Suwah Sembiring: Kiat Sukses Menembus SBMPTN [Mengenal Berbagai Jurusan di PTN]

Artikel sebelumnya Suwah Sembiring: Kiat Sukses Menembus SBMPTN [Metode Belajar Efektif] sudah menjelaskan banyak tentang metode belajar efektif, yang mungkin bisa kita terapkan.

Sekarang kita coba pelajari kiat sukses menembus SBMPTN tentang jurusan-jurusan yang ada di PTN dan prospek pekerjaan yang memungkinkan setelah nanti selesai kuliah, mari kita simak,

Banyak mahasiswa merasa kecewa setelah mereka mengikuti kuliah di jurusan yang mereka pilih. Sebagian dari mahasiswa yang kecewa itu akhirnya mencoba lagi mengikuti SNMPTN. Kekecewaan itu muncul tentunya karena kurangnya informasi yang mereka peroleh selama duduk di bangku SMA. Kurangnya informasi itu mengakibatkan kerugian bukan hanya kepada diri mereka sendiri, tetapi juga kepada orang tua mereka dan bahkan kepada peserta yang lain.

Untuk mengatasi masalah di atas, saya mencoba memberikan penjelasan berbagai jurusan yang ada di PTN. Jurusan-jurusan yang ada di PTN dibagi dalam 7 bidang keilmuan, yaitu: Ilmu Sains, Ilmu Kesehatan, Ilmu Teknologi, Ilmu Pertanian, Ilmu Sosial, Ilmu Sastra dan Budaya, dan Ilmu Filsafat.

3.1 ILMU-ILMU SAINS

Ilmu-ilmu sains pada umumnya bertujuan untuk menghasilkan peneliti. Jurusan-jurusan yang ada di ilmu-ilmu sains ini bernaung dalam Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam [FMIPA]. Jurusan-jurusan yang ada pada FMIPA adalah jurusan Matematika, Statistika, Fisika, Geofisika, Elektronika dan Instrumentasi, Kimia, Farmasi, Biologi, Astronomi, dan Geografi.

MATEMATIKA

Di jurusan Matematika, yang dipelajari tentu bukan hanya matematika [hitungan], tetapi hal-hal yang berkaitan dengan matematika. Pelajaran di SMA yang mendasari jurusan Matematika tentu sudah jelas, yaitu pelajaran matematika. Sarjana Matematika banyak yang bekerja sebagai peneliti di LIPI, BATAN, LAPAN, PT. DI, BPPT, ..., sebagai aktuaria di ASURANSI BUMIPUTRA, JIWASRAYA, REASURANSI, ..., sebagai analist atau programmer komputer di perusahaan asing atau perusahaan swasta nasional, dan sebagai dosen di Perguruan Tinggi.

STATISTIKA

Statistika merupakan sekumpulan metode untuk membuat keputusan ilmiah dalam situasi yang tak pasti. Jurusan Statistika ini merupakan pengkhususan [bagian] dari jurusan Matematika sehingga pelajaran di SMA yang mendasari jurusan Statistika adalah pelajaran matematika. Sarjana Statistika dapat bekerja sebagai peneliti di Biro Pusat Statistik [BPS], LIPI, BPPT, ..., sebagai pengolah data di berbagai instansi atau perusahaan, .... sebagai analis atau programmer komputer di perusahaan-perusahaan, dan dapat juga sebagai dosen di Perguruan Tinggi.

FISIKA

Jurusan Fisika mempelajari hal-hal yang berkaitan dengan gaya, partikel, optik, atom, dan lain-lain. Pelajaran di SMA yang mendasari jurusan Fisika adalah pelajaran fisika dan matematika. Sarjana Fisika dapat bekerja sebagai peneliti di LIPI, BATAN, LAPAN, PT. DI, BPPT, LEN, ..., sebagai analist atau programmer komputer di perusahaan asing atau swasta, dan sebagai dosen di Perguruan Tinggi.

GEOFISIKA

Geofisika merupakan bagian [pengkhususan] dari disiplin ilmu fisika yang menekankan pada pemahaman secara mendalam tentang kondisi fisik bumi. Pelajaran di SMA yang mendasari Geofisika adalah fisika dan matematika. Sarjana Geofisika dapat bekerja sebagai peneliti di Direktorat Vulkanologi, ELNUSA, Caltex, ..., sebagai surveyer di perusahaan minyak seperti Mobil Oil. Union Oil, ...., dan dapat juga sebagai dosen di Perguruan Tinggi.

ELEKTRONIKA dan INSTRUMENTASI

Elektronika dan Instrumentasi merupakan bagian atau pengkhususan dari disiplin ilmu fisika yang menekankan pada pemahaman tentang magnet, listrik, termodinamika, dan gelombang. Pelajaran di SMA yang mendasari jurusan Elektronika dan Instrumentasi adalah pelajaran fisika dan matematika. Sarjana Elektronika dan Instrumentasi dapat bekerja sebagai peneliti di LIPI, LAPAN, BPPT, PT. DI, PT. TELKOM, INDOSAT, ELNUSA, ..., sebagai perancang software atau hardware komputer di IBM, ASTRA, ..., dan dapat juga sebagai dosen di Perguruan Tinggi.

