Gk7qp1DNYQGDurixnE7FWT3LyBvSK3asrvqSm057
Bookmark

30 Soal TO TKA Bahasa Indonesia SMP/MTs dan Kunci Jawaban (F)

Contoh Soal TKA Bahasa Indonesia SMP/MTs Sederajat dan Kunci Jawaban

Catatan calon guru berikut belajar Bahasa Indonesia yaitu Contoh Soal TKA (Tes Kemampuan Akademik) Bahasa Indonesia SMP/MTs Sederajat dan Kunci Jawaban. Catatan ini diharapkan bisa membantu siswa atau guru dalam persiapan menghadapi TKA (Tes Kemampuan Akademik) Jenjang SMP/MTs Sederajat.

Berdasarkan informasi yang dibagikan PUSPENDIK (Pusat Asesmen Pendidikan) melalu laman https://pusmendik.kemdikbud.go.id/tka/ disampaikan bahwa Tes Kemampuan Akademik (TKA) Bahasa Indonesia SMP/MTs Sederajat difokuskan pada keterampilan membaca

Muatan Bahasa Indonesia SMP/MTs Sederajat

Keterampilan membaca diujikan pada dua jenis teks, yaitu teks informasi dan teks fiksi.

  • Teks informasi merupakan teks yang berisi fakta, konsep, atau prosedur dari berbagai bidang atau topik yang berskala lokal, nasional, atau global. Teks informasi dapat berupa teks tunggal maupun teks jamak.
  • Teks fiksi merupakan cerita rekaan yang dapat bersifat faktual (sejarah/biografi) atau realisme dengan latar cerita konkret atau abstrak, tokoh berkarakter bulat, konflik tunggal atau jamak dengan penyelesaian tertutup, alur campuran, dan sudut pandang orang ketiga.

Teks yang digunakan TKA memiliki karakteristik kosakata, kalimat, dan wacana sebagai berikut.

  • Karakteristik kosakata: kata umum, kata berimbuhan/konfiks, kata abstrak, makna denotatif, istilah teknis, makna konotatif konteks tertentu.
  • Karakteristik kalimat: jumlah kata per kalimat 5–9 kata, kalimat tunggal berbagai pola, kalimat majemuk setara.
  • Karakteristik wacana: kohesi penyulihan/substitusi, konjungsi antarparagraf perbandingan dan penekanan/intensifikasi, penggunaan tanda baca untuk mendukung deskripsi; panjang teks 200–250 kata (kecuali teks puisi).

Matriks Asesmen Bahasa Indonesia SMP/MTs Sederajat

  1. Pemahaman Tekstual
    • Mengidentifikasi penggunaan istilah dalam berbagai bidang.
    • Mengidentifikasi objek dan/atau latar berdasarkan kosakata yang digunakan dalam teks fiksi atau nonfiksi.
    • Mengidentifikasi informasi penting yang tersurat dalam teks.
    • Menyusun kerangka atau bagan berdasarkan bagian-bagian penting dalam teks.
  2. Pemahaman Inferensial
    • Menyimpulkan ide pokok, gagasan pendukung, tokoh, peristiwa, latar, dan/atau nilai-nilai dalam dan/atau antarteks.
    • Menjelaskan kelogisan hubungan antarperistiwa, antargagasan, dan/atau antarinformasi dalam dan/atau antarteks.
    • Memprediksi peristiwa dalam teks.
    • Menjelaskan bahasa kias dan citraan yang digunakan dalam teks fiksi.
  3. Evaluasi dan Apresiasi
    • Menilai relevansi peristiwa dalam teks dengan kehidupan sehari-hari.
    • Menilai kesesuaian dan/atau keakuratan unsur, kebahasaan, atau isi berdasarkan perbandingan informasi dalam dan/atau antarteks.
    • Menyimpulkan respons emosional terhadap unsur teks fiksi.

Contoh Soal TKA Bahasa Indonesia SMP/MTs Sederajat dan Kunci Jawaban

Contoh soal TKA Bahasa Indonesia SMP/MTs Sederajat ini, silahkan dikerjakan terlebih dahulu secara mandiri sebelum membuka buku atau sumber lain untuk melihat pembahasan soal. Setelah selesai silahkan Periksa Jawaban dan jika hasilnya belum memuaskan, pilih ⟳ Ulangi Tes untuk tes ulang. Ayo Tunjukkan Kemampuan Terbaikmu!

TKA Bahasa Indonesia SMP/MTs
Nama Peserta :
Tanggal Tes :
Jumlah Soal :30 soal
Petunjuk Pengerjaan Soal:
Bentuk soal pilihan ganda, pilihlah jawaban yang benar di antara pilihan jawaban yang tersedia. Apabila Kamu merasa terdapat lebih dari satu jawaban yang benar, maka pilihlah yang paling benar.

Bacalah teks berikut!
Serenada Pantai Gesing
Karya: Siska Yuniati

"Kok tidak kasih kabar dulu, Le. Tidak biasanya pulang di hari kerja," ibu menyambutku begitu suara mesin motor memasuki halaman rumah.

