu, anggota keluarga, atau pengasuh kalau kamu merasa sakit, dan mintalah agar tetap di rumah dulu.

PENDIDIKAN KESEHATAN SESUAI UMUR

Berikut ini saran-saran cara mengajak pelajar-pelajar berbagai usia dalam mencegah dan mengendalikan penyebaran COVID-19 dan virus lain. Kegiatan-kegiatan harus disesuaikan konteks berdasarkan kebutuhan spesifik (bahasa, kemampuan, jenis kelamin, dll.).

Taman Kanak-kanak

  • Berfokuslah pada kebiasaan yang sehat, seperti menutup batuk dan bersin dengan siku dan rajin mencuci tangan
  • Cucilah tangan sambil menyanyikan lagu untuk melatih saran durasi cuci tangan 20 detik.
    • Anak-anak dapat “berlatih” mencuci tangan dengan hand sanitizer
  • Kembangkan cara mengetahui kegiatan cuci tangan dan beri hadiah untuk anak yang rajin cuci tangan/cuci tangan tepat waktu
  • Gunakan boneka untuk mencontohkan gejala (bersih, batuk, demam) dan apa yang harus dilakukan kalau merasa sakit (kalau kepala atau perut sakit, merasa panas atau sangat lelah) dan cara menghibur orang yang sakit (tumbuhkan empati dan tindakan peduli yang aman)
  • Dudukkan anak-anak lebih jauh dari satu sama lain, suruh membentangkan tangan atau ‘mengepakkan sayap’, harus ada jarak yang cukup agar tangan tidak saling bersentuhan.

Sekolah Dasar

  • Dengarkan kekhawatiran anak-anak dan jawab pertanyaan mereka dengan cara yang sesuai umurnya; jangan beri terlalu banyak informasi. Dorong mereka untuk mengungkapkan dan mengomunikasikan perasaan mereka. Diskusikan berbagai reaksi yang mungkin mereka alami dan jelaskan bahwa semuanya itu normal dalam keadaan yang tidak biasa.
  • Tekankan bahwa anak-anak dapat berbuat banyak agar mereka dan orang lain aman.
    • Perkenalkan konsep pembatasan sosial (berdiri lebih jauh dari teman-teman, menghindari keramaian, tidak bersentuhan dengan orang kalau tidak perlu, dsb.)
    • Berfokuslah pada kebiasaan yang sehat, seperti menutup batuk dan bersin dengansiku dan rajin mencuci tangan
  • Bantu anak-anak memahami konsep dasar pencegahan dan pengendalian penyakit. Gunakan kegiatan yang memeragakan cara kuman menyebar. Misalnya, isi botol penyemprot dengan air berwarna lalu semprot ke kertas putih. Amati sejauh apa percikan menyebar.
  • Tunjukkan alasan pentingnya mencuci tangan selama 20 detik dengan sabun dan air bersih mengalir.
    • Beri sedikit glitter ke tangan anak-anak dan suruh mereka mencuci tangan hanya dengan air, memperhatikan jumlah glitter yang masih menempel, lalu suruh mereka mencuci tangan selama 20 detik dengan sabun dan air bersih mengalir
  • Suruh para pelajar membaca teks untuk mengidentifikasi kebiasaan-kebiasaan yang berisiko dan menyarankan perubahan kebiasaan
    • Misalnya, seorang bapak guru yang sedang batuk pilek datang ke sekolah. Bapak guru bersin dan menutupi mulut dan hidungnya dengan tangan. Beliau salaman dengan guru lain. Beliau mengelap tangannya dengan sapu tangan lalu mengajar di kelas.
      Tindakan bapak guru apa yang berisiko? Seharusnya bagaimana?