KIMIA

Jurusan Kimia mempelajari berbagai hal tentang sifat dan perubahan susunan zat. Di sini, Anda juga dituntut tekun melakukan berbagai percobaan di Laboratorium. Pelajaran di SMA yang mendasari jurusan Kimia adalah pelajaran kimia. Sarjana Kimia dapat bekerja sebagai peneliti dan pengembangan di LIPI, BATAN, BPPT, ...., sebagai Quality Control di Industri Kimia, Industri Plastik, Industri makanan, Industri Pertanian, Industri Perminyakan, ...., dan sebagai dosen di Perguruan Tinggi.

BIOLOGI

Biologi adalah ilmu yang mempelajari makhluk hidup. Di jurusan Biologi lebih menekankan pada masalah-masalah binatang dan tumbuhan, sedangkan masalahmasalah manusia dipelajari secara mendalam di jurusan Kedokteran. Pelajaran di SMA yang mendasari jurusan Biologi adalah pelajaran Biologi. Sarjana Biologi dapat bekerja sebagai peneliti di LIPI, Lembaga Biologi Nasional [LBN], Biologi Tropis [Biotrop], Departemen Kesehatan, Pertamina, ..., dan sebagai analisis di Industri Pertanian, Industri Farmasi, Industri Peternakan, Industri Kehutanan ...., dan sebagai dosen di Perguruan Tinggi.

FARMASI

Farmasi adalah suatu ilmu yang mempelajari tentang bahan-bahan obat, pembuatan, pengolahan, peracikan, pengubahan bentuk, pencampuran, dan penyimpanan obat. Pelajaran di SMA yang mendasari jurusan Farmasi adalah pelajaran Kimia dan Biologi. Sarjana Farmasi dapat bekerja sebagai peneliti di Industri Farmasi, Industri Kosmetika, Rumah Sakit, KEMKES, ...., sebagai apoteker di apotik-apotik dan di rumah sakit, dan sebagai dosen di Perguruan Tinggi.

ASTRONOMI

Astronomi adalah cabang ilmu pengetahuan yang menyelidiki benda-benda dan isinya dalam jagad raya. Pelajaran di SMA yang mendasari jurusan Astronomi adalah pelajaran fisika dan matematika. Sarjana Astronomi dapat bekerja sebagai peneliti di LAPAN, Angkatan Laut, Angkatan Udara, BPPT, Planetarium, Observatorium Bosscha ITB, Kementerian Perhubungan, ...., dan sebagai dosen di Perguruan Tinggi.

GEOGRAFI

Geografi adalah suatu ilmu yang mempelajari tentang aneka peristiwa, terutama yang menyangkut populasi dan tingkah laku kekayaan bumi, baik karena peristiwa alam maupun dalam rangka interaksi sosial. Pelajaran di SMA yang mendasari jurusan geografi adalah pelajaran geografi. Sarjana geografi dapat bekerja sebagai peneliti di LIPI LAPAN, Dinas Pekerjaan Umum, Pemerintah Daerah, Dinas Pendapatan Daerah, Badan Koordinasi Keluarga Berencana Nasional, ...., sebagai surveyer di berbagai Biro Konsultan, Kementerian Kehutanan dan Transmigrasi, Agraria, Kependudukan, ...., dan sebagai dosen di Perguruan Tinggi.

3.2 ILMU-ILMU TEKNIK

Ilmu-ilmu teknik terdiri dari dua fakultas, yaitu Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan [FTSP] dan Fakultas Teknik Industr [FTI]. FTSP mempelajari tentang hal-hal yang berhubungan dengan bangunan. Bangunan yang dimaksud di sini meliputi bangunan tempat tinggal, gedung perkantoran, bangunan industri, bangunan pemanfaatan dan pengaturan air, dan prasarana pengangkutan seperti jalan raya, jembatan, lapangan udara, dan sebagainya. FTI berhubungan dengan Industri, yaitu pertambangan, elektronika, dan sebagainya.

3.2.1 Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan

Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan terdiri dari jurusan-jurusan Teknik Arsitektur, Teknik Sipil, Teknik Planologi, Teknik Geodesi, dan Teknik Penyehatan.

TEKNIK ARSITEKTUR

Kalau kita membuat suatu bangunan, maka harus terlebih dahulu dibuat rancangannya. Selain rancangannya, tentu kita juga harus memikirkan kenyamanannya. Hal-hal seperti ini dipelajari di jurusan Teknik Arsitektur. Pelajaran di SMA yang mendasari jurusan teknik arsitektur adalah menggambar, mekanika, dan matematika. Sarjana teknik arsitektur dapat bekerja sebagai ahli teknik [perencana, konsultan] dan peneliti di perusahaan swasta nasional, swasta asing, Kementerian PU, LIPI, BPPT, ...., dan dapat juga sebagai dosen di Perguruan Tinggi.

TEKNIK SIPIL

Teknik sipil biasa disebut orang dengan teknik bangunan, karena memang ilmu ini mengurus soal perencanaan dan pelaksanaan berbagai macam bangunan. Bangunan yang digarap teknik sipil meliputi bangunan tempat tinggal, gedung perkantoran, bangunan industri,
bangunan pemanfaatan dan pengairan air, dan prasarana pengangkutan seperti jalan raya, jembatan, lapangan udara, dan sebagainya. Pelajaran di SMA yang mendasari jurusan teknik sipil adalah pelajaran mekanika dan matematika.
Sarjana teknik sipil dapat bekerja sebagai ahli teknik [perencana, konsultan] dan peneliti di perusahaan swasta nasional, swasta asing, LIPI, BPPT, Kementerian PU, Kementerian Perhubungan, Kementerian Kehutanan dan
Transmigrasi ..., dan dapat juga sebagai dosen di Perguruan Tinggi.