"Bagas kangen Ibu," jawabku sekenanya. Kucium tangan keriput ibu. Tak ayal rindu itu merasuk tiba-tiba.

"Bapak di mana, Bu?"

"Bapakmu sudah berangkat ke Panggang, ke rumah Lik Siti. Mungkin siang sudah pulang. Makanlah dulu, Bagas, atau beristirahatlah," tutur ibu seraya mengambil ransel yang baru saja aku turunkan.

Ah, Bapak. Di masa tua tak selayaknya sering pergi sendirian.

"Bagas ingin ke pantai, Bu. Barangkali sudah ada perahu yang merapat."

Kuturuti langkah kakiku menuju "pelabuhan kecil" kami. Tiga puluhan perahu bercat biru memenuhi bibir pantai. Di depan bangunan Tempat Pelelangan Ikan tampak banyak orang berkumpul. Mobil pick up milik pengepul ikan juga sudah terparkir.

Pukul delapan pagi. Biasanya perahu nelayan yang berangkat kisaran pukul empat sore telah kembali. Melihat sumringahnya wajah-wajah para nelayan, dapat dipastikan perahu mereka penuh ikan. Aku mendekat ke tempat pelelangan ikan. Sekilas kerapu, keting, kakap merah, remang, serta pari memenuhi lantai bangunan TPI, siap untuk ditimbang.

"Bagas, kapan pulang?" Lik Tarno memanggilku. Tangannya masih sibuk mengepaki jaring dan pancing.

"Tadi, Lik! Panen, ya!"

"Ada caru kalau mau kau bawa," Lik Tarno memperlihatkan seekor ikan putih besar kepadaku.

Bagiku ikan caru sudah enak meski hanya digoreng. Terlebih jika ditemani sambal terasi. Kalau hanya menginginkan olahan ikan, di tempat ini banyak warung yang menyediakannya. Mau dibakar, digoreng, dimasak asam manis, asam pedas, tinggal memilih. Akan tetapi bukan itu tujuanku. Aku ingin bertemu Kinan.

"Matur nuwun, Lik. Saya ingin jalan-jalan dulu."

Basa-basiku menuntunku menuju pantai. Berjalan di pasir putih nan lembut, mencelupkan kaki pada air bergradasi bening, hijau, biru. Kuhirup dalam-dalam udara pantai yang khas. Menghempaskannya perlahan bersamaan dengan ombak kecil yang menjilati pasir.

Di kejauhan kulihat Kinan. Gadis berperawakan sedang itu sibuk bermain air di dekat tebing. Kinanti tidak pernah berubah. Sejak kecil tempat itulah yang paling ia senangi.

"Kinan!"

Kinanti menoleh dan melambaikan tangannya. Berlari kecil aku dekati gadis itu.


1. Soal TO TKA Bahasa Indonesia SMP/MTs

Berdasarkan isi kutipan cerpen "Serenada Pantai Gesing", pilihlah amanat yang sesuai dengan cerpen tersebut.
Tentukan jawaban yang Benar untuk setiap pernyataan berikut!
  1. Kita harus menghargai dan menyayangi orang tua selagi mereka masih ada.
  2. Rindu kepada kampung halaman dapat terobati dengan kembali ke tempat asal.
  3. Orang tua di masa tua sebaiknya lebih sering bepergian sendirian agar mandiri.
  4. Bertemu teman lama di pantai adalah jalan satu-satunya untuk menghilangkan kejenuhan.

2. Soal TO TKA Bahasa Indonesia SMP/MTs

Beberapa pernyataan berikut menunjukkan penggunaan latar dalam teks cerita Serenada Pantai Gesing.
Berdasarkan isi teks, tentukan Benar atau Salah untuk setiap pernyataan berikut!
  1. Cerita berlatar di rumah tokoh Bagas, Tempat Pelelangan Ikan, dan Pantai Gesing.
  2. Latar cerita banyak terjadi di perjalanan ketika tokoh pulang kampung.
  3. Suasana pantai digambarkan dengan pasir putih, air laut bergradasi, dan ombak kecil.

3. Soal TO TKA Bahasa Indonesia SMP/MTs

Kerangka cerita berdasarkan kutipan cerpen Serenada Pantai Gesing adalah...
Cermati teks infografis berikut!.
Soal TKA Bahasa Indonesia SMP/MTs Sederajat dan Kunci Jawaban pdf

4. Soal TO TKA Bahasa Indonesia SMP/MTs

Pernyataan yang sesuai dengan teks infografiks tersebut adalah...

5. Soal TO TKA Bahasa Indonesia SMP/MTs

Beberapa pernyataan berikut menunjukkan hubungan sebab-akibat antarobjek dalam teks.
Berdasarkan informasi di atas, tentukan Benar atau Salah untuk setiap pernyataan berikut!
  1. Karena tingkahnya beragam dan menggemaskan, kucing menjadi salah satu hewan yang banyak dipelihara.
  2. Karena memiliki cangkang dengan corak unik, kura-kura populer sebagai hewan peliharaan.
  3. Karena kupingnya kecil dan matanya besar, kelinci menjadi hewan yang lucu dan imut.