Sekolah Menengah Pertama

  • Dengarkan kekhawatiran para pelajar dan jawab pertanyaan mereka.
  • Tekankan bahwa anak-anak dapat berbuat banyak agar mereka dan orang lain aman.
    • Perkenalkan konsep pembatasan sosial
    • Berfokuslah pada kebiasaan yang sehat, seperti menutup batuk dan bersin dengan siku dan rajin mencuci tangan
    • Ingatkan para pelajar bahwa mereka bisa memberi contoh kebiasaan sehat untuk keluarga
  • Dorong pelajar untuk menghindarkan dan membicarakan stigma
    • Diskusikan berbagai reaksi yang mungkin mereka alami dan jelaskan bahwa semuanya itu normal dalam keadaan yang tidak biasa. Dorong mereka untuk menuangkan dan mengomunikasikan perasaan mereka
  • Bangun kepercayaan diri pelajar dan dorong mereka membagikan fakta tentang kesehatan bersama.
    • Tugaskan pelajar untuk membuat pengumuman masyarakat melalui papan pengumuman sekolah dan poster
  • Masukkan pendidikan kesehatan yang relevan ke dalam mata pelajaran-mata pelajaran lain
    • Mata pelajaran-mata pelajaran IPA dapat membahas virus, penularan penyakit dan pentingnya vaksinasi
    • Mata pelajaran-mata pelajaran sosial dapat difokuskan pada sejarah pandemi dan perkembangan kebijakan tentang kesehatan dan keselamatan masyarakat
    • Mata pelajaran literasi dapat memperdayakan para pelajar untuk berpikir kritis dan membuat sesuatu secara kritis, berkomunikasi dengan efektif dan menjadi warga negara yang aktif.

Sekolah Menengah Atas

  • Dengarkan kekhawatiran para pelajar dan jawab pertanyaan mereka.
  • Tekankan bahwa anak-anak dapat berbuat banyak agar mereka dan orang lain aman.
    • Perkenalkan konsep pembatasan sosial
    • Berfokuslah pada kebiasaan yang sehat, seperti menutup batuk dan bersin dengan siku dan rajin mencuci tangan
  • Dorong pelajar untuk menghindarkan dan membicarakan stigma
    • Diskusikan berbagai reaksi yang mungkin mereka alami dan jelaskan bahwa semuanya itu normal dalam keadaan yang tidak biasa. Dorong mereka untuk menuangkan dan mengomunikasikan perasaan mereka
  • Masukkan pendidikan kesehatan yang relevan ke dalam mata pelajaran-mata pelajaran lain
    • Mata pelajaran-mata pelajaran IPA dapat membahas virus, penularan penyakit dan pentingnya vaksinasi
    • Mata pelajaran-mata pelajaran sosial dapat difokuskan pada sejarah pandemi dan perkembangan kebijakan tentang kesehatan dan keselamatan masyarakat
  • Tugaskan para pelajar untuk membuat pengumuman publik melalui media sosial, siaran radio atau bahkan siaran televisi lokal
    • Mata pelajaran literasi dapat memperdayakan para pelajar untuk berpikir kritis an membuat sesuatu secara kritis, berkomunikasi dengan efektif dan menjadi warga negara yang aktif.

BANTU ANAK MENGATASI TEKANAN

Cara anak menanggapi tekanan bisa berbeda-beda. Umumnya tanggapan berupa sulit tidur, mengompol, sakit perut atau kepala, dan resah, menyendiri, marah, manja, atau takut ditinggal sendirian.

Tanggapi reaksi anak dengan memberi dukungan dan jelaskan bahwa reaksi-reaksi ini normal dalam situasi yang tidak biasa. Dengarkan kekhawatiran mereka dan hibur mereka serta tunjukkan kasih sayang, tenangkan mereka bahwa mereka aman dan sering-seringlah puji mereka.

Sebisa mungkin, tetap jalankan rutinitas dan jadwal seperti biasa, terutama sebelum mereka tidur, atau bantulah membuat rutinitas atau jadwal baru di lingkungan yang baru. Sampaikan fakta yang sesuai usia mereka tentang apa yang sudah terjadi, jelaskan apa yang sedang terjadi, dan beri contoh yang jelas tentang cara mereka melindungi diri dan orang lain dari infeksi. Sampaikan informasi tentang apa yang mungkin terjadi dengan cara yang membuat mereka tenang.