TEKNIK PLANOLOGI

Planologi artinya perencanaan. Perencanaan suatu wilayah atau kota meliputi banyak aspek, antara lain aspek fisik, ekonomi, sosial, budaya, politik, hukum, dan aspek-aspek lainnya. Jadi pelajaran di SMA yang mendasari jurusan teknik planologi, selain pelajaran IPA, juga diperlukan penguasaan terhadap pengetahuan sosial. Sarjana Teknik Planologi dapat bekerja sebagai ahli teknik [perencanaan, konsultan] dan peneliti di PEMDA, BAPENAS, PERUMNAS, BPPT, Kementerian Kehutanan dan Transmigrasi dan dapat juga sebagai dosen di Perguruan Tinggi.

TEKNIK GEODESI

Geodesi adalah suatu disiplin ilmu yang erat kaitannya dengan pengukuran bentuk bumi, medan gravitasi bumi, hubungan bumi dengan jagat raya, dan lain-lain. Pelajaran di SMA yang mendasari Teknik Geodesi adalah Matematika
dan Fisika. Sarjana Teknik Geodesi dapat bekerja sebagai ahli teknik [perencana, konsultan] dan peneliti di Perusahaan asing, swasta nasional, maupun lembaga pemerintah seperti
BAKORSURTANAL, BAPPENAS, BPPT, PEMDA, ..., dan dapat juga sebagai dosen di Perguruan Tinggi.

TEKNIK PENYEHATAN

Teknik Penyehatan mempelajari pemanfaatan air untuk air minum atau untuk keperluan industri. Selain syaratsyatar air minum, distribusi air, pembuangan sampah dan air kotor, pengolahan air industri dan sebagainya, di sini juga akan dipelajari Ilmu Kesehatan Masyarakat dan Pelestarian Lingkungan. Pelajaran di SMA yang mendasari jurusan Teknik Penyehatan adalah Matematika, Kimia, dan Biologi. Sarjana Teknik Penyehatan dapat bekerja
sebagai ahli teknik [perencana, konsultan] dan peneliti di Perusahaan Asing, Swasta nasional, maupun lembaga pemerintah seperti PEMDA, DEPKES, BAPENAS, BPPT, ..., dan dapat juga sebagai dosen di Perguruan Tinggi.

3.2.2 Fakultas Teknik Industri

Fakultas Teknik Industri terdiri dari jurusan-jurusan Teknik Elektro, Teknik Informatika, Teknik Mesin, Teknik Industri, Teknik Kimia, Teknik Fisika, Teknik Metalurgi, Teknik Geologi, Teknik Geofisika, Teknik Pertambangan, Teknik Perminyakan, Teknik Perkapalan, dan Teknik Kelautan.

TEKNIK ELEKTRO

Teknik Elektro adalah suatu jurusan yang mempelajari pemanfaatan yang dapat diakibatkan oleh elektron. Teknik Elektro mempunyai beberapa sub jurusan, yaitu jurusan Tegangan Tinggi [Pembangkit Tenaga Listrik] dan Jurusan Tegangan Rendah [Telekomunikasi]. Pelajaran di SMA yang mendasari jurusan Teknik Elektro adalah Matematika dan Fisika. Sarjana Teknik Elektro dapat bekerja sebagai ahli teknik [perencana, konsultan] dan peneliti di berbagai perusahaan asing, swasta nasioanal, maupun lembaga pemerintah seperti PLN, TELKOM, LIPI, BPPT, ...., dan dapat juga sebagai dosen di Perguruan Tinggi.

TEKNIK KOMPUTER/INFORMATIKA

Ada dua hal yang penting dalam komputer, yaitu perangkat keras [hardware] dan perangkat lunak [software]. Cara pembuatan perangkat kerasnya dipelajari di Teknik Komputer, sementara cara pembuatan softwarenya [program] dipelajari di Teknik Informatika. Pelajaran di SMA yang mendasari jurusan Teknik Komputer adalah
Matematika dan Fisika. Sarjana Teknik Komputer dapat bekerja sebagai ahli komputer [perencana, konsultan] dan peneliti di berbagai perusahaan asing, swasta nasional, maupun lembaga pemerintah, dan dapat juga sebagai dosen
di Perguruan Tinggi.

TEKNIK MESIN

Di jurusan Teknik Mesin, kita akan mempelajari hal-hal yang berhubungan dengan mesin. Jadi di Teknik Mesin, Anda tidak hanya mempelajari cara membuat mesin, tetapi juga mempelajari cara merawat mesin, cara membuat konstruksinya. Pelajaran di SMA yang mendasari jurusan Teknik Mesin adalah Fisika dan Matematika. Sarjana Teknik Mesin dapat bekerja sebagai ahli Teknik Mesin [perencana, konsultan] dan peneliti di berbagai perusahaan asing, swasta nasional, maupun lembaga pemerintah, dan dapat juga sebagai dosen di Perguruan Tinggi.