6. Soal TO TKA Bahasa Indonesia SMP/MTs

Manakah makna kata yang tepat sesuai teks infografis "6 Hewan Peliharaan Populer"?
Tentukan jawaban yang Benar untuk setiap pernyataan berikut!
  1. Kata cangkang pada kura-kura bermakna pelindung tubuh yang keras.
  2. Kata meluncur pada sugar glider bermakna bergerak cepat di udara.
  3. Kata gemas pada kucing bermakna merasa takut dan bingung.
  4. Kata pintar pada anjing bermakna memiliki tubuh yang besar.
Cermati puisi berikut!
Pesona Gunungkidul
Soal TKA Bahasa Indonesia SMP/MTs Sederajat dan Kunci Jawaban pdf

Di ufuk timur mentari menorehkan cahaya,
Gunung karst bagai penjaga setia masa tua,
Angin laut berbisik lirih di telinga,
Menyulam damai, meneduhkan jiwa.

Ombak memahat tebing bagai perupa ulung,
Suara deburnya irama rindu yang agung,
Pasir putih laksana permadani suci,
Menghampar lembut di telapak bumi.

Goa sunyi berpeluk gelap nan mesra,
Kristal stalaktit meneteskan doa rahasia,
Seakan bumi menyimpan cerita lama,
Tentang waktu, cinta, dan makna yang abadi.

Hijau perbukitan menjuntai bagai selendang,
Menggandeng sawah dalam tarian gemilang,
Gunungkidul, engkau lukisan Tuhan nan megah,
Pelabuhan rasa, indah tanpa cela dan resah.

7. Soal TO TKA Bahasa Indonesia SMP/MTs

Puisi tersebut menggunakan berbagai majas personifikasi, seperti pada baris "Kristal stalaktit meneteskan doa rahasia."
Majas personifikasi pada kutipan tersebut bermakna....

8. Soal TO TKA Bahasa Indonesia SMP/MTs

Berdasarkan puisi tersebut, tentukan Tepat atau Tidak Tepat dilihat dari segi penggunaan makna kiasnya!
  1. Ungkapan "ombak memahat tebing bagai perupa ulung" merupakan bahasa kias yang menggambarkan kekuatan ombak seolah-olah seniman yang membentuk tebing.
  2. Ungkapan "pasir putih laksana permadani suci" adalah bahasa denotatif yang menyatakan warna pasir apa adanya tanpa perbandingan.
  3. Ungkapan "hijau perbukitan menjuntai bagai selendang" adalah bahasa kias yang melukiskan keindahan bukit seperti kain panjang yang menjuntai.

9. Soal TO TKA Bahasa Indonesia SMP/MTs

Respons emosi pembaca yang ditimbulkan dari gambaran yang tampak pada bait ke-1 puisi tersebut?
Bacalah teks berikut!
Budaya Jawa
Soal TKA Bahasa Indonesia SMP/MTs Sederajat dan Kunci Jawaban pdf

Batik yaitu kain bergambar yang dibuat khusus dengan cara menuliskan atau menggambarnya secara langsung pada kain menggunakan canting. Batik adalah kerajinan dengan nilai seni yang tinggi dan udah jadi bagian budaya Indonesia sejak dulu, terutama di Pulau Jawa. Proses pengolahannya juga dilakukan dengan cara tertentu yang sangat khas.

Pada zaman dulu, perempuan-perempuan Jawa menjadikan keterampilan mereka dalam membatik sebagai pekerjaan. Pada masa itu pekerjaan membatik merupakan pekerjaan eksklusif untuk perempuan. Masing-masing motif batik punya kisah sendiri-sendiri, misalnya motif batik "Mega Mendung" yang berasal dari daerah pesisir dan disana pekerjaan membatik yaitu hal yang lazim buat laki-laki. Berbagai warna dan corak batik lain juga dipengaruhi oleh asing.

Pada awalnya, batik punya warna dan corak yang terbatas, bahkan beberapa corak hanya boleh dipakai kalangan tertentu. Namun, pada akhirnya batik menyerap pengaruh dari luar, seperti penjajah dan pedagang asing. Warna-warna batik cerah seperti merah diperkenalkan oleh Tionghoa, yang juga memopulerkan motif phoenix. Bangsa Eropa juga berminat ke budaya ini, hasilnya mereka membuat corak bungabunga atau dari benda-benda yang dibawa, seperti kereta kuda. Warna kesukaan mereka, biru, juga ikut mempengaruhi. Sementara itu, batik tradisional tetap mempertahankan motifnya. Dalam upacara adat batik tradisional juga masih sering dipakai karena perlambangannya masing-masing.