Misalnya, kalau anak Anda merasa sakit dan tidak keluar rumah atau menginap di rumah sakit, Anda dapat mengatakan, “Di rumah/rumah sakit dulu biar lebih aman untuk kamu dan teman-temanmu. Memang kadang rasanya tidak enak (mungkin seram atau bahkan membosankan), tapi kita harus ikut
aturan biar kita dan orang lain tetap aman. Keadaannya akan kembali seperti biasa tidak lama lagi.”

MENGENAI MASKER (WHO)

Kenakan masker jika:
  • Anda adalah pekerja bidang kesehatan yang merawat pasien COVID-19.
  • Jika Anda sehat, tapi merawat orang yang diduga terinfeksi virus corona.
  • Jika Anda batuk atau bersin.
  • Jika situasi lingkungan sedang dalam keadaan darurat, pakai masker setiap beraktifitas diluar rumah
Masker efektif jika digunakan bersama tindakan sering membersihkan tangan dengan lap tangan berbasis alkohol atau sabun dan air. Jika mengenakan masker, maka Anda harus tahu cara menggunakan dan membuangnya dengan baik, sebagaimana dibagikan pada situs web WHO Coronavirus disease (COVID-19) advice for the public: When and how to use masks

MENGELOLA KECEMASAN ATAU STIGMA YANG MENINGKAT (WHO)

Kami tahu bahwa Anda mungkin merasa cemas, tertekan, atau takut. Berikut ini beberapa hal penting yang perlu diperhatikan dan dibagikan kepada anggota komunitas Anda:
  • Sangat normal jika merasa sedih, tertekan, bingung, takut, atau marah selama krisis. Berbicara dengan orang yang Anda percayai, misalnya teman, keluarga atau anggota komunitas Anda, dapat membantu.
  • Jika Anda harus tinggal di rumah, jagalah gaya hidup sehat, termasuk makanan yang sehat, tidur, olahraga. Tetaplah jalin hubungan dengan orang-orang tercinta di rumah dengan email dan ponsel serta jalin hubungan dengan komunitas Facebook yang lebih luas untuk mendapatkan dukungan.
  • Jangan gunakan rokok, alkohol, atau obat-obatan lain untuk mengatasi masalah emosi Anda.
  • Jika Anda merasa tidak mampu menanggungnya sendiri, bicaralah dengan pekerja kesehatan atau konselor kesehatan. Buatlah rencana mengenai ke mana Anda akan pergi dan cara mencari bantuan untuk kebutuhan kesehatan fisik dan mental jika diperlukan.
  • Dapatkan fakta-fakta. Kumpulkan informasi yang akan membantu Anda secara akurat menentukan risiko Anda sehingga Anda dapat melakukan tindakan yang tepat. Cari sumber informasi kredibel yang dapat Anda percaya seperti situs web WHO atau lembaga kesehatan publik lokal atau nasional.
  • Saat memposting pastikan untuk membagikan fakta-fakta terbaru dari sumber-sumber informasi kredibel, hindari hiperbola dan tunjukkan solidaritas terhadap orang-orang yang terdampak Tentu saja, perhatikan untuk tidak membagikan informasi mengenai masalah kesehatan orang lain (seperti seseorang yang terkena COVID-19 tanpa izinnya).
Saran, Kritik atau Masukan yang sifatnya membangun terkait Hal Dasar Yang Dapat Kita Lakukan Dalam Pencegahan dan Pengendalian COVID-19 (2019 Novel Coronavirus) silahkan disampaikan๐Ÿ˜ŠCMIIW

Jangan Lupa Untuk Berbagi ๐Ÿ™Share is Caring ๐Ÿ‘€ dan JADIKAN HARI INI LUAR BIASA! - WITH GOD ALL THINGS ARE POSSIBLE๐Ÿ˜Š

Video pilihan khusus untuk Anda ๐Ÿ˜ Apa yang kita lakukan hari ini adalah Membangun Masa Depan;
youtube image

Comment Policy: Tanggapan atau pertanyaan terkait "Hal Dasar Yang Dapat Kita Lakukan Dalam Pencegahan dan Pengendalian COVID-19 (2019 Novel Coronavirus)" sangat diharapkan ๐Ÿ˜Š and please for your concern in supported of defantri.com
Buka Komentar
Tutup Komentar