TEKNIK PENERBANGAN

Teknik Penerbangan merupakan spesialisasi dari Teknik Mesin. Di Teknik Penerbangan, Anda secara khusus mempelajari cara membuat mesin pesawat, cara merawat mesin Pesawat, dan cara membuat konstruksi Pesawat. Pelajaran di SMA yang mendasari jurusan Teknik Penerbangan adalah Fisika dan Matematika. Sarjana Teknik Penerbangan dapat bekerja sebagai ahli teknik penerbangan dan peneliti di perusahaan-perusahaan penerbangan, IPTN, BPPT, LAPAN, ...., dan dapat juga sebagai dosen di Perguruan Tinggi.

TEKNIK PERKAPALAN

Teknik Perkapalan merupakan spesialisasi dari Teknik Mesin. Di Teknik Perkapalan, Anda secara khusus mempelajari cara membuat mesin kapal, cara merawat kapal, dan cara membuat konstruksi kapal. Pelajaran di SMA yang mendasari jurusan Teknik Perkapalan adalah fisika dan matematika. Sarjana teknik perkapalan dapat bekerja sebagai ahli teknik perkapalan dan peneliti di perusahaan-perusahaan perkapalan, PT. PAL, BPPT, dan dapat juga sebagai dosen di Perguruan Tinggi.

TEKNIK INDUSTRI

Teknik Industri mempelajari masalah-masalah perencanaan dan pengawasan sistem yang terdiri dari unsur-unsur manusia, alat, dan sumber alam lainnya. Secara kasarnya, Teknik Industri sering juga disebut Tekniknya ekonomi. Pelajaran di SMA yang mendasari jurusan Teknik Industri adalah pelajaran fisika, matematika, dan ekonomi. Sarjana Teknik Industri dapat bekerja sebagai ahli teknik atau peneliti di berbagai perusahaan, Kementerian Perindustrian, BPPT, ...., dan dapat juga sebagai dosen.

TEKNIK KIMIA

Teknik Kimia adalah suatu teknik yang mempelajari cara-cara mengolah suatu bahan menjadi produk yang berdayaguna melalui proses kimia atau fisika. Pelajaran di SMA yang mendasari jurusan Teknik Kimia adalah pelajaran Kimia, Fisika, dan Matematika. Sarjana Teknik Kimia dapat bekerja sebagai ahli teknik [perencana, konsultan] dan peneliti di berbagai perusahaan asing, swasta nasional, Kementerian Perindustrian, BPPT, ..., dan dapat juga sebagai dosen di Perguruan Tinggi.

TEKNIK FISIKA

Teknik Fisika mempelajari tentang pemanfaatan ilmu fisika, antara lain untuk mengatasi kebisingan, pemanas atau pendingin suatu ruangan dan sebagainya. Pelajaran di SMA yang mendasari jurusan Teknik fisika adalah pelajaran fisika dan matematika. Sarjana Teknik Fisika dapat bekerja sebagai ahli teknik atau peneliti di PT. DI, BPPT, LAPAN, PT TELKOM, INDOSAT, ELNUSA, ..., dan dapat juga sebagai dosen di Perguruan Tinggi.

TEKNIK GEOFISIKA

Teknik Geofisika mempelajari tentang pemanfaatan pengetahuan tentang kondisi fisik bumi. Pelajaran di SMA yang mendasari Teknik Geofisika adalah fisika dan matematika. Sarjana Teknik Geofisika dapat bekerja sebagai ahli teknik atau peneliti di Direktorat Vulkanologi, ELNUSA, Caltex, perusahaan minyak seperti Mobil Oil. Union Oil, ..., dan dapat juga sebagai dosen di Perguruan Tinggi.

TEKNIK GEOLOGI

Teknik Geologi mempelajari tentang penelitian, pencarian bahan-bahan tambang, seperti bahan bakar, logam dan sebagainya, serta mempelajari tentang hal-hal yang terjadi di bumi seperti gempa, erosi, dan lain-lain. Pelajaran di SMA yang mendasari jurusan Teknik Geologi adalah fisika dan kimia. Sarjana teknik Geologi dapat bekerja sebagai peneliti atau ahli teknik di perusahaan minyak, konstruksi, Direktorat Pengawasan Gunung Berapi, dan lain-lain.

TEKNIK PERTAMBANGAN

Teknik Pertambangan mempelajari tentang pencarian dan pengolahan bahan-bahan tambang. Pelajaran di SMA yang mendasari jurusan Teknik Pertambangan adalah kimia. Sarjana pertambangan dapat bekerja sebagai ahli pertambangan di PT. Aneka Tambang, Lembaga Geologi dan Pertambangan Nasional, Perusahaan Minyak dan Gas seperti Mobil Oil, Union Oil, PT. Arun, ..., dapat juga sebagai dosen di Perguruan Tinggi.

TEKNIK PERMINYAKAN

Teknik Perminyakan mempelajari hal-hal yang berhubungan dengan minyak, antara lain mencari dan mengolah bahan-bahan yang dapat dibuat menjadi minyak. Pelajaran di SMA yang mendasari jurusan Teknik Perminyakan adalah pelajaran kimia. Sarjana Teknik Perminyakan dapat bekerja sebagai ahli teknik atau peneliti di perusahaan-perusahaan perminyakan seperti Mobil Oil, Union Oil, Caltex, ARCO, ..., dan dapat juga sebagai dosen di Perguruan Tinggi.