Dengan demikian, batik dapat dijadikan kebanggan rakyat Indonesia karena batik mempunyai ragam corak dan warna yang bisa menarik minat para turis asing untuk datang. Dari sinilah, batik dapat menjadi salah satu sumber mata pencaharian masyarakat untuk meningkatkan perekonomian Indonesia. (https://cerdika.com)

10. Soal TO TKA Bahasa Indonesia SMP/MTs

Isi teks eksplanasi tersebut kurang sesuai dengan judul teks "Budaya Jawa".
Alasan yang paling tepat adalah...

11. Soal TO TKA Bahasa Indonesia SMP/MTs

Penggunaan istilah yang sesuai dengan tema teks tersebut adalah...

12. Soal TO TKA Bahasa Indonesia SMP/MTs

Berdasarkan teks, tentukan Tepat atau Tidak Tepat peryataan tentang tujuan teks berikut!.
  1. Tujuan penulisan teks adalah untuk menggambarkan proses pembuatan batik dari awal sampai terbentuknya batik.
  2. Penulisan teks tersebut bertujuan menjelaskan perkembangan batik sebagai bagian dari budaya Jawa dan warisan budaya Indonesia.
  3. Penulis menyampaikan teks tersebut dengan tujuan mengajarkan cara membuat batik dengan disertai langkah-langkah sederhana.
Bacalah teks berikut!
Peluang dan Tantangan Tingkat Kesehatan di Kabupaten Gunung kidul

Gunungkidul merupakan kabupaten di Daerah Istimewa Yogyakarta yang memiliki karakteristik geografis karst dan perbukitan, sehingga akses air bersih dan sanitasi masih menjadi tantangan utama. Kondisi ini berpengaruh besar terhadap kesehatan masyarakat, khususnya balita dan ibu hamil. Menurut data Dinas Kesehatan Gunungkidul per Semester I 2023, terdapat sekitar 4.700 kasus stunting, yaitu sekitar 15,79 % dari balita di seluruh kabupaten.

Di sisi lain, perkembangan angka stunting menunjukkan tren yang bervariasi. Misalnya, data Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) menyebut bahwa pada 2024 prevalensi stunting di Gunungkidul mencapai 19,7 %, menurun dari sebelumnya 22,2 %. Namun, menurut laporan lain, sepanjang tahun 2024 angka stunting di Gunungkidul juga ditemukan sebesar 14,35 %, yang mencerminkan disparitas data dan tantangan dalam pendataan yang akurat.

Untuk mengatasi permasalahan kesehatan ini, pemerintah kabupaten dan berbagai pemangku kepentingan telah meluncurkan sejumlah intervensi. Salah satu inisiatif unggulan adalah Gerakan GENTING (Orang Tua Asuh Cegah Stunting), yang dilakukan melalui pemberian bantuan gizi, pembangunan jamban sehat, sanitasi, penyediaan air bersih, dan pendampingan keluarga berisiko. Audit kasus stunting juga dilakukan secara berkala di sejumlah kapanewon untuk menganalisis faktor penyebab dan mengevaluasi efektivitas program intervensi.

Secara keseluruhan, meskipun masih ada tantangan yang cukup besar, ada indikasi kemajuan dalam upaya menurunkan angka stunting dan meningkatkan kesehatan masyarakat di Gunungkidul. Kunci keberhasilan terletak pada kolaborasi lintas sektor (kesehatan, pendidikan, sanitasi, pemberdayaan masyarakat), akurasi data, serta partisipasi aktif masyarakat dalam menjalankan gaya hidup sehat dan pemenuhan gizi seimbang. Dengan konsistensi program dan peningkatan kapasitas lokal, diharapkan derajat kesehatan masyarakat Gunungkidul semakin membaik di masa mendatang. Laporan data pada acara Rembuk Stunting 2025 menunjukkan angka stunting di Kabupaten Gunungkidul turun 2,5%, yaitu dari 22,2% tahun 2023, menjadi 19,7% pada tahun 2024. Hasil Survei Kesehatan Indonesia (SKI) di DIY angka stunting 18% pada tahun 2023 turun 0,6% menjadi 17,4%

13. Soal TO TKA Bahasa Indonesia SMP/MTs

Gagasan pendukung sebuah paragraf pada teks tersebut memuat langkah pemerintah untuk mengatasi permasalahan yaitu menggagas gerakan cegah stanting dan audit status secara berkala.
Dari bukti kedua gagasan pendukung tersebut, apa gagasan utama paragraf tersebut?...

14. Soal TO TKA Bahasa Indonesia SMP/MTs

Pernyataan berikut merupakan prediksi positif yang mungkin terjadi tentang isi teks tersebut.
Berdasarkan teks, tentukan Tepat atau Tidak Tepat pernyataan berikut!...
  1. Jika program GENTING terus berjalan secara konsisten, angka stunting di Gunungkidul berpotensi terus menurun di masa mendatang.
  2. Akurasi data dan audit kasus stunting yang rutin dapat menimbulkan pengaruh perubahan data sehingga data kasus tidak akurat.
  3. Dengan kerja sama lintas sektor dan peningkatan partisipasi masyarakat, derajat kesehatan masyarakat Gunungkidul dapat meningkat secara bertahap.