TEKNIK METALURGI

Teknik Metalurgi mempelajari hal-hal yang berhubungan dengan metal [logam], antara lain mencari dan mengolah bahan-bahan yang dapat dibuat menjadi logam. Pelajaran di SMA yang mendasari jurusan Teknik Metalurgi adalah pelajaran kimia. Sarjana Teknik Metalurgi dapat bekerja sebagai ahli teknik atau peneliti di PT. Krakatau Steel, PT. Timah, PT. Aneka Tambang, Lembaga Geologi dan Pertambangan Nasional, ..., dan dapat juga sebagai dosen di Perguruan Tinggi.

TEKNIK NUKLIR

Seperti yang kita ketahui bahwa bahan tambang itu terbatas yang suatu saat akan habis. Teknik Nuklir mencoba mencari alternatif dari bahan tambang tersebut. Teknologi Nuklir mengalami perkembangan sehingga penerapannya semakin luas, antara lain dapat digunakan ke bidang kedokteran, industri pangan, industri logam, industri pertanian dan sebagainya. Pelajaran di SMA yang mendasari jurusan Teknik Nuklir adalah Matematika, Fisika, dan Kimia. Sarjana Teknik Nuklir dapat bekerja sebagai peneliti atau ahli teknik Nuklir di BATAN, BPPT, PT. Dirgantara Indonesia, Pertamina, Industri Makanan, Industri Plastik, Pembibitan dan sebagainya.

3.3 ILMU-ILMU KESEHATAN

Ilmu-ilmu kesehatan terdiri dari 4 fakultas, yaitu fakultas Kedokteran Umum, Fakultas Kedokteran Gigi, Fakultas Kesehatan Masyarakat, dan Fakultas Kedokteran hewan.

KEDOKTERAN UMUM

Kedokteran Umum mempelajari hal-hal yang berhubungan dengan penyakit, antara lain: jenis-jenis penyakit, gejala-gejala penyakit, penyebab-penyebab penyakit, cara-cara penyembuhan dan pencegahannya. Pelajaran di SMA yang mendasari jurusan Kedokteran Umum adalah Biologi dan Kimia. Sarjana kedokteran dapat bekerja di berbagai rumah sakit, buka praktek sendiri, atau dapat juga menjadi dosen atau peneliti.

KEDOKTERAN GIGI

Kedokteran Gigi mempelajari hal-hal yang berhubungan dengan gigi, antara lain pengobatan, perawatan, pembuatan gigi palsu dan sebagainya. Pelajaran di SMA yang mendasari jurusan Kedokteran Gigi adalah biologi dan Kimia. Sarjana Kedokteran Gigi dapat bekerja di rumah-rumah sakit, buka praktik sendiri, atau dapat juga sebagai dosen atau peneliti.

KESEHATAN MASYARAKAT

Kesehatan masyarakat mempelajari managemen suatu rumah sakit dan pencegahan penyakit masyarakat melalui berbagai penyuluhan. Yang berminat memasuki jurusan Kesehatan Masyarakat sebaiknya menyenangi pelajaran IPA dan IPS. Sarjana Kesehatan Masyarakat dapat bekerja di rumah sakit, di Kementerian Kesehatan, sebagai dosen atau peneliti.

KEDOKTERAN HEWAN

Kedokteran hewan tidak hanya mempelajari tentang pengobatan hewan yang sakit, tetapi juga mempelajari tentang penyediaan protein hewani yang berkualitas tinggi dan baik untuk dikonsumsi masyarakat. Pelajaran di SMA yang mendasari Kedokteran hewan adalah biologi dan kimia. Sarjana Kedokteran Hewan dapat bekerja di Dinas Peternakan, Lembaga Penelitian Ternak, LIPI, PPA, LPPH, Kebun Binatang, ...., dapat juga menjadi dosen di PTN.

3.4 ILMU-ILMU PERTANIAN

Ilmu-ilmu pertanian mempelajari tentang usaha-usaha pengadaan tumbuhan dan hewan untuk kesejahteraan manusia. Ilmu-ilmu pertanian terdiri dari beberapa jurusan, antara lain: jurusan Ilmu Tanah, Budidaya Pertanian, Sosial Ekonomi Pertanian, Ilmu Hama dan Penyakit, Perikanan, Peternakan, Kehutanan, Mekanisasi Pertanian, Pengolahan Hasil Pertanian, dan Teknologi Industri Pertanian.

ILMU TANAH

Ilmu Tanah mempelajari hal-hal yang berhubungan dengan tanah, antara lain pemanfaatan tanah, pengawetan tanah agar tetap subur dan sebagainya. Pelajaran di SMA yang mendasari jurusan Ilmu Tanah adalah kimia. Sarjana Ilmu Tanah dapat bekerja sebagai ahli tanah atau peneliti di Kementerian Pertanian dan Perkebunan, Kementerian Kehutanan dan Transmigrasi, Balai Penyuluhan Pertanian, ..., dan dapat juga sebagai dosen di Perguruan Tinggi.

BUDIDAYA PERTANIAN [Agronomi]

Budidaya Pertanian mempelajari tentang asal-usul tanaman, penyebaran, penggolongan, pertumbuhan sejak ditanam sampai panen, serta teknologi pembudidayaan pertanian. Dengan mempelajari hal-hal tersebut di atas, kita dapat menemukan tanaman yang bermutu, baik kuantitas maupun kualitasnya. Pelajaran di SMA yang mendasari jurusan Budidaya Pertanian adalah pelajaran biologi. Sarjana Budidaya Pertanian dapat bekerja sebagai ahli budidaya atau peneliti di Kementerian Pertanian dan Perkebunan, Kementerian Kehutanan dan Transmigrasi, Lembaga Penelitian Pertanian, Lembaga Penelitian Hortikultura, ..., dan dapat juga sebagai dosen di Perguruan Tinggi.

SOSIAL EKONOMI PERTANIAN

Sosial Ekonomi Pertanian mempelajari tentang hubungan antara ekonomi dan pertanian. Dalam pelaksanaan pendidikan di Perguruan Tinggi, jurusan Sosial Ekonomi Pertanian diarahkan kepada Ekonomi Pertanian, Penyuluhan Pertanian, dan Komunikasi Pertanian. Sarjana Sosial Ekonomi Pertanian dapat bekerja sebagai ahli Sosial Ekonomi Pertanian di Kementerian Pertanian dan Perkebunan, Perusahaan Perkebunan, Balai Pendidikan dan Penyuluhan Pertanian, Proyek Pemerintah Bimas/Inmas, ..., dan dapat juga sebagai dosen di Perguruan Tinggi.

ILMU HAMA dan PENYAKIT

Ilmu Hama dan Penyakit mempelajari tentang cara-cara menanggulangi dan mencegah berjangkitnya hama dan penyakit. Pelajaran di SMA yang mendasari jurusan Ilmu Hama dan Penyakit adalah kimia dan biologi. Sarjana Ilmu Hama dan penyakit dapat bekerja sebagai ahli atau peneliti di Kementerian Pertanian dan Kehutanan, Perusahaan Perkebunan, Balai Penyuluhan Pertanian, ..., dan dapat juga sebagai dosen di Perguruan Tinggi.

PERIKANAN

Program studi Perikanan mempelajari hal-hal yang berhubungan dengan ikan, antara lain: lingkungan, pemeliharaan, makanan, penangkapan, hama dan penyakit, budidaya dan sebagainya. Pelajaran di SMA yang mendasari jurusan Perikanan adalah pelajaran biologi dan kimia. Sarjana Perikanan dapat bekerja sebagai ahli perikanan atau peneliti di Kementerian Pertanian dan Perkebunan, Kementerian Perdagangan, Balai Pendidikan dan Penyuluhan Perikanan, Perusahaan Penangkapan dan Pengolahan Ikan, ..., dan dapat juga sebagai dosen di Perguruan Tinggi.

PETERNAKAN

Program studi Peternakan mempelajari hal-hal yang berhubungan dengan ternak, antara lain: pemeliharaan, makanan, hama dan penyakit, budidaya dan sebagainya. Pelajaran di SMA yang mendasari jurusan Peternakan adalah pelajaran biologi dan kimia. Sarjana Peternakan dapat bekerja sebagai ahli peternakan atau peneliti di Kementerian Pertanian dan Perkebunan, Kementerian Perdagangan, Balai Pendidikan dan penyuluhan Ternak, Pusat Penelitian dan Pengembangan ternak, ..., dan dapat juga sebagai dosen di perguruan Tinggi.

KEHUTANAN

Program studi Kehutanan mempelajari hal-hal yang berhubungan dengan hutan, antara lain: penanaman, pemeliharaan, penyuburan tanah, pengolahan hasil hutan, perlindungan terhadap air dan cuaca. Pelajaran di SMA yang mendasari jurusan Kehutanan adalah biologi. Sarjana Kehutanan dapat bekerja sebagai ahli kehutanan atau peneliti di Kementerian Pertanian dan Perkebunan, Kementerian Perdagangan, Kementerian Kehutanan dan Transmigrasi, Lembaga Penelitian Hasil Hutan, Lembaga Penelitian Tanaman Tropis, PT. Perhutani, ..., dan dapat juga sebagai dosen di Perguruan Tinggi.

MEKANISASI PERTANIAN

Program studi Mekanisasi pertanian mempelajari halhal yang berhubungan dengan alat-alat, baik untuk pertanian maupun mengolah hasil-hasil pertanian. Pelajaran di SMA yang mendasari jurusan Mekanisasi Pertanian adalah Fisika dan Matematika. Sarjana Mekanisasi pertanian dapat bekerja sebagai ahli peralatan atau peneliti di Kementerian Pertanian dan Perkebunan, Perusahaan perkebunan, Kementerian Kehutanan dan Transmigrasi, Perusahaan alat-alat berat Pertanian, ..., dan dapat juga sebagai dosen di Perguruan Tinggi.

PENGOLAHAN HASIL PERTANIAN

Program studi Pengolahan Hasil Pertanian mempelajari tentang pengolahan hasil pertanian sejak dan panen hingga siap dikonsumsikan. Pelajaran di SMA yang mendasari jurusan Pengolahan hasil Pertanian adalah pelajaran biologi dan kimia. Sarjana Pengolahan hasil pertanian dapat bekerja sebagai ahli atau peneliti di Kementerian Pertanian dan Perkebunan, Kementerian Perindustrian, Kementerian Perdagangan, Industri Makanan, Industri Minuman, ...., dan dapat juga sebagai dosen di perguruan Tinggi.