15. Soal TO TKA Bahasa Indonesia SMP/MTs

Tentukan tentang kalimat fakta yang Benar untuk setiap pernyataan berikut!
  1. Gunungkidul memiliki karakteristik geografis berupa daerah karst dan perbukitan yang menyebabkan akses air bersih dan sanitasi menjadi tantangan utama.
  2. Pemerintah Kabupaten Gunungkidul melakukan audit kasus stunting secara berkala di beberapa kapanewon.
  3. Laporan Rembuk Stunting 2025 menunjukkan angka stunting di Kabupaten Gunungkidul turun dari 22,2% pada tahun 2023 menjadi 19,7% pada tahun 2024.
  4. Program GENTING merupakan langkah yang sangat efektif untuk menurunkan angka stunting dan meningkatkan kesehatan masyarakat di Gunungkidul.
Bacalah teks berikut!
Taman Desa yang Belum Jadi
Soal TKA Bahasa Indonesia SMP/MTs Sederajat dan Kunci Jawaban pdf

Suasana balai desa sore itu ramai. Warga berkumpul untuk membahas rencana pembangunan taman desa yang sudah lama diusulkan. Pak Lurah membuka pertemuan, lalu mempersilakan warga untuk menyampaikan pendapat.

Pak Karto, seorang sesepuh desa yang dituakan, berdiri lebih dulu.

"Menurut saya, taman desa ini tidak perlu dibuat terlalu mewah. Cukup ada pohon rindang, tempat duduk, dan area bermain sederhana untuk anak-anak. Yang penting bisa dipakai warga untuk beristirahat. Jangan sampai anggaran habis hanya untuk hiasan yang tidak penting."

Beberapa orang tua mengangguk tanda setuju. Namun, Rina, perwakilan dari karang taruna, segera mengangkat tangan.

"Pak Karto, saya mengerti maksud Panjenengan. Tapi sekarang anak-anak muda butuh ruang yang lebih menarik. Kalau tamannya sederhana sekali, siapa yang mau datang? Kita bisa menambah fasilitas wifi, lampu hias, atau spot foto. Itu akan membuat desa kita lebih hidup dan mungkin bisa menarik wisatawan juga."

Rudi, pemuda lain, ikut menimpali, "Betul, Pak. Kalau desa ingin maju, kita tidak bisa terus menerus hanya berpikir tradisional. Generasi muda butuh tempat berkumpul yang sesuai zaman."

Pak Karto menghela napas.

"Rina, Rudi, saya paham semangat kalian. Tapi jangan lupa, desa ini bukan kota. Kita perlu menjaga suasana tenang. Kalau terlalu modern, nanti desa kehilangan jati dirinya. Apa kalian mau desa ini berubah jadi ramai seperti pasar malam?"

"Bukan begitu, Pak," jawab Rina, agak menahan emosi. "Kami hanya ingin ada tempat yang bisa dipakai semua generasi. Kalau terlalu sederhana, anak muda pasti lebih memilih nongkrong ke kota. Lama-lama, desa makin sepi ditinggal pemudanya."

Suasana rapat memanas. Beberapa pemuda bersorak mendukung Rina, sementara warga yang lebih tua mendukung Pak Karto. Pak Lurah mencoba menengahi.

"Bapak, Ibu, mari kita tenang dulu. Usulan dari yang tua dan muda sama-sama baik. Hanya saja, bagaimana kita bisa menemukan jalan tengahnya?"

Namun, suara warga saling tumpang tindih. Ada yang setuju dengan konsep sederhana, ada yang mendukung konsep modern. Waktu rapat pun habis, dan keputusan belum juga tercapai.

Saat semua pulang, Rina berbisik kepada Rudi, "Kalau begini terus, kapan taman itu akan terwujud?" Rudi menggeleng pelan.

"Mungkin jawabannya belum sekarang."

Cerita pun berakhir tanpa kepastian. Taman desa masih sebatas wacana, menggantung di antara dua pandangan: sederhana atau modern.

16. Soal TO TKA Bahasa Indonesia SMP/MTs

Bagaimana kemungkinan pemecahan masalah selanjutnya pada cerita "Taman Desa yang Belum Jadi"?...

17. Soal TO TKA Bahasa Indonesia SMP/MTs

Penyebab konflik pada cerita tersebut adalah...

18. Soal TO TKA Bahasa Indonesia SMP/MTs

Berikut beberapa pernyataan mengenai relevansi isi teks cerita dengan kehidupan masyarakat.
Tentukan jawaban yang Benar untuk setiap pernyataan berikut!
  1. Generasi muda biasanya lebih setuju dengan ide pembangunan yang sederhana agar tidak menghabiskan anggaran desa.
  2. Perbedaan pendapat antara generasi tua dan muda sering terjadi dalam mengambil keputusan pembangunan desa.
  3. Musyawarah desa sering menjadi wadah bagi masyarakat untuk menyampaikan aspirasi dan mencari kesepakatan bersama demi kemajuan bersama.
  4. Dalam kehidupan masyarakat, pembangunan taman desa selalu berhasil dilaksanakan tanpa adanya hambatan atau perbedaan pandangan.
Bacalah teks berikut!
Tiwul Gunungkidul
Soal TKA Bahasa Indonesia SMP/MTs Sederajat dan Kunci Jawaban pdf

Tiwul adalah jenis makanan khas Gunungkidul yang terbuat dari tepung ketela pohon. Ketela Pohon atau singkong inilah yang banyak ditemukan di daerah Gunungkidul yang notabene daerah kering dan pegunungan.

Sebelum menjadi makanan yang siap saji, proses pembuatan tiwul memakan waktu cukup lama. Singkong atau ketela pohon yang sudah dimasak dipotong-potong terlebih dahulu, kemudian dikeringkan. Produk ketela pohon yang sudah setengah jadi ini disebut dengan gaplek. Kemudian dihaluskan terlebih dahulu. Setelah menjadi tepung ini barulah nanti dimasak atau dikukus dan ditambahi dengan gula jawa halus. Rasa dari tiwul ini bisa dibilang netral rasanya, tetapi dengan menambahkan sedikit garam, gula jawa, dan parutan kelapa, tiwul akan lebih enak. Cara penyajian paling enak yakni ketika masih panas atau hangat karena gula jawa yang ditaburkan bisa langsung lumer.

Tiwul merupakan makanan pokok masyarakat Gunungkidul sebagai pengganti nasi. Jika tidak ada nasi, masyarakat Gunungkidul sudah terbiasa mengonsumsi makanan ini ditambah dengan sayur khas Gunungkidul, seperti lombok ijo dan tumis daun ketela. Saat ini sudah banyak ditemukan tepung tiwul instan di pusat oleh-oleh. Kita bisa memilih tepung tiwul instan ini untuk dibawa pulang. Cara memasaknya pun sangat simple tinggal dicampur dengan air dan dikukus sebentar saja. Kandungan glukosa nya juga sangat sedikit, sehingga cocok untuk mereka yang sedang diet.
Sumber berita: https://jogjakartour.com/makanan-khas-gunung-kidul/

19. Soal TO TKA Bahasa Indonesia SMP/MTs

Objek yang dibahas pada teks tersebut adalah...

20. Soal TO TKA Bahasa Indonesia SMP/MTs

Sebagai sebuah teks deskripsi, teks tersebut belum memenuhi syarat. Menurut Anda apa alasannya?...

21. Soal TO TKA Bahasa Indonesia SMP/MTs

Beberapa pernyataan berikut merupakan simpulan teks tersebut.
Berdasarkan teks tersebut, tentukan Tepat atau Tidak Tepat pernyataan berikut!
  1. Tiwul telah dikembangkan menjadi produk instan yang praktis dan cocok untuk orang yang sedang diet.
  2. Tiwul adalah makanan ringan khas Gunungkidul yang hanya disajikan sebagai camilan manis.
  3. Tiwul adalah makanan khas Gunungkidul yang terbuat dari ketela pohon dan menjadi makanan pokok pengganti nasi.
Bacalah teks berikut!
Pola Hidup Sehat Berdasarkan Data WHO 2025

Menurut laporan terbaru WHO tahun 2025, sekitar 75% penyebab kematian di seluruh dunia berasal dari penyakit tidak menular. Penyakit ini meliputi jantung, kanker, gangguan pernapasan kronis, dan diabetes. Data tersebut menunjukkan bahwa masalah kesehatan global kini lebih banyak disebabkan oleh gaya hidup, bukan semata-mata karena infeksi. Kondisi ini menjadi perhatian serius karena penyakit tidak menular tidak hanya mengancam usia lanjut, tetapi juga menyerang kelompok usia sensitif. Hal ini tentu berpengaruh terhadap kualitas hidup dan produktivitas masyarakat.

WHO menyebutkan ada empat faktor utama yang menjadi penyebab meningkatnya penyakit tidak menular. Faktor-faktor tersebut adalah merokok, kurang olahraga, pola makan yang tidak sehat, dan konsumsi alkohol. Dari kebiasaan ini timbul masalah kesehatan lanjutan seperti tekanan darah tinggi, kadar gula darah berlebih, obesitas, serta kolesterol tinggi. Kebiasaan buruk tersebut banyak ditemukan di negara berkembang, termasuk Indonesia. Bahkan, data menunjukkan bahwa konsumsi makanan tinggi gula, garam, dan lemak semakin meningkat di kalangan anak muda.

Untuk mengurangi risiko tersebut, WHO menganjurkan beberapa langkah pencegahan yang dapat dilakukan oleh individu maupun masyarakat. Pertama, berhenti merokok dan menjauhi paparan asap rokok. Kedua, melakukan aktivitas fisik minimal 150 menit setiap minggu, misalnya dengan bersepeda, berjalan kaki, atau olahraga ringan. Ketiga, mengonsumsi makanan bergizi seimbang dengan memperbanyak buah, sayur, dan protein sehat. Keempat, membatasi konsumsi alkohol yang berlebihan. Dengan menjalankan langkah-langkah sederhana ini, risiko penyakit berbahaya dapat ditekan secara signifikan.

Sayangnya, laporan WHO tahun 2025 juga mencatat bahwa banyak negara masih belum maksimal dalam menjalankan program pencegahan penyakit tidak menular. Beberapa negara mengalami keterbatasan fasilitas kesehatan dan kurangnya kampanye edukasi tentang gaya hidup sehat. Selain itu, masyarakat masih sulit mengubah kebiasaan sehari-hari yang sudah terbentuk sejak lama. Oleh karena itu, pola hidup sehat tidak hanya menjadi tanggung jawab individu, tetapi juga memerlukan dukungan dari pemerintah, sekolah, tenaga medis, dan komunitas. Dengan kerja sama yang baik, harapan untuk menurunkan angka penyakit tidak menular di masa depan dapat tercapai.

22. Soal TO TKA Bahasa Indonesia SMP/MTs

Peta konsep atau bagan yang tepat berdasarkan teks tersebut adalah...

23. Soal TO TKA Bahasa Indonesia SMP/MTs

Beberapa pernyataan berikut merupakan bentuk vareasi dari kalimat "Dengan menjalankan langkah-langkah sederhana ini, risiko penyakit berbahaya dapat ditekan secara signifikan."
Berdasarkan informasi di atas, tentukan Benar atau Salah untuk setiap pernyataan berikut!
  1. Jika langkah-langkah sederhana tersebut dilakukan, risiko penyakit berbahaya dapat berkurang dengan nyata.
  2. Menjalankan langkah-langkah sederhana ini dapat secara efektif menekan kemungkinan munculnya penyakit berbahaya.
  3. Dengan menjalankan langkah-langkah sederhana ini, tubuh akan langsung terbebas dari penyakit berbahaya.

24. Soal TO TKA Bahasa Indonesia SMP/MTs

Penggunaan kata yang tidak tepat pada teks tersebut adalah...
Bacalah teks berikut!
Dampak Buruk dari Perundungan bagi Anak
Soal TKA Bahasa Indonesia SMP/MTs Sederajat dan Kunci Jawaban pdf

Perundungan anak-anak terus menjadi masalah yang belum terselesaikan di Indonesia. Ironisnya, perundungan ini bahkan terjadi di lingkungan sekolah, tempat seharusnya anak-anak belajar dan berkembang.

Terbaru, kasus perundungan di salah satu sekolah di satu wilayah, telah menarik perhatian. Seorang kakak kelas dengan kejam menganiaya adik kelasnya di tengah lapangan dengan sangat terang-terangan. Kejadian ini disaksikan oleh murid lainnya, namun tidak ada satupun dari mereka yang mencoba menghentikan perundungan tersebut.

Perundungan memiliki konsekuensi negatif bagi anak-anak. Dampak buruknya tidak hanya dirasakan oleh korban, melainkan juga oleh pelaku dan penonton perbuatan perundungan tersebut.

25. Soal TO TKA Bahasa Indonesia SMP/MTs

Ringkasan teks yang tepat berdasarkan infografik tersebut adalah...

26. Soal TO TKA Bahasa Indonesia SMP/MTs

Perundungan banyak terjadi di sekolah.
Tentukan tanggapan yang Benar yang sesuai dengan kasus perundungan di sekolah dapat ditunjukkan pernyatan berikut!
  1. Kasus perundungan di sekolah sangat memprihatinkan karena dapat menimbulkan luka fisik dan gangguan mental pada anak.
  2. Perundungan hanya memberikan dampak kecil dan tidak perlu ditanggapi serius.
  3. Upaya pencegahan perundungan perlu dilakukan di lingkungan sekolah maupun rumah agar anak merasa aman.
  4. Anak yang menyaksikan perundungan tidak akan merasakan dampak apa pun.

27. Soal TO TKA Bahasa Indonesia SMP/MTs

Teks infografik tersebut menggunakan istilah bidang sosial dan psikologi.
Berdasarkan informasi di atas, tentukan Istilah Sosial atau Istilah Psikologi untuk setiap kata atau frase berikut.!
  1. interaksi antarindividu
  2. kondisi mental
  3. emosional anak
Bacalah teks berikut!
Tupai dan Resep Rahasia Energi Hutan
Soal TKA Bahasa Indonesia SMP/MTs Sederajat dan Kunci Jawaban pdf

Di sebuah hutan yang rimbun, hiduplah seekor tupai bernama Tupi yang sangat lincah dan cerdas. Setiap pagi, Tupi selalu berkeliling hutan mencari makanan dan bermain bersama teman-temannya. Namun, akhir-akhir ini ia merasa tubuhnya mudah lelah. Ia pun mendengar kabar dari Burung Hantu bahwa ada "Resep Rahasia Energi Hutan" yang bisa membuat tubuh kuat dan semangat kembali.

Tupi pun bertekad membuat ramuan itu sendiri, tetapi ia tidak tahu caranya. Ia mendatangi Burung Hantu dan meminta petunjuk. Burung Hantu memberikan langkahlangkah yang harus diikuti. "Pertama, kumpulkan tiga buah kenari segar dan dua tetes madu hutan. Kedua, haluskan kenari dan campurkan dengan madu hingga rata. Ketiga, tambahkan sedikit air sungai yang jernih, lalu aduk dengan ranting pohon kecil," kata Burung Hantu. Tupi mencatat semua langkah itu di daunnya dengan penuh semangat.

Saat mencoba membuat ramuan tersebut, Tupi menghadapi kesulitan. Madu hutan yang ia ambil dijaga oleh lebah-lebah besar yang marah. Ia harus berpikir cepat. Lalu, dengan hati-hati ia menunggu lebah pergi mencari bunga lain. Setelah itu, ia segera meneteskan madu ke dalam campurannya. Namun, saat ramuan hampir selesai, datanglah Kera iseng yang menertawakan Tupi dan menumpahkan sebagian adonan itu. Tupi hampir menyerah, tetapi ia teringat langkah-langkah yang sudah dihafalnya dan membuat ulang dengan tenang.

Akhirnya, ramuan rahasia energi hutan pun selesai dibuat. Tupi meminumnya perlahan, dan tubuhnya kembali bertenaga. Ia melompat dari satu dahan ke dahan lain dengan penuh semangat. Sejak hari itu, Tupi membagikan resep itu kepada temantemannya dan mengajarkan cara membuatnya dengan benar. Semua hewan pun menjadi lebih sehat dan aktif, berkat ketekunan Tupi mengikuti langkah-langkah prosedur yang diajarkan Burung Hantu.

    Cara Membuat Ramuan Rahasia Energi Hutan
  1. Haluskan kenari tersebut hingga lembut.
  2. Kumpulkan tiga buah kenari segar dari hutan.
  3. Tuangkan sedikit air sungai yang jernih ke dalam campuran.
  4. Aduk rata menggunakan ranting kecil hingga semua bahan tercampur sempurna.
  5. Tambahkan dua tetes madu hutan ke dalam kenari yang sudah dihaluskan.
  6. Ramuan siap diminum untuk menambah energi dan semangat beraktivitas.

28. Soal TO TKA Bahasa Indonesia SMP/MTs

Prosedur tersebut merupakan urutan acak "Cara Membuat Ramuan Rahasia Energi Hutan" yang dilakukan Tupi. Susunan prosedur yang tepat adalah...

29. Soal TO TKA Bahasa Indonesia SMP/MTs

Cerita Tupai dan Resep Rahasia Energi Hutan memiliki pesan moral berupa nilai-nilai yang dapat kita ambil manfaatnya.
Tentukan pesan yang Sesuai dengan isi cerita tersebut untuk setiap pernyataan berikut!
  1. Ketekunan dan kesabaran akan membawa hasil yang baik meskipun menghadapi kesulitan.
  2. Persahabatan dan saling membantu dapat memudahkan kita mencapai tujuan.
  3. Jangan mudah menyerah ketika gagal karena setiap kegagalan bisa menjadi pelajaran berharga.
  4. Kita tidak perlu berbagi ilmu atau kebaikan dengan teman lain karena itu rahasia pribadi.

30. Soal TO TKA Bahasa Indonesia SMP/MTs

Dari cerita tersebut, kita dapat melakukan penilaian dari segi isi cerita.
Tentukan jawaban yang Benar untuk setiap pernyataan berikut!
  1. Isi cerita tersusun secara runtut sehingga mudah dipahami.
  2. Isi cerita sangat dekat dengan dunia nyata bahwa segala kesulitan harus kita hadapi sendiri.
  3. Isi cerita menggambarkan kerja sama dan kepedulian antarhewan yang patut dicontoh.

Soal TO TKA Bahasa Indonesia SMP/MTs ini merupakan soal simulasi TKA Bahasa Indonesia SMP/MTs Kelas IX (sembilan) Kabupaten Gunungkidul 🔗 Sumber Soal.

Catatan 30 Soal TO TKA Bahasa Indonesia SMP/MTs dan Kunci Jawaban di atas sifatnya "dokumen hidup" yang senantiasa diperbaiki atau diperbaharui sesuai dengan dinamika kebutuhan dan perubahan zaman. Catatan tambahan dari Anda untuk admin diharapkan dapat meningkatkan kualitas catatan ini 🙏 CMIIW.

JADIKAN HARI INI LUAR BIASA!
Ayo Share (Berbagi) Satu Hal Baik.
Jangan jadikan sekolah hanya untuk mencari nilai, tetapi bagaimana sekolah itu menjadikanmu bernilai.