TEKNOLOGI INDUSTRI PERTANIAN

Program studi Teknologi Industri Pertanian mempelajari dasar perencanaan, perancangan evaluasi, dan penerapan unsur-unsur kesatuan sistem produksi seperti manusia, mesin, dan peralatan serta sumber daya pertanian agar industri pertanian dapat mencapai efektifitas dan efisiensi yang optimal. Pelajaran di SMA yang mendasari jurusan Teknologi Industri Pertanian adalah pelajaran IPA dan Ekonomi. Sarjana Teknologi Industri Pertanian dapat bekerja sebagai ahli atau peneliti di Kementerian Pertanian dan Perkebunan, Kementerian Perdagangan, Kementerian Perindustrian, Perusahaan Perkebunan, ..., dan dapat juga sebagai dosen di Perguruan Tinggi.

3.5 ILMU-ILMU SOSIAL

Ilmu-ilmu sosial dibagi dalam lima fakultas, yakni: Fakultas Ekonomi, Fakultas Hukum, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Fakultas Ilmu Komunikasi, dan Fakultas Psikologi.

3.5.1 Fakultas Ekonomi

Fakultas Ekonomi mempelajari hal-hal yang berhubungan dengan manusia dan kebutuhannya. Fakultas Ekonomi dibagi tiga jurusan, yakni:
  • EKONOMI dan PEMBANGUNAN
  • Mempelajari hal-hal yang berkaitan dengan usaha manusia untuk memenuhi kebutuhan materialnya dalam skala masyarakat luas, sehingga diharapkan Anda senang mengamati perkembangan masalah-masalah ekonomi nasional dan internasional.
  • MANAGEMEN
  • Mempelajari proses melakukan suatu kegiatan untuk mencapai tujuan yang telah ditentukan. Proses tersebut biasanya dilakukan dalam suatu perusahaan sehingga managemen sering juga disebut ekonomi perusahaan.
  • AKUNTANSI
  • Mempelajari penggolongan, penguraian, dan penafsiran pembukuan dengan tujuan memperlihatkan jalannya suatu usaha dari segi untung ruginya perusahaan.

3.5.2 Fakultas Hukum

Program studi Hukum mempelajari hal-hal yang berhubungan dengan hukum, antara lain aturan-aturan dengan konsekuensinya. Aturan-aturan tersebut dapat antarmanusia, antarnegara dan sebagainya. Bidang-bidang spesialisasi hukum adalah Hukum Perdata, Hukum Pidana, Hukum Tata Negara, Hukum Administrasi Negara, dan Hukum Internasional. Sarjana Hukum dapat bekerja di setiap instansi pemerintah maupun swasta.

3.5.3 Fakultas llmu Sosial dan Ilmu Politik

Fakultas ilmu sosial dan ilmu politik terdiri dari beberapa jurusan, antara lain: Ilmu Politik atau Ilmu Pemerintahan, Hubungan Internasional, Sosiologi, Administrasi Negara, Sosiatri, dan Kriminologi.

ILMU POLITIK atau ILMU PEMERINTAHAN

Program studi Ilmu Politik atau Ilmu Pemerintahan mempelajari tentang pranata-pranata serta proses-proses kekuasaan dalam kehidupan masyarakat, terutama yang berkaitan dengan negara atau pemerintahan. Sarjana llmu Politik atau Ilmu Pemerintahan dapat bekerja di KEMDAGRI, KEMLU, KEMDIKNAS, LIPI, ..., dan dapat juga sebagai dosen di Perguruan Tinggi.

HUBUNGAN INTERNASIONAL

Program studi Hubungan Internasional mempelajari tentang politik tingkat internasional. Sarjana Hubungan Internasional dapat bekerja di KEMLU, Media Masa [sebagai wartawan, atau penulis], ..., dan dapat juga sebagai dosen di Perguruan Tinggi.

SOSIOLOGI

Program studi Sosiologi mempelajari hubungan antar manusia dalam masyarakat. Sarjana Sosiologi dapat bekerja sebagai peneliti di LIPI, KEMDAGRI, ..., dan dapat juga sebagai dosen di Perguruan Tinggi.

ADMINISTRASI NEGARA

Program studi Administrasi Negara mempelajari semua kegiatan mengenai hubungan antara sarana dan tujuan, hubungan antara fakta dan nilai, dan hubungan antara prilaku dan tindakan dalam organisasi kenegaraan. Sarjana Administrasi Negara dapat bekerja KEMDAGRI, BAPPENAS, BAPPEDA, BAKN, ..., dan dapat juga sebagai dosen di Perguruan Tinggi.

SOSIATRI

Program studi Sosiatri mempelajari hal-hal yang berhubungan dengan penyembuhannya. Penyakit sosial itu antara lain kemiskinan, kebodohan, buta huruf, dan sebagainya. Sarjana Sosiatri dapat bekerja di KEMDAGRI, KEMSOS, Transmigrasi, LIPI, BKKBN, ..., dan dapat juga sebagai dosen di Perguruan Tinggi.

KRIMINOLOGI

Program studi Kriminologi mempelajari hal-hal yang berhubungan dengan kejahatan, antara lain: gejala kejahatan, latar belakang kejadian kejahatan, dan keadaan si pelaku kejahatan itu sendiri. Sarjana Kriminologi dapat bekerja di Kepolisian, Kejaksaan, LIPI, sebagai wartawan atau penulis di media massa, dan dapat juga sebagai dosen di Perguruan Tinggi.

3.5.4 Fakultas Ilmu Komunikasi

Program studi Ilmu Komunikasi mempelajari tentang rangkaian proses sejak munculnya pesan dalam masyarakat sampai dengan penerimaan informasi tersebut di masyarakat. Sarjana Ilmu Komunikasi dapat bekerja di semua departemen atau perusahaan. Akan tetapi lebih banyak dibutuhkan di TVRI, Surat Kabar, Majalah, dan sebagainya.

ILMU PERPUSTAKAAN

Program studi Ilmu Perpustakaan mempelajari tentang pencarian dan penyimpanan informasi. Informasi tersebut pada umumnya dalam bentuk buku. Sarjana Ilmu Perpustakaan dapat bekerja di Perpustakaan yang dimiliki oleh Pemerintah, Perguruan Tinggi, atau Perusahaan.

3.5.5 Fakultas Psikologi

Program Studi Psikologi mempelajari tentang tingkah laku dan kegiatan-kegiatan manusia yang merupakan cermin dari jiwanya. Bidang-bidang spesialisasi Psikologi adalah Psikologi Industri, Psikologi Sosial, Psikologi Klinis, Psikologi Pendidikan, Psikologi Perkembangan, dan Psikologi Eksperimen. Sarjana Psikologi dapat bekerja di setiap Perusahaan bagian personalia, sebagai psikolog di Rumah Sakit atau Biro Konsultasi Psikologi dan sebagainya.

3.6 ILMU-ILMU SASTRA DAN BUDAYA

Ilmu-ilmu Sastra dan Budaya terdiri dari beberapa jurusan, antara lain: Sastra Indonesia, Sastra daerah Sastra Asing, Antropologi, Arkeologi Indonesia, dan Sejarah.

SASTRA INDONESIA

Program studi Sastra Indonesia mempelajari hal-hal yang berhubungan dengan bahasa Indonesia, yaitu bahasa sebagai ilmu [Tata bahasa] dan bahasa sebagai seni [sastra]. Sarjana Sastra Indonesia dapat bekerja sebagai peneliti di Pusat Bahasa, LIPI, Taman Budaya, Dewan Kesenian, ..., sebagai Editor atau Wartawan di berbagai media masa, dan dapat juga sebagai dosen di Perguruan Tinggi.

SASTRA DAERAH

Program studi Sastra Daerah [Sastra Melayu, Sastra Jawa, ...] mempelajari karya-karya sastra daerah tertentu dan hubungannya dengan masyarakat. Sarjana sastra daerah dapat bekerja sebagai ahli bahasa di KEMDIKNAS, Kementerian Kebudayaan dan Pariwisata, ..., sebagai Editor atau Wartawan, dan dapat juga sebagai dosen di Perguruan Tinggi.

SASTRA ASING

Program studi Sastra Asing [Inggris, Prancis, Jerman, ...] mempelajari hal-hal yang berhubungan dengan bahasa asing tertentu, yaitu bahasa sebagai alat komunikasi [percakapan], bahasa sebagai ilmu [Linguistik], dan bahasa sebagai seni [sastra]. Sarjana sastra asing dapat bekerja sebagai ahli bahasa di KEMLU, LIPI, Kementerian Telekomunikasi dan Informatika, ..., sebagai penerjemah, sebagai Editor atau Wartawan, sebagai Guide, ..., dan dapat juga menjadi dosen di Perguruan Tinggi.

ANTROPOLOGI

Program studi Antropologi mempelajari tentang kebudayaan masa lampau suatu masyarakat untuk mendapatkan keterangan persebaran kebudayaan masyarakat tersebut. Sarjana Antropologi dapat bekerja di Dinas Pariwisata, biro konsultan, LIPI, KEMDIKNAS, dan dapat juga sebagai dosen di Perguruan Tinggi.

ARKEOLOGI

Program studi Arkeologi mempelajari tentang kehidupan dan aktivitas masyarakat di masa lalu melalui peninggalannya. Peninggalan tersebut dapat berupa monumen atau fosil. Sarjana Arkeologi dapat bekerja di Dinas Pariwisata, Pusat Penelitian Arkeologi Nasional, Balai Arkeologi, Museum dan sebagainya.

SEJARAH

Program studi Sejarah mempelajari tentang uraian mengenai peristiwa-peristiwa atau kejadian-kejadian yang benar-benar terjadi pada masa lampau. Sarjana Sejarah dapat bekerja di Dinas Pariwisata, LIPI, KEMDIKNAS, sebagai dosen di Perguruan Tinggi dan sebagainya.

3.7 ILMU FILSAFAT

Program studi Filsafat mempelajari semua masalah kehidupan untuk dirumuskan ke dalam sistem pengetahuan yang mendasar. Yang berminat memasuki program studi ini harus mempunyai rasa ingin tahu yang besar tentang hal-hal yang mendasar. Sarjana filsafat dapat bekerja sebagai peneliti di LIPI, Lembaga Penahanan Nasional, Dewan Riset Nasional, ..., dan dapat juga sebagai dosen di Perguruan Tinggi.

Lanjutkan ke: Suwah Sembiring: Kiat Sukses Menembus SBMPTN [Strategi Memilih PTN]

Video pilihan khusus untuk Anda 😊 Masih menganggap matematika hanya hitung-hitungan semata, mari kita lihat kreativitas siswa ini;

You Might Also Like: